By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PWNU Jatim: LTN Miliki Peran Strategis Jaga Peradaban NU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PWNU Jatim: LTN Miliki Peran Strategis Jaga Peradaban NU
Nahdliyyin

PWNU Jatim: LTN Miliki Peran Strategis Jaga Peradaban NU

11/05/2025 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Sekretaris PWNU Jatim DR Ir KHM Faqih menegaskan bahwa Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) NU Jatim memiliki peran yang strategis dalam menjaga Peradaban NU, karena ta’lif (penulisan) dan nasyr (penerbitan) itu sumber peradaban.

“Secara keilmuan, umat Islam sebenarnya jauh lebih maju daripada Babilonia, Tiongkok, dan Yunani, namun akhirnya hancur karena perpustakaan dihancurkan dan isinya dibawa ke Barat,” katanya dalam Gala Dinner LTN PWNU Jatim bersama LTN PCNU se-Jatim di Pesantren Digipreneur Al-Yasmin, Surabaya, Sabtu (10/5) malam.

Bahkan, kemajuan Islam di masa lalu bukan hanya ilmu kedokteran Islam saja yang sangat dikenal dunia, melainkan ilmu dasar komputer itu sebenarnya juga berasal dari ilmuwan Islam, namun akhirnya muncul atas nama penemuan Barat, karena referensi milik Islam itu “dicuri” Barat.

Oleh karena itu, dosen ITS Surabaya itu menilai LTN memiliki peran strategis untuk mengembangkan peradaban Islam atau NU di masa lalu, yang disesuaikan dengan perkembangan era baru sesuai tema Rakorwil LTN se-Jatim yakni “Merajut Literasi, Memperkuat Digitalisasi”, sehingga peradaban NU tampil kembali melalui “dakwah” cara LTN.

Sementara itu, Ketua LTN PWNU Jatim, H Helmy M Noor, menegaskan pentingnya peran strategis LTNNU sesuai pesan Ketua PWNU Jatim KH Kikin A Hakim Mahfudz (Gus Kikin), agar LTNNU di setiap tingkatan kepengurusan dapat memahami arah perkembangan dunia digital.

“Gus Kikin berpesan agar kita semua memahami arah perkembangan dunia digital. Teman-teman LTNNU harus bisa berperan sebagai marketing communication, agar wajah NU semakin dikenal dan dicintai generasi muda, khususnya gen Z dan gen alpha,” ujarnya.

Menurutnya, jika LTNNU tidak mengemas ulang narasi dakwah secara segar dan kontekstual, maka NU akan semakin jauh dari hati anak-anak muda. “Kita harus mengambil peran penting. Bukan hanya berpikir untuk lembaga, tapi juga harus mampu menjadi kolaborator dengan semua unsur, baik banom maupun lembaga NU yang lain,” tegasnya.

Ia pun meyakini setiap LTNNU di Tingkat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se Jawa Timur menyimpan potensi besar, banyak karya dan program unggulan yang lahir dari tingkat cabang dan perlu diangkat ke permukaan sebagai bentuk kontribusi konkret terhadap dakwah dan literasi ke-NU-an.

“Kedepan, setiap karya yang telah dibukukan harus didokumentasikan dan didigitalisasi, tidak hanya dinikmati oleh kalangan internal NU, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat umum sebagai bagian dari khazanah intelektual Islam Nusantara. Literasi NU harus menjadi milik umat,” katanya.

Rakorwil LTNNU Jatim juga berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Jatim serta Dinas Kominfo melalui diskusi publik sebelum Rakorwil yang mengundang dua “srikandi” Jatim, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sherlita Ratna Dewi Agustin, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Tiat S. Suwardi.

Dalam diskusi itu, Wakil Ketua PWNU Jatim DR HA Hakim Jayli mengajak jajaran LTNNU di semua tingkatan untuk menjadikan Qonun Asasi dan Khittah NU sebagai landasan sikap dan perilaku di tengah masyarakat. Qonun Asasi menekankan pentingnya persatuan atas nama jamiyah dan publik, bukan atas nama personal/modernisasi dan kepentingan sektoral.

“Sementara Khittah NU menekankan pentingnya empat prinsip Aswaja, yakni tawasut (sikap tengah) dan i’tidal (berbuat adil), tasamuh (toleran terhadap perbedaan pandangan), tawazun (seimbang dalam berkhidmat kepada Tuhan, masyarakat, dan sesama umat manusia), dan amar ma’ruf nahi munkar (mengajak kepada kebaikan dan mencegah keburukan), sehingga tidak ada politisasi bermasyarakat,” katanya. (*)

Iklan.

You Might Also Like

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LTN NU Jatim Gelar Rakorwil, Perkuat Peran NU di Era Digital
Next Article Gus Rifqil dan Ning Imaz bagikan tips “Reset Hati” dan “Recharge Iman” pada Gen Z di Masjid Al Akbar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso
Sospol
Menegakkan Panji NU di Muktamar ke-35: Belajar dari Hajar Aswad Memasuki Abad Kedua NU
Kolom
‘Haramkah’ NU Berpolitik?
Kolom
Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
Nahdliyyin

LPTNU Jatim Rumuskan Enam Rekomendasi untuk Muktamar ke-35 NU

14/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?