By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pameran Komite Hijaz akan dilanjutkan dengan Museum Sejarah NU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Pameran Komite Hijaz akan dilanjutkan dengan Museum Sejarah NU
Nahdliyyin

Pameran Komite Hijaz akan dilanjutkan dengan Museum Sejarah NU

07/06/2023 Nahdliyyin
SHARE

Jakarta, Radar96.com/NUO – Setelah Surabaya dan Jombang, Pameran Foto dan Dokumen Komite Hijaz kembali digelar. Kali ini pameran tersebut dilaksanakan di Omah PMII Yogyakarta pada 3-5 Juni 2023.

Pameran tersebut digelar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII Yogyakarta bersama Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) dan Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Pameran Foto dan Dokumen Komite Hijaz ini tidak berhenti pada pameran yang temporer. Namun, hal ini akan ditindaklanjuti dengan upaya memuseumkan foto dan dokumen sejarah NU dan Komite Hijaz.

“Selanjutnya, kita akan membentuk semacam museum atau pusat arsip sejarah awal NU/Komite Hijaz yang Insyaallah memiliki koleksi lengkap dari seluruh versi yang ada,” kata Eka, panitia penyelenggara, pada Selasa (6/6/2023).

Ia menyampaikan bahwa museum ini bakal dalam format hibrid, yakni secara luring dan daring. “Bentuk museum/pusat arsip itu tentu saja luring dan daring, dan diharapkan koleksinya selalu bertambah,” ujarnya.

Pihak penyelenggara pameran ini terus berupaya menambah data-data terbaru mengenai perjalanan Komite Hijaz dan sejarah awal NU ini sebanyak-banyaknya. Sebab, ada berbagai versi mengenai kisah perjalanan dan pendirian awal NU.

“Seperti kita ketahui, ada banyak versi cerita yang kadang tidak sesuai atau malah berlawanan sama sekali. Nah, kita ingin mengoleksi seluruh versi tersebut, baik berupa rekaman wawancara, manuskrip, dan lain-lain,” katanya.

Ia menegaskan bahwa posisinya bukanlah sebagai penyeleksi. Namun, keragaman kisah mengenai hal tersebut, menurutnya, justru dirayakan.

“Kita tidak bertindak sebagai penyeleksi atau penguji kesahihan sejarah, melainkan justru merayakan keragaman versi sejarah agar tetap lestari dan bisa diakses oleh generasi Nahdliyin mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar generasi NU dapat mengetahui perjalanan NU sejak mula pendiriannya. Dengan begitu, diharapkan warga NU ke depan dapat mengenal lebih jauh, tidak justru menjauh.

“Semangatnya adalah agar generasi Nahdliyin mendatang semakin terang memahami riwayat NU dari awal hingga saat ini yang sangat kaya nilai dan peran atas Indonesia sehingga generasi muda tidak terasing dari NU atau menjauh dari NU,” katanya. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/tindak-lanjut-pameran-komite-hijaz-pembuatan-museum-sejarah-nu-TLEJJ

Iklan.

You Might Also Like

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim Berhasil Turunkan Kebakaran Hutan-Lahan selama 4 Tahun
Next Article Mahasiswa UPN “Veteran” Jatim analisis Sistem Pengolahan Lindi di TPA Sidoarjo

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso
Sospol
Menegakkan Panji NU di Muktamar ke-35: Belajar dari Hajar Aswad Memasuki Abad Kedua NU
Kolom
‘Haramkah’ NU Berpolitik?
Kolom
Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
Nahdliyyin

LPTNU Jatim Rumuskan Enam Rekomendasi untuk Muktamar ke-35 NU

14/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?