By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: NU–Muhammadiyah–Gereja Bersatu Layani 100.000 lebih Jamaah Mujahadah Kubro “Satu Abad NU”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > NU–Muhammadiyah–Gereja Bersatu Layani 100.000 lebih Jamaah Mujahadah Kubro “Satu Abad NU”
Nahdliyyin

NU–Muhammadiyah–Gereja Bersatu Layani 100.000 lebih Jamaah Mujahadah Kubro “Satu Abad NU”

02/02/2026 Nahdliyyin
SHARE

Malang, radar96.com — Kota Malang menjadi etalase harmoni nasional dalam puncak Mujahadah Kubro dalam rangka “Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU)” di Stadion Gajayana pada 7–8 Februari 2026.

Kegiatan ini diproyeksikan dihadiri 100.000 lebih jamaah dari berbagai daerah, dengan dukungan kolaboratif lintas organisasi dan lintas iman. Rencananya, acara Mujahadah PWNU Jatim juga dihadiri Presiden Prabowo.

Kolaborasi lintas ormas/agama tersebut melibatkan PCNU Kota Malang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang, serta beberapa gereja seperti Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW). Ketiganya berbagi peran secara rapi dalam layanan pengamanan, kesehatan, logistik jamaah, posko relawan, hingga ruang transit, demi memastikan ibadah massal berjalan aman, tertib, dan khidmat.

“Melalui gerakan Aksi Nyata Muhammadiyah
(Aksi-Mu), Muhammadiyah Kota Malang menurunkan unsur Kokam, Tapak Suci, dan Hizbul Wathon untuk bergabung dengan Banser NU, serta bersinergi dengan TNI, Polri, dan Pol PP dalam pengamanan,” kata Sekretaris PDM Kota Malang, Imam Abda’i, di Malang, Senin.

Ia menegaskan Lazismu menyiapkan makanan gratis (bakso, sarapan, camilan), relawan kebersihan, penunjuk jalan, serta pos layanan jamaah di titik-titik strategis.

Imam Abda’i menegaskan bahwa dukungan Muhammadiyah bersifat operasional. “Kami hadir dengan aksi, bukan sekadar pernyataan. Seluruh elemen bergerak agar jamaah terlayani dengan baik,” ujarnya.

Ketua PDM Kota Malang, Prof Abdul Haris, menambahkan, “Mujahadah Kubro adalah agenda umat. Muhammadiyah hadir berkontribusi sesuai kapasitas sebagai wujud persaudaraan.”

Sebagai bagian dari pembagian peran, sekolah-sekolah Muhammadiyah juga difungsikan sebagai tempat transit dan istirahat jamaah, sementara masjid-masjid Muhammadiyah dibuka 24 jam untuk layanan musafir. Tim kesehatan dan ambulans disiagakan, dapur umum Aisyiyah beroperasi, dan pos layanan jamaah tersebar di berbagai titik kota.

Ketua Panitia Lokal Mujahadah Kubro PCNU Kota Malang, H Edy Hayatullah, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. “NU fokus pada konsolidasi jamaah, Muhammadiyah menguatkan layanan publik. Kolaborasi ini membuat kota tetap tertib dan jamaah nyaman,” ujarnya.

Gereja pun membuka Pintu Persaudaraan. Keterlibatan lintas iman diperkuat oleh GKJW yang membuka ruang transit jamaah, khususnya dari Surabaya, melalui Majelis Agung GKJW.

Pendeta Natael Hermawan Prianto MBA menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud persaudaraan dan kepedulian kemanusiaan. “Ini bukan hanya soal tempat, tetapi tentang persaudaraan. Silaturahmi ini kami harapkan berlanjut,” ujarnya.

Relasi historis NU–GKJW turut menguatkan kolaborasi ini. NU berdiri pada 1926 di Surabaya, sedangkan GKJW berdiri pada 1931 di Mojowarno, Jombang.

Figur Abdurrahman Wahid (Gus Dur) juga pernah mengajar di lingkungan GKJW (1974–1981) dan berkunjung ke Majelis Agung GKJW pada 2000.

Kolaborasi Akar Rumput

Di tingkat akar rumput, LPBI PCNU Kota Malang mendirikan puluhan posko relawan dan pelayanan jamaah. Ketua LPBI PCNU Kota Malang, Chilmi Wildan, menjelaskan bahwa bantuan publik (mi gelas, kopi, makanan ringan, camilan) dikolektifkan di Kantor PCNU Kota Malang untuk didistribusikan ke posko-posko layanan.

Wakil Ketua PCNU Kota Malang bidang LPBI, Asif Budairi, menegaskan, “Sedikit dari banyak orang akan menjadi besar. Semua bernilai ibadah ketika diniatkan melayani jamaah.”

Kolaborasi NU–Muhammadiyah–gereja di Malang menegaskan bahwa perbedaan dapat dirajut menjadi kekuatan melalui aksi nyata. Dengan pembagian peran yang rapi, dukungan lintas iman, dan gotong royong masyarakat, Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU di Stadion Gajayana diharapkan menjadi teladan nasional tentang harmoni, toleransi, dan pelayanan publik yang bermartabat. (*/pwnu)

Iklan.

You Might Also Like

KH Yusuf Hasyim Penuhi Syarat sebagai Pahlawan Nasional

Gus Afif Pimpin Silaturahmi PKB ke PCNU, Perkuat Hubungan dan Perjuangkan Aspirasi Umat

Jelang Muktamar ke-35, Kiai Imam Jazuli dan Gus Kikin Diskusikan NU Abad Kedua

Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian

Mengembalikan Muktamar NU ke-35 kepada Maslahat, Bukan Kontestasi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Terima Fellowship Mahasiswa USM, Unusa Perkuat Reputasi Global
Next Article Toleransi di Malang, Gereja Katedral Ijen Sesuaikan Jadwal Misa Saat Mujahadah Kubro Satu Abad NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau
Sospol
Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna
Sospol
Negara Wajib Melindungi Rakyatnya
Kolom
Obituary John L. Esposito: Sang Pembela Wajah Moderat Islam di tengah Islamophobia
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya

08/07/2026
Nahdliyyin

Menag Nasaruddin Umar dan KH Imam Jazuli Bertemu Jelang Muktamar ke-35

06/07/2026
Nahdliyyin

PCNU Surabaya turba ke MWCNU Mulyorejo yang rantingnya miliki Mobil Ambulans

06/07/2026
Nahdliyyin

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

29/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?