By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kemiskinan Jatim Turun, Ketimpangan Juga Turun
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Kemiskinan Jatim Turun, Ketimpangan Juga Turun
Sospol

Kemiskinan Jatim Turun, Ketimpangan Juga Turun

20/01/2023 Sospol
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Tingkat kemiskinan Jawa Timur secara “year on year”
(September 2021-Septemper 2022) turun sebesar 0,1 persen. Kalau selama 10 tahun terakhir sejak September 2012 sampai September 2022, tingkat kemiskinan Jawa Timur turun 2,59 persen dari 13,08 persen menjadi 10,49 persen.

Rilis BPS Jawa Timur tanggal 16 Januari 2023 yang disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumat (20/1/2023), menyebutkan bahwa penurunan kemiskinan terus menjadi program pokok dan prioritas dalam setiap upaya penyejahteraan warga masyarakat Jawa Timur.

“Berdasarkan data rilis dari BPS tanggal 16 Januari 2023 , year on year September 2021 sampai September 2022 kemiskinan Jatim mengalami penurunan 0,1 persen. Pada tahun 2021 tingkat kemiskinannya adalah 10,59 persen, sedangkan tahun 2022 turun menjadi 10,49 persen,” tegas Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah yang juga mantan Menteri Sosial ini mengatakan, sepuluh tahun terakhir kemiskinan Jawa Timur menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Kecuali di bulan September 2013, Maret 2015 dan September 2022 yang mengalami kenaikan dibanding semester sebelumnya.

“Meski terjadi kenaikan dibanding Maret 2022 , namun pada September 2022, persentase penduduk miskin di Jawa Timur masih lebih rendah dibandingkan September 2021. Jumlah Penduduk Miskin pada September 2022 sebesar 4,24 juta jiwa. Jumlah itu masih lebih rendah dibandingkan September 2021 yang jumlahnya 4,25 juta jiwa,” terangnya.

Salah satu faktor utama yang menyebabkan peningkatan kemiskinan September 2022 dibanding Maret 2022 adalah kebijakan kenaikan BBM pada tanggal 3 September 2022 yang memicu kenaikan inflasi umum Maret 2022 ke September 2022 sebesar 4,24 persen.

“Tapi, dengan kondisi ini, Pemprov Jatim mampu mengendalikan laju kenaikan harga komoditi penyebab kemiskinan. Sehingga kenaikan Garis Kemiskinan (GK) Jatim September 2022 terhadap Maret 2022 meningkat sebesar 5,86% yang lebih rendah dibandingkan kenaikan GK Nasional yang sebesar 5,95%,” tegas Khofifah.

GK Jatim bulan September 2022 sebesar Rp487.908,- perkapita sebulan, meningkat dibandingkan GK Maret 2022 (Rp460.909,- perkapita sebulan).

Tidak hanya itu, dari sisi kualitas kemiskinan pada rumah tangga miskin di Jatim pada September 2022 dibandingkan Maret 2022, cenderung semakin baik ditinjau dari Indeks Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan.

Hal ini Ditandai dengan menurunnya Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) yang mengalami penurunan dari 1,618 pada Maret 2022 menjadi 1,616 pada September 2022 (berkurang 0,002 poin).

“Ini berarti rumah tangga miskin semakin dekat dengan GK. Untuk Indeks Keparahan (P2) Kemiskinan, turun dari 0,377 pada Maret 2022 menjadi 0,358 pada September 2022 (berkurang 0,019 poin),” tegasnya.

Gini Ratio di Jawa Timur pada September 2022 sebesar 0,365, turun sebesar 0,006 poin dibandingkan Maret 2022 (0,371).

“Ini menjadi indikasi bahwa terjadi penurunan tingkat ketimpangan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur selama Maret-September 2022,” tandasnya.

Berdasarkan data BPS, penurunan angka Gini Ratio Maret 2022-September 2022 terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.

“Ini menjadi indikasi bahwa terjadi penurunan tingkat ketimpangan secara merata di Jawa Timur,” tegasnya.

Pada September 2022, Gini Ratio di wilayah perkotaan Jatim sebesar 0,381 (turun -0,007 poin terhadap Maret 2022), sedangkan pada wilayah perdesaan sebesar 0,322 (turun -0,001 poin terhadap Maret 2022).

Ditegaskannya, tantangan kemiskinan di Jatim September 2022 adalah intervensi bantuan sosial yang masih menyasar pada kelompok rumah tangga pada semua desil.

“Selain itu, menurut BPS masyarakat miskin masih belum tepat dalam membelanjakan pendapatannya. Ini tercermin masih tingginya konsumsi rokok pada masyarakat miskin yang menempati urutan kedua setelah beras,” tegas Khofifah.

Namun pihaknya berkomitmen bahwa penurunan kemiskinan akan terus dilakukan. Bahkan program penanggulangan kemiskinan juga masuk dalam 7 prioritas pembangunan Jatim tahun 2023. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ciptaker Tidak Hanya Dongkrak Investasi, Juga Transformasi Perekonomian
Next Article Ansor Jatim Berangkatkan Umroh Kader Ansor dengan 3 Pesawat carter ke Tanah Suci

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas
Nahdliyyin
OTT KPK di UNSOED: Ironi Mahalnya Biaya Kuliah, Integritas PTN Berubah Menjadi Kapitalis
Uncategorized
Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman
Sospol
PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

17/08/2026
Sospol

BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan

17/08/2026
Sospol

270 Warga Binaan Lapas Bondowoso Terima Remisi Kemerdekaan

17/08/2026
Sospol

Guru Besar UIJ Prof. Hamdanah Utsman: Pendidikan Islam Tak Boleh Kalah oleh AI

17/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?