By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kader Ansor berdayakan Pembatik Madura lewat Sarung Batik Esbeha
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Kader Ansor berdayakan Pembatik Madura lewat Sarung Batik Esbeha
Ekraf

Kader Ansor berdayakan Pembatik Madura lewat Sarung Batik Esbeha

10/11/2022 Ekraf
Kader GP Ansor Jatim, Musaffa Safril, mengembangkan produk "Sarung Batik Haromain (Esbeha)" untuk memberdayakan para pengrajin batik tulis, khususnya para pengrajin batik tulis di Madura. (*/ist)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Kader GP Ansor Jatim, Musaffa Safril, mengembangkan produk “Sarung Batik Haromain (Esbeha)” untuk memberdayakan para pengrajin batik tulis, khususnya para pengrajin batik tulis di Madura, agar bisa terus berproduksi serta berdaya di tengah gempuran batik printing.

Saat pandemi covid 19 melanda tidak sedikit para pengrajin batik tulis di Madura yang terpaksa harus gulung tikar dan berhenti bekerja karena sepinya permintaan batik tulis.

Setelah membaca peluang pasar, Safril memutuskan untuk memproduksi sarung dari batik tulis yang kemudian diberi nama sarung esbeha.

Tak disangka, ternyata upayanya tersebut mendapat respons yang luar biasa dari konsumen. Secara bertahap, ia mulai menerima banyak orderan dari konsumen di berbagai daerah di Indonesia.

Ia sempat kuwalahan dalam memenuhi tingginya permintaan pasar, terutama saat menjelang Idul Fitri 2022.

Pria yang akrab disapa Safril ini menceritakan, sarung batik tulisnya juga ternyata diminati oleh kalangan santri, pejabat hingga tokoh masyarakat.

Saat acara pameran yang diselenggarakan oleh Kemenaker RI di Kediri pada puncak peringatan hari santri 2022, beberapa tokoh masyarakat seperti kyai, pejabat, anggota DPR RI ikut membeli sarungnya. Bahkan, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah juga ikut memborong Sarung Batik Esbeha.

Safril mengaku senang dengan usaha yang ia jalankan. Sebab, dengan sarung batik tulis yang ia jalankan itu tidak hanya bisa mendapatkan untung secara finansial, tapi juga bisa memberdayakan masyarakat pengrajin batik tulis di kampung halamannya di Madura serta dapat melestarikan warisan budaya Nusantara yang belakangan ini menghadapi serbuan kain batik printing. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Festival Muharram 2026 di Bondowoso Putar Ekonomi Rp3 Miliar ke UMKM dan Industri Halal

SPIM Coffee hingga Pisang Cavendish, Andalan Usaha Pesantren SPEAM Bersama OPOP

Exponak 2026, Domba Sumo Jadi Ikon Baru Peternak Muda Bondowoso

Produk OPOP Jatim Meriahkan Pameran dan Pagelaran Seni Islami Gusdurian di Kediri

SIKLUS, Inovasi Pasta Gigi Herbal Karya Pesantren Hidayatullah Surabaya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Elektabilitas Tinggi Airlangga di Pemilih Perempuan Berkelindan dengan Kinerja Ekonomi
Next Article G20 Diharapkan Hasilkan Kesepakatan Konkret Atasi Krisis Pangan

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian
Nahdliyyin
Tradisi “Nyonteng Kolbu'” dari Desa Sumberwringin, Bondowoso di Kawasan Wisata Ijen, Diusulkan Jadi Warisan Budaya
Sospol
PMII Bondowoso Siap Jadi Mitra Kritis Pembangunan Daerah
Sospol
Dispendik Bondowoso Pastikan Pelaksanaan OSN Sesuai Prosedur
Uncategorized

You Might also Like

Ekraf

Daru Skin Care Jadi Produk Unggulan, Pesantren Daarul Ukhuwwah Perkuat Ekonomi Bersama OPOP Jatim

15/06/2026
Ekraf

Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya dorong Legalitas Rokok Rakyat dan Percepatan KEK Tembakau Madura

12/05/2026
Ekraf

Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

10/05/2026
Ekraf

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

09/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?