By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Rais ‘Aam PBNU: Masjid Sumber Kekuatan Islam
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Rais ‘Aam PBNU: Masjid Sumber Kekuatan Islam
Nahdliyyin

Rais ‘Aam PBNU: Masjid Sumber Kekuatan Islam

01/09/2024 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar mengapresiasi Pelatihan Manajemen Transformasi Kemasjidan yang diadakan oleh Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU bersama Kanwil Kemenag Jatim, karena masjid di zaman Rasulullah merupakan sumber kekuatan Islam.

“Masjid adalah sumber kekuatan, sumber risalah Rasulullah, tempat tujuan hijrah, tempat berangkat Isra Mikraj. Karena itu saya yakin Islam akan berkembang melalui masjid,” katanya dalam keterangannya di Surabaya, Minggu (1/9).

Dalam sambutan di hadapan 300 peserta Silaturrahmi Nasional LTM dan Pelatihan yang melibatkan 31 Kabupaten/Kota di Jawa Timur serta dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Jatim DR A Sruji Bahtiar MPdI dan jajaran PBNU itu (31/8), Kiai Miftah menjelaskan, dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda “Jika Allah mencintai hamba-Nya, maka dia jadikan hamba tersebut sebagai pengurus/takmir masjid”.

“Rasulullah sendiri mengemban risalah Islamiyah melalui perjuangan yang semuanya bermula dari masjid, karena masjid itulah sumber kekuatan Islam dan Islam itu berkembang atau lemah juga dilihat dari masjid, karena itu pelatihan ini strategis,” katanya.

Oleh karena itu, Kiai Miftah berharap, mulai detik ini peserta pelatihan untuk menyiapkan diri dalam berhijrah memperbaiki manajemen masjid, karena masjid adalah tempat yang mudah mengumpulkan umat tanpa undangan dan pengumuman, tempat tujuan yang tidak membedakan suku, warna kulit, atau kedudukan/jabatan.

“Masjid itu ibarat parlemen yang anggotanya semua jenis manusia, tanpa membedakan suku, warna kulit, kaya-miskin, punya kedudukan/atau tidak. Siapa yang datang pertama kali, misal tukang becak, maka dia berhak di shof terdepan, kalau anggota DPR/DPRD datang belakangan ya di belakang,” kata pengasuh Pondok Pesantren Miftachussunnah Surabaya ini.

Oleh karena itu, katanya, manajemen masjid jangan seperti dulu, jangan sampai manajemen yang tidak bagus selalu dialamatkan ke masjid dan takmirnya, jangan sampai masjid menjadi tempat yang lemah atau dilemahkan oleh pihak lain.

“Sadarlah, takmir masjid harus memiliki manajemen terbaik, seperti Masjid Nabawi di Madinah yang melahirkan generasi-generasi terbaik Islam. Masjid adalah tujuan hijrah Rasulullah, masjid adalah madrasah, masjid adalah tempat menerima delegasi dan menjamu tamu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jatim DR A Sruji Bahtiar MPdI menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PBNU (LTM PBNU) menjalin kerja sama dengan Kemenag Jatim.

“InSya-Allah, kami siap melakukan kerja sama yang sama dengan jajaran NU hingga pengurus tingkat kabupaten (PC) dan kecamatan (MWC),” katanya di hadapan peserta pelatihan selama tiga hari pada 31 Agustus hingga 2 September 2024 dengan narasumber dari Kemenkeu, Kemenag, dan Kemen-BUMN itu. (*/ltm-nh)

Iklan.

You Might Also Like

Hari Pertama, 300 Penggembira Sambangi Posko PCNU Sidoarjo di Lokasi Muktamar

Prabowo Minta Kartu NU

Sambut Muktamar NU ke-35, PW IKAPETE Jatim Siap Gelar Muswil dan Rumuskan Rekomendasi Strategis

Buka Pameran Ribuan Turots Muktamar, Gubernur Jatim: UINSA buka Prodi Pasca SarjanaTurots

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Hadiri Majelis Sidoarjo Bermunajat, Khofifah Didoakan Ulama dan Ribuan Jamaah
Next Article Gus Lutfi Pimpin Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N) DKI Jakarta

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom
Muktamar NU : Pembukaan Gemilang, Jangan Sampai Pelaksanaan Kehilangan Marwah.
Kolom
Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam
Kolom
MENJAGA MUKTAMAR NU KE-35 SEBAGAI TUNTUNAN DAN HIKMAH
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

23/08/2026
Nahdliyyin

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

23/08/2026
Nahdliyyin

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

22/08/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

20/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?