By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Prabowo Mengaku Kagum Kepemimpinan NU yang Maju dan Progresif
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Prabowo Mengaku Kagum Kepemimpinan NU yang Maju dan Progresif
Nahdliyyin

Prabowo Mengaku Kagum Kepemimpinan NU yang Maju dan Progresif

28/04/2024 Nahdliyyin
Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan halal bihalal di halaman gedung PBNU Jalan Kramat Raya Jakarta, Ahad (28/4/2024). (Foto: NU Online)
SHARE

Jakarta, radar96.com/NUO – Presiden terpilih 2024-2029 H Prabowo Subianto mengaku kagum melihat kepemimpinan Nahdlatul Ulama saat ini, yang konsepsionalnya jauh ke depan.

Ia menyebut bahwa Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf layak menjadi murid Gus Dur, mengingat pemikirannya yang visioner, sama halnya seperti KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang juga maju dan progresif.

“Saya sangat kagum melihat kepemimpinan NU sekarang, konsepsional jauh ke depan, beliau (Gus Yahya) memang pantas menjadi muridnya Gus Dur, karena pemikirannya jauh ke depan. Gus Dur juga kepemimpinannya jauh ke depan,” ujarnya pada acara Halal bi Halal PBNU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Ahad (28/4/2024).

Lebih lanjut Prabowo mengatakan bahwa dirinya pernah menjadi tukang pijat Gus Dur dan masuk ke dalam kamar tidur Gus Dur. Baginya itu merupakan sebuah kehormatan besar.

“Saya punya kehormatan dulu, saya adalah tukang pijatnya Gus Dur. Benar nggak Gus Ipul (Sekretaris Jenderal PBNU H Saifullah Yusuf), saksi kan?” terangnya.

“Kehormatan bagi saya, boleh masuk kamar tidurnya Gus Dur, dari Mayor sampai Jenderal, terima kasih Nahdlatul Ulama, bersama-sama kita bangun bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan optimisme dalam menghadapi situasi yang tidak mudah, dengan dunia yang dipenuhi oleh ketidakpastian.

Namun, ia meyakini bahwa jika Indonesia bersatu dan pemimpin-pemimpinnya bersatu dalam kerja sama, maka akan dapat menghadapi tantangan dan membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Ia juga mengatakan rasa terima kasih atas kehormatan besar yang diberikan kepadanya untuk hadir di acara Halal bi Halal PBNU dan diakui sebagai keluarga Nahdlatul Ulama.

“Memang saya merasa dekat dengan NU dari sejak muda, karena kalau orang bertanya kenapa seorang prajurit atau seorang tentara itu dekat sama kiai? Sebenarnya itu sangat-sangat sederhana, karena seorang prajurit itu dari muda sering dikirim ke daerah berbahaya menghadapi maut,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa kiai adalah orang yang dicari ketika seseorang menghadapi kematian. Mantan Danjen Kopassus itu menambahkan bahwa tidak perlu heran mengapa ia dekat dengan NU, karena kebetulan banyak kiai di sekitar tempatnya bertugas di Jawa Barat yang berasal dari NU.

“Jadi di situ secara alamiah dan ini saya kira berlaku Pak Kapolri, Pak Panglima TNI kita ini profesinya selalu menghadapi bahaya, maka tidak aneh polisi dan tentara itu yang dicari selalu kiai,” pungkasnya. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/prabowo-mengaku-kagum-kepemimpinan-nu-yang-maju-dan-progresif-wPGdd

Iklan.

You Might Also Like

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jamaah Aolia dan Pasang Surut Kepercayaan Lokal
Next Article Ketua ISNU Jatim Ditawari jadi Penasehat Akademik Internasional dari Malaysia-Thailand

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS
Ekraf
IKSPI Kera Sakti Bondowoso Boyong 10 Medali dari Banyuwangi IKS Cup X
Sospol
Prof Dr KH Moh Ali Aziz MAg Bagikan Dua Kiat Jadi Muslim yang Mukmin
Sospol
Unesa dan Yayasan Darul Aitam Surabaya adakan Pelatihan Manajemen
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

21/06/2026
Nahdliyyin

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

21/06/2026
Nahdliyyin

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

19/06/2026
Nahdliyyin

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

18/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?