By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Qoimam, Alumni FK Unusa Raih Gelar Magister Kesehatan di Eropa Lewat Beasiswa Erasmus Mundus
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Qoimam, Alumni FK Unusa Raih Gelar Magister Kesehatan di Eropa Lewat Beasiswa Erasmus Mundus
Sospol

Qoimam, Alumni FK Unusa Raih Gelar Magister Kesehatan di Eropa Lewat Beasiswa Erasmus Mundus

15/01/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Mohammad Qoimam Bilqisthi Zulfikar, biasa dipanggil Qoimam, lulusan Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter FK Unusa, berhasil menyelesaikan studi Magister Kesehatan Masyarakat (European Public Health Master – Europubhealth+) di dua negara Eropa, yakni Belgia dan Prancis, dengan dukungan penuh beasiswa bergengsi Erasmus Mundus Excellence Scholarship dari Uni Eropa.

Qoimam menempuh pendidikan dokter di FK Unusa selama lebih dari 6 tahun. Ia menyelesaikan tahap Sarjana Pendidikan Dokter selama 4 tahun, kemudian melanjutkan Profesi Dokter selama 2 tahun 7 bulan. Proses pendidikan profesi sempat mengalami penyesuaian akibat pandemi COVID-19, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus melangkah ke jenjang akademik yang lebih tinggi.

Pada studi magisternya, Qoimam menjalani tahun pertama di University of Liège, Belgia, dan tahun kedua di EHESP French School of Public Health, Prancis. Program ini dikenal memiliki ritme akademik yang sangat intens, dengan kurikulum lintas negara, lintas budaya, dan lintas disiplin.

“Di Belgia, saya dituntut sangat serius secara akademik. Biostatistik menggunakan software R, ujian oral, hingga simulasi perancangan undang-undang kesehatan menjadi pengalaman yang sangat menantang,” ungkapnya.

Sementara itu, di Prancis, sistem pembelajaran menggunakan model alternate, yaitu kombinasi perkuliahan dan magang profesional berbayar. Qoimam sendiri menjalani magang riset selama 11 bulan bersama Fondation MNH Prancis, berfokus pada isu kesehatan tenaga kesehatan.

Qoimam menegaskan bahwa bekal ilmu yang ia peroleh selama menempuh pendidikan di FK Unusa sangat membantunya beradaptasi dengan tuntutan akademik internasional. “Fondasi metodologi dan ilmu Kesehatan Masyarakat yang saya dapatkan di Unusa sangat kuat. Itu membuat saya tidak terlalu kesulitan mengikuti perkuliahan magister yang materinya jauh lebih mendalam,” jelasnya.

Ia juga menyoroti suasana klinis di University of Liège yang mengingatkannya pada pengalaman kuliah dan praktik di RSI Jemursari, rumah sakit pendidikan FK Unusa. “Atmosfer klinisnya terasa familiar, pasien lalu-lalang, dosen mengajar dengan jas dokter. Itu membuat saya merasa seperti kembali ke Unusa,” tambahnya.

Qoimam berpesan kepada mahasiswa FK Unusa agar sejak dini menaruh perhatian besar pada penguasaan bahasa Inggris. Menurutnya, hampir seluruh literatur kedokteran dan jurnal ilmiah internasional menggunakan bahasa Inggris, sehingga kemampuan ini menjadi kunci untuk bersaing, baik di dalam maupun luar negeri.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti kegiatan di luar kelas, seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), penelitian, pengabdian masyarakat, dan organisasi kemahasiswaan. “Soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi, dan kerja tim sangat penting, dan itu banyak ditempa lewat organisasi,” ujarnya.

Prestasi Qoimam menjadi bukti bahwa lulusan FK UNUSA mampu berkiprah di tingkat global, sekaligus menegaskan komitmen FK UNUSA dalam mencetak dokter yang unggul secara akademik, profesional, dan berdaya saing internasional. (*/Unusa)

Iklan.

You Might Also Like

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau

Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna

Muktamar NU Harus Menjadi Ruang Adu Gagasan, Bukan Adu Bohir

PDUF dan LPP MUI Jatim Matangkan Kolaborasi Pengembangan Dana Abadi Pesantren

PDUF dan LPEU MUI Jatim Jajaki Kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: obat galau adalah Al-Qur’an
Next Article Peduli Pasien Diabetes, Dosen FKK Unusa Raih Paten Inovasi Terapi Herbal

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau
Sospol
Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna
Sospol
Negara Wajib Melindungi Rakyatnya
Kolom
Obituary John L. Esposito: Sang Pembela Wajah Moderat Islam di tengah Islamophobia
Kolom

You Might also Like

Sospol

Keunikan MPLS Al Azhaar Kedungwaru

17/07/2026
Sospol

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Kelurahan Curahdami – Bondowoso Bersinergi Wujudkan Data Wilayah yang Akurat

13/07/2026
Sospol

Penanganan Perkara Febrie Adriansyah jadi Ujian Konsistensi Sistem Peradilan Pidana Terpadu

12/07/2026
Sospol

38 Masjid di Jatim Lolos Seleksi “Masjid Award 2026” DMI-Demasindo

12/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?