By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Unusa Gelorakan Indonesia Bebas dari Korupsi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Unusa Gelorakan Indonesia Bebas dari Korupsi
Milenial

Unusa Gelorakan Indonesia Bebas dari Korupsi

30/05/2023 Milenial
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Salah satu sarana untuk menyampaikan aspirasi atau gagasan masyarakat adalah melalui puisi. Hal tersebut yang diselalu diperlihatkan budayawan internasional, Taufiq Ismail. Dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2023, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar parade pembacaan puisi di Auditorium lantai 9 Tower Unusa kampus B Jemursari Surabaya, Senin (29/05/23).

Parade puisi yang bertema Kebangkitan Bangsa Bebas dari Korupsi, ini menghadirkan budayawan internasional, Taufiq Ismail dan budayawan nasional asal Madura D Zawawi Imron. Acara tersebut juga dihadiri oleh Mendikbud periode 2009-2014 Prof H Mohammad Nuh, selaku Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), dan puluhan budayawan serta sastrawan Jawa Timur.

Prof Mohammad Nuh mengungkapkan bahwa Taufiq Ismail dan Zawawi Imron merupakan legenda. Keduanya adalah aset bangsa Indonesia. Prof Nuh berharap agar puisi-puisi yang dibacakan bisa dibagi kepada mahasiswa Unusa. Maraknya korupsi di Indonesia, menurut Prof Nuh, perlu dicegah dan puisi dapat menjadi pesan pengingat agar terhidar dari tindakan korupsi.

“Saya sangat sedih dengan banyaknya tindak korupsi di Indonesia. Melalui moment hari ini, kebangkitan bangsa bebas dari korupsi, saya mengajak seluruh tamu undangan untuk meresapi puisi Taufiq Ismail dan Zawawi Imron,” ungkapnya.
Bahkan Prof Nuh menyampaikan bahwa di peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Unusa harus berdiri di depan. Disaat orang lain sibuk dengan dirinya sendiri, Unusa harus membuktikan janji kemerdekaan bisa tercapai seperti pada pembukaan UUD 1945.

“Janji itu mencerdaskan bangsa, ikut serta perdamaian abadi, melindungi segenap bangsa Indonesia. Kita harus punya rasa nasionalisme seperti pada lagu Yalal Waton. Indonesia dan Islam jadi kesatuan. Unusa menjadi anak dalam kesatuan itu,”ungkapnya.

Taufiq Ismail usai membaca puisi berjudul Kita Merindukan Anak-anak Indonesia, mengaku prihatin dengan masalah yang dihadapi negeri ini lantaran budaya baca buku sangatlah kurang. “Salah satu masalah besar yang dihadapi negeri kita, adalah anak-anak didik kita, anak-anak kita sendiri itu budaya baca bukunya kurang sekali,” ucapnya.

Bahkan, lanjut Taufiq Ismail, para sastrawan telah melakukan sejumlah kegiatan untuk mengatasinya. Kemudian membantu pemerintah, membantu kementrian pendidikan dan kebudayaan dalam mengatasi masalah ini. “Bertahun-tahun ini sudah berjalan, tapi belum mencapai hasil yang diinginkan,” keluh Taufiq Ismail.

Sementara Zawawi Imron mengajak seluruh mahasiswa agar selalu belajar dan belajar. Lebih dari itu, Zawawi juga meminta kepada mahasiswa agar memupuk keindahan dalam hati. Sebab di dalam hati yang bersih dan indah akan menciptakan karya puisi yang indah pula.

“Barang siapa yang tidak memiliki hati yang indah, maka tidak akan mampu merasakan keindahan sesuatu ciptaan Allah SWT,” ungkapnya. Tak lupa, Zawawi berpesan kepada mahasiswa untuk selalu menghormati ibu. Pesan ini dibacakan langsung oleh Zawawi dalam karya puisi fenomenalnya berjudul Ibu. “Pertama ibu yang harus kita hormati. Kedua, guru-gurumu,” ungkapnya.

Rektor Unusa Prof Dr Ir Achmad Jazidie dengan tegas menyerukan agar jangan ada lagi praktik korupsi yang terjadi di Indonesia. Stop korupsi! Berhenti sampai di sini. Biarkan mereka yang tidak bisa diingatkan, pada akhirnya meninggalkan dunia ini. Tapi, adik-adik jangan ada niat mewarisi kebiasaan yang mengerikan ini, yang membuat negeri ini tidak maju.
“Cara terbaik mencegah korupsi, adalah menindak tegas para koruptor. Itu cara terbaik agar korupsi tidak terjadi berulang di negeri ini,” tandasnya.

Iklan.

You Might Also Like

Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS

MSG ke-29 di Masjid Al-Akbar, Gus Amak dan Ning Widad Apresiasi GenZI yang mau Ngaji Subuh di Masjid

Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah

IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital

Kembangkan Rambu Evakuasi Tsunami Berbasis Sensor, Lima Mahasiswa K3 Unusa Lolos Pendanaan PKM-KC 2026

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Membaca Arah Pertemuan NU-Muhammadiyah
Next Article Transaksi Lewat E-Purchasing di Jatim Capai Rp1,12 Triliun

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan
Sospol
Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS
Milenial
NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi
Nahdliyyin
MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto
Sospol

You Might also Like

Milenial

Kemenag Serahkan Penghargaan “School Religius Culture” Kepada TK At-Taqwa Bondowoso

17/09/2026
Milenial

TK At-Taqwa Bondowoso Raih Terbaik 1 SRC Tingkat Kabupaten

16/09/2026
Milenial

Rayakan Harlah ke-11, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah

13/09/2026
Milenial

Setiap Kamis, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya Adakan Majelis Sholawat Al-Akbar

10/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?