By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Hardiknas 2024, Khofifah Ajak Maksimalkan Merdeka Belajar untuk Cetak Generasi Problem Solver
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Hardiknas 2024, Khofifah Ajak Maksimalkan Merdeka Belajar untuk Cetak Generasi Problem Solver
Sospol

Hardiknas 2024, Khofifah Ajak Maksimalkan Merdeka Belajar untuk Cetak Generasi Problem Solver

02/05/2024 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, mengajak seluruh insan pendidikan di Jawa Timur untuk menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh hari Kamis (2/5/2024), dengan semangat memaksimalkan implementasi Merdeka Belajar.

Hal ini sejalan dengan tema Hardiknas 2024 yaitu ‘Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar’. Menurut Khofifah, tema ini sangat relevan dan kian menguatkan dengan apa yang diajarkan oleh Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewanatara yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.

Yang mana konsep Merdeka Belajar diyakini Khofifah mampu mencetak generasi masa depan bangsa yang tanggap dalam menjawab tantangan zaman.

“Di tengah kondisi dunia global yang sangat mengedepankan inovasi dan kreativitas, konsep Merdeka Belajar dalam kurikulum pendidikan sangat dibutuhkan karena mengedepankan kemandirian,” kata Khofifah.

“Konsep Merdeka Belajar tidak hanya membebaskan guru untuk berinovasi, tetapi juga memberdayakan siswa sebagai agen perubahan hingga menjadi problem solver yang mampu menjawab setiap tantangan yang ada di hadapan mereka,” imbuhnya.

Dalam koridor kurikulum Merdeka, guru diajak untuk aktif dalam aktivitas terkait pembelajaran, menggali minat dan bakat siswa, serta berpartisipasi dalam pembentukan lingkungan belajar yang inklusif dan beragam.

Dengan sistem tersebut, siswa juga diajak untuk aktif mendorong kemandirian belajar untuk memperkuat keterampilan siswa dan meningkatkan daya saing mereka di banyak aspek.

“Sistem pendidikan seperti ini jika diimplementasikan secara baik akan mampu membiasakan anak sejak dini untuk mandiri, berpikir kritis, menciptakan inovasi, hingga berani menginisiasi sebuah kreativitas. Karakter seperti yang dibutuhkan dunia saat ini dan masa depan,” tegas Khofifah.

Selama memimpin Jawa Timur, wanita yang kini juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU ini telah membuktikan keseriusannya dalam memaksimalkan implementasi kurikulum Merdeka.

Bahkan, Khofifah juga menerima penghargaan dari Kemendikbudristek karena Jatim berhasil menjadi provinsi dengan jumlah sekolah terbanyak nasional yang sudah menerapkan Implementasi Kurikulum merdeka.

Dari jumlah 4.157 lembaga SMA/SMK dan SLB di Jatim, 99 persen lembaga sekolah di Jatim sudah menerapka IKM. Diketahui hanya 48 lembaga yang belum melaksanakan IKM karena ada permasalahan akun. Dengan jumlah ini Jatim juga menjadi provinsi terbanyak yang memanfaatkan akun belajar.id untuk mengakses kebutuhan kegiatan belajar mengajar.

“Salah satu bukti kesuksesan dari penerapan Merdeka Belajar adalah Jatim menjadi daerah dengan penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tertinggi di Indonesia selama empat tahun berturut-turut. Baik yang jalur tanpa tes maupun dengan tes,” tegas Khofifah yang juga mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini.

Tidak hanya itu, Jatim juga berhasil menjadi juara Umum Olimpiade Sains Nasional tiga tahun berturut-turut sejak 2020 sampai 2022. Prestasi lainnya, Provinsi Jawa Timur menyabet gelar Juara Umum Lomba Kompetisi Siswa (LKS) SMK Nasional XXXI Tahun 2023.

Khofifah menegaskan, berbagai ide dan program harus menjadi ajang menyiapkan siswa di Jatim dalam meraih prestasi terbaik di tahun-tahun mendatang.

Khofifah mengatakan, siswa-siswi SMA Jatim harus dipersiapkan untuk menjadi generasi penerus pemimpin di masa depan yang berkontribusi pada kemajuan bangsa. Dengan demikian, diharapkan Dinas Pendidikan Jatim mampu menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Jatim terus melakukan inovasi, bimbingan dan pelatihan dengan output berbagai prestasi yang diraih pada ajang bergengsi tingkat nasional maupun internasional di bidang sains, seni dan olahraga,” tuturnya.

Para guru juga terus ditingkatkan kapabilitasnya dengan aktif memberikan pelatihan digital IT. Bahkan Jawa Timur menjadi provinsi peserta terbanyak pada Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) 2023 yang diselenggarakan Kemendikbudristek, dengan total sebanyak 16.273 dari total 79.919 peserta.

Tak hanya itu, salah satu bukti keseriusan Khofifah dalam pengembangan sektor pendidikan juga diwujudkan dalam pemberian alokasi anggaran di tahun 2024.

Sebelum purna tugas, Khofifah sudah mematok anggaran APBD Jatim tahun 2024 sebesar 26,3 persen dari total belanja khusus untuk alokasi pendidikan. Bahkan alokasi belanja pendidikan sebesar 26,3 persen ini melebihi ketetapan undang-undang terkait alokasi pendidikan yang diwajibkan sebesar 20 persen.

“Hal itu bukti komitmen kami untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan Jatim. Mulai dari pengembangan kompetensi siswa, kompetensi guru, dan juga peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan,” tegas Khofifah.

Untuk itu, Khofifah kembali memesankan pada seluruh insan pendidikan untuk terus memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan Jatim. Dengan harapan akan semakin banyak lahir putra putri beprestasi dari Jawa Timur yang akan mengisi posisi-posisi strategis di saat Indonesia Emas 2045 mendatang.

“Untuk Guru-guru di Jatim, teruslah memberi teladan, Ing ngarso sung tulodo. Ing Madyo Mangun Karso, Ketika di tengah, membangkitkan semangat. Dan Tut Wuri Handayani, ketika di belakang mendorong dan memotivasi. Mendorong dari belakang supaya muridnya ini mandiri, independen dan merdeka. Begitulah Merdeka Belajar. Mari Bergerak Bersama, Maksimalkan Merdeka Belajar’. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2024,” pungkas Khofifah. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

IKSPI Kera Sakti Bondowoso Boyong 10 Medali dari Banyuwangi IKS Cup X

Prof Dr KH Moh Ali Aziz MAg Bagikan Dua Kiat Jadi Muslim yang Mukmin

Unesa dan Yayasan Darul Aitam Surabaya adakan Pelatihan Manajemen

PDI Perjuangan Bondowoso Bangun Tradisi Malam Jumat Manis untuk Spiritualitas dan Dialog Kebangsaan

Sejumlah Fraksi di DPRD Desak Pemkab Bondowoso Jelaskan Pelaksanaan APBD

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article KI Jatim: Keterbukaan Informasi Masih Rendah di Pemerintahan/Instansi
Next Article TV9 dan SCTV Wakili Indonesia Ikuti Youth News Room di Chile

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS
Ekraf
IKSPI Kera Sakti Bondowoso Boyong 10 Medali dari Banyuwangi IKS Cup X
Sospol
Prof Dr KH Moh Ali Aziz MAg Bagikan Dua Kiat Jadi Muslim yang Mukmin
Sospol
Unesa dan Yayasan Darul Aitam Surabaya adakan Pelatihan Manajemen
Sospol

You Might also Like

Sospol

Risma pada Pidato Dies Natalis ke-13 Unusa: Kampus Harus Jadi Penggerak Solusi Pembangunan Berkelanjutan

02/07/2026
Sospol

Polisi Gagalkan 50,90 Gram Sabu Masuk Bondowoso

02/07/2026
Sospol

Empat Santri SMP Sains Tebuireng Lolos OSN Provinsi, Pertahankan Rekor Terbaik Jombang Dua Tahun Beruntun

02/07/2026
Sospol

Dekan FH Umaha Apresiasi Peluncuran SiMantap Polresta Sidoarjo

01/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?