By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Doktor baru UINSA temukan ideologi politik pengaruhi Tafsir al-Qur’an
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Doktor baru UINSA temukan ideologi politik pengaruhi Tafsir al-Qur’an
Milenial

Doktor baru UINSA temukan ideologi politik pengaruhi Tafsir al-Qur’an

14/07/2023 Milenial
Doktor baru di bidang Ilmu al-Qur'an dan Tafsir pada Fakultas Pasca Sarjana di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) DR Ahmad Nabilul Maram saat mengikuti Ujian Terbuka Program Doktor Pasca Sarjana UINSA Surabaya, Jumat (14/7/2023). (*/ym)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Doktor baru di bidang Ilmu al-Qur’an dan Tafsir pada Fakultas Pasca Sarjana di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) DR Ahmad Nabilul Maram menemukan bahwa ideologi politik dapat mempengaruhi Tafsir al-Qur’an menjadi bias.

“Ideologi politik yang mendukung pandangan politik tertentu itu dapat mempengaruhi penafsiran al-Qur’an menjadi bias,” katanya dalam Ujian Terbuka Program Doktor Pasca Sarjana UINSA Surabaya yang menghasilkan predikat ‘cumlaude’ (lulus dengan pujian) di kampus setempat, Jumat.

Dalam ujian terbuka dengan pimpinan sidang Prof Masdar Hilmi serta promotor Prof DR HM Ridlwan Nasir MA dan Prof DR H Husein Azis MAg itu, promovendus yang sempat studi S2 di Sudan itu meneliti pengaruh Tafsir al-Tawhidi dari Hasan al-Turabi dalam membentuk pemikiran dan orientasi politik di Sudan.

Doktor baru di bidang Ilmu al-Qur’an dan Tafsir pada Fakultas Pasca Sarjana di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) DR Ahmad Nabilul Maram saat mengikuti Ujian Terbuka Program Doktor Pasca Sarjana UINSA Surabaya, Jumat (14/7/2023). (*/ym)

“Tafsir yang menekankan peran Islam dalam politik (Islam politik)itu memiliki lima pengaruh yakni selektif pada ayat-ayat yang mendukung pandangan politik tertentu dan mengabaikan penafsiran yang berbeda, mengabaikan realitas sosial dan historis dalam tafsir, mempromosikan satu pandangan dominan dalam tafsir, meningkatkan politisasi agama untuk tujuan politik, dan memunculkan konflik dalam tafsir,” katanya.

Namun, kata putra pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur, Wonocolo, Surabaya, Prof DR KH Imam Ghazali Said MA itu, subjektivitas penafsiran dalam nalar politik itu bukan hanya negatif, melainkan juga bermakna positif yakni agama tidak menjadi urusan individual atau religius semata, melainkan juga menjadi urusan publik, sehingga peran agama sebagai landasan nilai dalam ketatanegaraan.

“Sebenarnya, Tafsir al-Tawhidi dari Hasan al-Turabi itu menekankan pada penafsiran al-Qur’an dengan al-Qur’an, namun pandangan politik dalam Islam (Islam politik) yang dinilai positif dalam mendorong peran agama pada tataran publik itu justru menjebaknya dalam subjektivitas penafsiran atau tafsir yang bermakna negatif,” katanya.

Ditanya penguji untuk menghindari subjektivitas penafsiran itu, Ahmad Nabilul Maram yang merupakan doktor termuda (29) di UINSA itu menyatakan cara menghindari subjektivitas penafsiran yang berlebihan adalah kembali kepada aspek kebahasaan dengan menyesuaikan atau menjaga keseimbangan dengan realitas sosial/masyarakat.

“Metode tawhidi yang dikembangkan Hasan al-Turabi dalam penafsiran al-Qur’an itu layak diapresiasi untuk mendorong al-Qur’an dalam tataran publik (non-invidual), namun perlu kehati-hatian dan upaya pembandingan dengan metode penafsiran yang berbeda agar terhindari dari subjektivitas yang politis,” katanya. (*/ym)

Iklan.

You Might Also Like

SAPA AIDS, Upaya FKM UNAIR Membangun Literasi HIV Remaja dan Stigma ODHA di Klumutan

300 Anggota Baru Ikuti “Remas Camp 2026” di Masjid Al Akbar Surabaya

Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren

Hari Santri 2026, 40 Santriwati Ikuti “Santri Digital Camp 2026” di Pesantren Digipreneur

Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Maulana Sheikh Afeefuddin Al Jilani Akui Cinta Indonesia
Next Article Capres 2024 ber-Haji-lah untuk “Charger” dan Menyatukan Umat

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Konfercab III, PA GMNI Bondowoso Berganti Kepemimpinan dengan Tekankan Soliditas
Sospol
SAPA AIDS, Upaya FKM UNAIR Membangun Literasi HIV Remaja dan Stigma ODHA di Klumutan
Milenial
Bupati Hamid Dorong Potensi Desa Bondowoso Naik Kelas Lewat Platform Digital
Ekraf
300 Anggota Baru Ikuti “Remas Camp 2026” di Masjid Al Akbar Surabaya
Milenial

You Might also Like

Milenial

MSG ke-29 di Masjid Al-Akbar, Gus Amak dan Ning Widad Apresiasi GenZI yang mau Ngaji Subuh di Masjid

12/10/2026
Milenial

Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah

10/10/2026
Milenial

IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital

09/10/2026
Milenial

Kembangkan Rambu Evakuasi Tsunami Berbasis Sensor, Lima Mahasiswa K3 Unusa Lolos Pendanaan PKM-KC 2026

02/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?