By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: DMI Jatim Percepat Digitalisasi Sistem Informasi Ribuan Masjid
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kolom > DMI Jatim Percepat Digitalisasi Sistem Informasi Ribuan Masjid
Kolom

DMI Jatim Percepat Digitalisasi Sistem Informasi Ribuan Masjid

19/07/2026 Kolom
SHARE

Surabaya, radar96.com – Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Jawa Timur terus memacu program modernisasi tata kelola rumah ibadah lewat percepatan digitalisasi sistem informasi dan sistem dakwah bagi ribuan masjid di kabupaten/kota se-Jawa Timur.

“Langkah strategis di era digital itu kami wujudkan melalui pelatihan sistem informasi digital secara berkala yang melibatkan takmir, pengurus daerah, hingga elemen remaja masjid,” kata Ketua PW DMI Jawa Timur, Dr. KH. M. Sudjak, M.Ag., saat membuka pelatihan di Surabaya, Sabtu.

Ia menegaskan bahwa transformasi digital merupakan langkah mutlak agar masjid dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Data yang presisi akan menjadi fondasi utama dalam merancang program pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran.

“Masjid tidak boleh tertinggal oleh kemajuan teknologi. Melalui pelatihan digitalisasi sistem informasi ini, kita ingin membangun sistem manajemen masjid yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi secara nasional. Jika datanya akurat, kita bisa memetakan potensi umat dengan jauh lebih baik,” ujarnya.

Program sistem informasi kemasjidan itu menguatkan tiga produk unggulan DMI Jatim, yakni produk unggulan untuk imam masjid, untuk masjid-nya, dan jamaah masjid. Program unggulan untuk imam masjid adalah UKIM atau uang kehormatan imam masjid sejak 2019, sedang program unggulan untuk masjid-nya adalah Masjid Award.

“Untuk program unggulan untuk jamaah adalah Halal Center untuk UMKM sekitar masjid yang sudah mencetak 200 pendamping UMKM Industri Halal, juga untuk jamaah muda adalah pelatihan sistem informasi kemasjidan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Departemen IPTEK dan Kebudayaan PW DMI JATIM, Muhammad Iqbal, S.Ag, M.Si mengingatkan integrasi sistem informasi digital juga menuntut ketertiban tata kelola organisasi di tingkat paling bawah.

Menurutnya, pemutakhiran data yang rapi dan mandiri oleh masing-masing takmir itu sangat krusial, karena digitalisasi itu bukan sekadar memindahkan data ke aplikasi, melainkan tentang membangun kedisiplinan administrasi di tingkat takmir.

“Setiap masjid harus mandiri dan tertib dalam mengelola data serta pelaporan administrasinya. Jangan sampai ada kesamaan dokumen atau duplikasi administrasi antarwilayah karena itu berisiko memicu teguran sistem,” tegas Iqbal yang juga Kepala SMA Khodijah Surabaya itu.

Selain pembenahan sisi administrasi, DMI Jatim juga menggandeng generasi muda dan remaja masjid untuk mengelola media sosial masjid secara produktif agar mampu memproduksi konten dakwah yang kreatif, moderat, dan inklusif.

Hal itu juga ditegaskan oleh Ketua Departemen IPTEK dan Kebudayaan PW DMI Jatim, Munawwir. “Pemanfaatan IPTEK di lingkungan masjid adalah budaya baru yang harus kita adopsi bersama secara bijak. Lewat integrasi data digital, kita sedang membentuk kebudayaan takmir modern yang bekerja lebih cepat dan efisien,” katanya.

Ia menambahkan DMI ingin membuktikan bahwa masjid sanggup mengawinkan nilai-nilai luhur keagamaan dengan kemudahan teknologi masa kini, sehingga masjid tidak sekadar menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga bertransformasi sebagai pusat informasi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat yang modern. (*/dmi)

Iklan.

You Might Also Like

Dari Hutan untuk Peradaban: Ketika Kepemimpinan Khofifah Mengubah Kelestarian Menjadi Kesejahteraan

Jangan Biarkan Muktamar Pindah dari Tambakberas ke Media Sosial

Ketika Sampah Berubah Menjadi Energi Peradaban: Khofifah dan Arsitektur Jawa Timur ASRI, Inovatif, dan Berkelanjutan

Membaca Tiga Spektrum KepemimpinanKiai Miftah–Gus Yahya, Refleksi Kiai Sahal Mahfudz–Gus Dur, dan Warisan Diplomasi Peradaban Abah Hasyim Muzadi

PBNU Sebagai Rumah Besar Talenta Kader

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau
Next Article Ketua PCNU Sidoarjo Ingatkan Amanah dan Niat Pengabdian di NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Dari Hutan untuk Peradaban: Ketika Kepemimpinan Khofifah Mengubah Kelestarian Menjadi Kesejahteraan
Kolom
Jangan Biarkan Muktamar Pindah dari Tambakberas ke Media Sosial
Kolom
Ketika Sampah Berubah Menjadi Energi Peradaban: Khofifah dan Arsitektur Jawa Timur ASRI, Inovatif, dan Berkelanjutan
Kolom
Membaca Tiga Spektrum KepemimpinanKiai Miftah–Gus Yahya, Refleksi Kiai Sahal Mahfudz–Gus Dur, dan Warisan Diplomasi Peradaban Abah Hasyim Muzadi
Kolom

You Might also Like

Kolom

Musyawarah, Hikmah dan Khidmah

31/08/2026
Kolom

Membangun dan Merajut Kembali  solidaritas di NU  Pasca MUKTAMAR NU ke 35

31/08/2026
Kolom

Setelah Muktamar: Menerima Takdir, Mengawal Amanah, Membiarkan Waktu Membuka Kebenaran

31/08/2026
Kolom

NU di Bawah Kepemimpinan Baru: Menjaga Tradisi, Menjawab Zaman

31/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?