Surabaya, Radar96.com – Konferensi Wilayah (Konferwil) AMSI Jawa Timur ke – 3 2024, memilih secara aklamasi Yatimul Ainun sebagai ketua AMSI Jatim dan Amir Tejo sebagai sekretaris AMSI Jatim periode jabatan 2024 – 2028. Dihadiri oleh Ketua AMSI pusat Wahyu Dhyatmika, di laksanakan di Hotel Whiz Luke Hotel Spazio Surabaya, sabtu (27/7/2024).
Yatimul Ainun saat ini adalah Pemimpin Redaksi TimesIndonesia.co.id, sebelumya, ia telah berkarir sebagai jurnalis di Radar Bromo (Jawa Pos Group), Kompas.com, dan beritajatim. Sementara itu, Amir Tejo yang kini menjabat sebagai CEO Ngopibareng.id, adalah wartawan lulusan Majalah TEMPO dan telah berpengalaman di beberapa media cetak lainnya termasuk Okezone.
Yatimul Ainun menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan tugas yang harus dijalankan dengan baik. Oleh karena itu, ia meminta bantuan serta dukungannya kepada anggota AMSI Jatim.
” Mohon dukungan dan bantuannya agar AMSI Jatimlebih baik lagi,” ujarnya
Ia berkomitmen untuk membawa AMSI Jatim sebagai AMSI lokomotif di nasional. ” Maka dalam jangka 1-2 tahu , anggota AMSI Jatim yang paling utama harus terverifikasi Dewan Pers,” ujarnya
Selain itu, dirinya juga akan berusaha untuk menghidupi koordinator daerah (korda) di masing – masing wilayah Jawa Timur. Agar bisa melakukan kegiatan di wilayah nya masing – masing,” katanya
Yang paling penting anggota AMSI Jatim tak hanya harus memiliki konten berkualitas, namun juga bisnis yang sehat.
” Kita ini organisasi perusahaan media, jangan melakukan yang tidak menguntungkan, namun harus tetap di jalan yang halal dan tidak melanggar jurnalisme,” ucapnya.
Mengenai program kerja, Ainun mengatakan bahwa bersama Sekretaris dan anggota AMSI Jatim,
ia akan mengupayakan masa depan baru bagi media di Jawa Timur. Hal ini mencakup menjalin hubungan baik dengan pemerintah, sektor swasta, dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, ia berencana untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas para anggota AMSI Jatim.
” Target kami dalam beberapa tahunke depan, semua pimpinan redaksi anggota AMSI Jatim harus wartawan yang telah lulus UKW dan memiliki sertifikat Utama, selain itu perusahaan media harus terverifikasi faktual oleh denaw pers. Kami ingin semua anggota berkualitas,” pungkasnya (Arso).


