By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Jangan Lagi ada Penceramah Menyebut-nyebut Amplop
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Jangan Lagi ada Penceramah Menyebut-nyebut Amplop
Nahdliyyin

Jangan Lagi ada Penceramah Menyebut-nyebut Amplop

11/01/2025 Nahdliyyin
Dr KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus A'ab), Ketua LD PBNU
SHARE

Surabaya, radar96.com – Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Lembaga Dakwah (LD) PWNU Jawa Timur di Gedung Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) pada Sabtu (11/1) cukup menarik perhatian. Sebab para narasumber yang dihadirkan sangat berkompetensi. Dari PWNU hadir KH M Firjoun Barlaman, Wakil Ketua, dan dari PBNU hadir Dr KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus A’ab) yang juga Ketua LD PBNU. Sedangkan pemateri lainnya adalah Prof Dr KH Ali Aziz, Guru Besar Ilmu Dakwah UIN Sunan Ampel Surabaya.


Dalam kesempatan itu, Prof Ali Aziz dan Gus A’ab banyak mengulas tentang apa yang sebaiknya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan oleh seorang pendakwah. Hal pertama yang harus dilakukan oleh para da’i atau pendahwah adalah berhati ikhlas. Tidak boleh berdakwah karena untuk mencari keuntungan finansial, harus ikhlas, sekalipun untuk bisa ikhlas itu sendiri juga harus terus dilatih.


“Jangan pernah menyebut-nyebut amplop dalam pidato, tabu, sekalipun hanya guyonan atau menyindir-nyindir,” kata Gus A’ab. Penceramah yang suka menyebut-nyebut amplop saat di panggung itu, menurut Gus A’ab, akan menurunkan harga dirinya sendiri. “Tidak usah mikirkan amplop, sebab sebab sudah ada yang memikirkan,” lanjut Gus A’ab sambil terkekeh. Maksud dari mantan Ketua PCNU Jember ini, orang yang telah memikirkan tadi adalah panitia yang mengundang.


Lalu bagaimana kalau panitia tidak memberi? Menurut Gus A’ab, bisa disikapi dengan dua cara. Pertama, kalau memungkinkan, bisa ditanyakan kepada panitia dengan niatan memberi pelajaran tentang penghargaan kepada orang yang ilmu. Kedua, bila tidak memungkinkan, bisa minta langsung kepada Dzat yang menggerakkan hati untuk mendatangi undangan tersebut, yaitu Allah SWT.


Di sisi, Prof Ali Aziz juga banyak mengulas tentang etika yang harus dihindari oleh para juru dakwah, sekalipun dalam bahasa guyonan. Selain masalah amplop, guyonan lain yang perlu dihindari di antaranya tentang pornografi, poligami, dan hal-hal tak perlu lainnya.

Prof KH Ali Aziz, KHM Firjoun Barlaman, dan Prof Hartono (Rektor UNIPA))


Lebih dari itu seorang pendakwah juga harus terus mau belajar dan memperbarui diri. Jangan sampai materi yang sama disampaikan selama bertahun-tahun tanpa adanya pembaruan dan pengembangan.
Prof Ali Aziz mengingatkan, yang juga perlu diperhatikan oleh para pendakwah adalah panitia telah bersusah-payah melakukan persiapan berbulan-bulan. Maka pendakwah juga harus menghargai proses itu dengan mempersiapkan diri dan memperbaiki materinya.


Kalau pendakwah tidak mau meng-upgrade diri, materinya itu-itu saja sekian lama, apalagi saat naik panggung sambil batuk-batuk dan tidak siap, tentulah akan mengecewakan panitia yagn telah bersusah-payah sekian lama. “Itu namanya dzalim!” kata Prof Ali Aziz dengan tegas dan nada tinggi.

Dr KH Syukron Jazilan Badri, MAg, Ketua LD PWNU Jawa Timur


Sedangkan Ketua LD PWNU Jawa Timur Dr KH Syukron Jazila, MAg, menyebut juru dakwah harus mengetahui siapa pendengarnya dan tahu apa yang mereka butuhkan. Dengan begitu komunikasi akan nyambung dan bermanfaat. “Jangan sampai juru dakwah tidak tahu siapa audiens dan tidak mengerti apa yang sedang mereka butuhkan, bisa musproh (sia-sia) yang disampaikan,” jelasnya.

Iklan.

You Might Also Like

LESBUMI Serahkan Maklumat “Kembali ke Akar, Ini Pesan Kiai-Kiai PWNU Jatim

Ramaikan Muktamar 35 NU, Ratusan Turots Ulama Nusantara Dipamerkan

17 Hari Jelang Muktamar, Pesantren Tambakberas Siap, Gus Ipul Ikut Tata Kasur Muktamirin

Peluncuran Tiga Buku Qanun Asasi di Gedung MPR RI, Gus Kikin Teguhkan Warisan Keilmuan Hadratussyaikh

Kiai Imam Jazuli: Kunci Kejayaan Abad Kedua NU adalah Transformasi Pemikiran dan Gerakan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Khofifah: MBG itu teladan Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani
Next Article “Expo UMKM dan Pendidikan Tinggi 2025” Meriahkan Harlah-102 NU di Paiton

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Gubernur Apresiasi Umaha atas 200 Beasiswa Penuh dan 800 Bantuan Pendidikan
Sospol
MUKTAMAR NU KE-35 JOMBANG: Rivalitas sebagai Uji Kompetensi Kepemimpinan, Konsistensi Aswaja, dan Resolusi NU Menuju Peradaban Abad ke-2
Uncategorized
ISNU Surabaya adakan Bedah Buku “Mozaik Kehidupan” karya Dosen UINSA Dr Yusuf Amrozi
Sospol
Proses Katarsis; NU sedang Memuntahkan ke Publik, Menjelang Muktamar ke-35 NU
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Kikin: Qanun Asasi itu Lebih Tinggi dari AD/ART

07/08/2026
Nahdliyyin

Majelis Dzikir/Sholawat Al-Yasmin Surabaya doakan suksesnya Muktamar Ke-35 NU

07/08/2026
Nahdliyyin

Cangkrukan Ekonomi Pancasila, PWNU Jatim Tegaskan Keberpihakan NU terhadap Perjuangan UMKM

05/08/2026
Nahdliyyin

Prof Asrorun Ni’am Ditunjuk Pimpin Karteker PWNU Jambi, Pengamat: Figur Pemimpin Muda untuk Abad Kedua NU

05/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?