By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Khofifah-Emil langsung rapat perencanaan cepat dan aksi nyata
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Khofifah-Emil langsung rapat perencanaan cepat dan aksi nyata
Sospol

Khofifah-Emil langsung rapat perencanaan cepat dan aksi nyata

20/02/2025 Sospol
SHARE

Jakarta, radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak langsung mengadakan rapat perencanaan cepat (quick planning) dan aksi nyata (doing action) guna mempercepat capaian pembangunan di Jatim pasca-dilantik Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis.

Rapat tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Adhy Karyono, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jawa Timur. “Kami ingin menjadikan Jawa Timur sebagai gerbang baru Nusantara,” ujar Khofifah.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa program utama nasional harus berhasil diimplementasikan di Jawa Timur, diantaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), program kedaulatan pangan, serta penyediaan 3.000 unit rumah murah. Bahkan, ia menargetkan pembangunan rumah murah dapat mencapai 5.000 unit.

Di sektor pangan, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian guna memperkuat posisi Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional. “Target kami bukan hanya ketahanan pangan, tetapi juga kedaulatan pangan,” tegasnya.

Saat itu, Sekda Adhy Karyono melaporkan kesiapan anggaran untuk mendukung program-program prioritas, meskipun di tengah kebijakan efisiensi APBD Jawa Timur. Ia memastikan bahwa pemerintah provinsi siap bekerja sejak awal bulan Ramadhan.

Di sektor pendidikan, Khofifah meminta Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas lulusan SMA dan SMK. Menurutnya, tingkat penerimaan lulusan SMA ke perguruan tinggi unggulan harus lebih baik dibanding provinsi lain. “Kualitas dan peringkat SMA di Jawa Timur tidak boleh kalah dari provinsi lain,” ujarnya.

Selain itu, Khofifah juga menyoroti strategi efisiensi dalam pemerintahan. Menurutnya, efisiensi harus dilakukan tanpa mengorbankan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), terutama dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

“Jika ada format baru dalam penghitungan kemiskinan, kita harus segera menyesuaikan agar capaian tetap optimal,” katanya.

Ia meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk menghitung sebaran kemiskinan, khususnya di wilayah seperti Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, serta beberapa daerah di Pulau Madura.

Dalam periode sebelumnya, lanjutnya, Jawa Timur mencatat penurunan kemiskinan yang signifikan. Oleh karena itu, intervensi yang cepat dan berbasis data menjadi kunci dalam mempertahankan tren positif tersebut. (*/ms)

Iklan.

You Might Also Like

Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman

Presiden Mahasiswa STAI Al-Utsmani Pimpin AEB Bondowoso

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau

Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna

Muktamar NU Harus Menjadi Ruang Adu Gagasan, Bukan Adu Bohir

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 28 Mahasiwa Asing di ITS Kunjungi Masjid Al-Akbar Surabaya
Next Article Layanan Kesehatan Gratis HUT 50 RSI Surabaya “Diserbu” 120 Nahdliyyin

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Universitas Bondowoso Tantang Mahasiswa KKN Jadi Agen Transformasi Desa Berbasis Digital
Uncategorized
Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman
Sospol
Paving Blok Pesantren Angkat Nilai Sampah Plastik jadi Peluang Ekonomi
Ekraf
Jelang Muktamar NU ke-35, ISHARI gelari KHA Wahab Hasbullah sebagai “Bapak ISHARI”
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

PDUF dan LPP MUI Jatim Matangkan Kolaborasi Pengembangan Dana Abadi Pesantren

17/07/2026
Sospol

PDUF dan LPEU MUI Jatim Jajaki Kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

17/07/2026
Sospol

Keunikan MPLS Al Azhaar Kedungwaru

17/07/2026
Sospol

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Kelurahan Curahdami – Bondowoso Bersinergi Wujudkan Data Wilayah yang Akurat

13/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?