By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: ISNU Jatim dan Dispendikbud Sidoarjo Integrasikan Kurikulum Cinta dan Deep Learning
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > ISNU Jatim dan Dispendikbud Sidoarjo Integrasikan Kurikulum Cinta dan Deep Learning
Nahdliyyin

ISNU Jatim dan Dispendikbud Sidoarjo Integrasikan Kurikulum Cinta dan Deep Learning

30/10/2025 Nahdliyyin
SHARE

Sidoarjo, radar96.com –
Integrasi Kurikulum Cinta dan Deep Learning dalam Meningkatkan Kesadaran Pendidikan di Era Artificial intelligence diperlukan dalam mewujudkan masyarakat yang beradab.

“Makna cinta adalah welas asih, kasih sayang, dengan mengandung rahmah (rahmatan lil-alamin). Perlu adanya integrasi antara ajaran agama dan kenyataan di masyarakat, ” tutur Prof Dr Masdar Hilmy, dalam Seminar Pendidikan yang diadakan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kab Sidoarjo, di Sidoarjo, Kamis.

Menurut Prof Masdar Hilmy, yang juga Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, perlu memperhatikan kajian hasil riset dalam menilai realitas di masyarakat.

“Ada riset menyebutkan bangsa Indonesia menyatakan diri sebagai bangsa religius. Giat beribadah, dalam kaitan ibadah haji hingga antrean panjang. Sayangnya, ternyata ada fakta muncul krisis cinta yang justru bertolak belakang dengan nilai-nilai religiusitas,” kata Masdar Hilmy.

Seminar Pendidikan bertajuk “Integrasi Kurikulum Cinta dan Deep Learning dalam Meningkatkan Kesadaran Pendidikan di Era Artificial intelligence”, itu menampilkan narasumber Prof Dr Masdar Hilmy, Dr Netti Lastiningsih, yang dimoderatori Prof Agus Zaenul Fitri, dengan pengantar Prof Dr HM Affif Hasbullah (Plt Ketua ISNU Jatim) dan Dr Ng Tirto Adi MP, MPd (Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Sidoarjo). Juga dihadiri Ketua PCNU Sidoarjo KH. M. Zainal Abidin, M.Pd.

Dalam pengantarnya, Prof Dr HM Afif Hasbullah menegaskan, kurikulum bukanlah satu-satunya kunci keberhasilan pendidikan. Kesuksesan proses pendidikan dan peserta didik yang bermanfaat di masyarakat, tergantung pada kualitas para guru, para pendidik.

“Kurikulum bukan sekedar kita menjalankan tugas, tetapi harus ada hakikat dan tujuan untuk menghasilkan generasi yang bermartabat dan generasi yang berakhlak baik,” kata Prof Afif Hasbullah.

“Dengan ikhtiar ini, niscaya kita akan menuju pada generasi yang lebih baik dan lebih maju di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Sidoarjo Dr Ng Tirto Adi MP MPd, mengingatkan pentingnya integrasi kurikulum cinta dan deep learning.

“Ya harus terintegrasi dalam penerapannya. Dengan kesadaran itulah kita akan menapaki jalan kesuksesan, sehingga generasi kita di masa depan berakhlak mulia dan memahami adab di atas ilmu pengetahuan dan kecerdasan,” kata Tirto Adi, seraya mengutip beberapa dalil dalam dunia pesantren. (*/isnu)

Iklan.

You Might Also Like

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin

PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”

Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata

603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU

PWNU Jatim Distribusikan 1.439 Paket Daging Kurban

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Delegasi PWNU Jatim Kunjungi Industri Perkebunan Modern di Tiongkok
Next Article Delegasi PWNU Jatim Telusuri Jejak Laksamana Cheng Ho di negeri Tirai Bambu

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Sembelih 7 Ekor Sapi, Termasuk Hewan Kurban Gubernur Jatim

28/05/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim terima Sapi Kurban dari BPJS Ketenagakerjaan, Ketum Golkar, PAN, dan Nasdem

26/05/2026
Nahdliyyin

Asosiasi RSNU Terima “Yakes Partner Award 2026” dari Telkom Indonesia

25/05/2026
Nahdliyyin

OKK PCNU Ponorogo Prioritaskan PDPKP dan Kajian Strategis Qonun Asasi

24/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?