Bondowoso, radar96.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mulai menggeser pusat hiburan masyarakat ke kawasan Gledek Lajuh di Jembatan Ki Ronggo, melalui pertunjukan musik akustik yang digelar Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso sebagai upaya menghidupkan destinasi wisata baru sekaligus mendukung geliat pelaku usaha kuliner.
Kegiatan yang digelar pada Jumat (3/7/2026) malam itu mendapat sambutan dari masyarakat yang menikmati suasana berbeda di kawasan Jembatan Ki Ronggo. Selain menghadirkan hiburan, acara tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkenalkan potensi wisata yang selama ini belum banyak dimanfaatkan.
Kepala Disparbudpora Bondowoso, Gede Budi Sertiawan, mengatakan selama ini berbagai pertunjukan lebih banyak dipusatkan di Alun-Alun Bondowoso. Karena itu, pihaknya mencoba menghadirkan konsep serupa di lokasi lain agar pusat keramaian tidak hanya bertumpu pada satu kawasan.
“Untuk meramaikan dan mengedukasi wisata di Ki Ronggo tentunya. Kalau kemarin-kemarin hiburannya di tempat yang sudah ramai, kali ini kita coba di Jembatan Ki Ronggo ini. Biasanya kita di alun-alun, sekarang kita geser ke sini,” katanya.
Menurut Gede, kawasan Gledek Lajuh memiliki potensi berkembang sebagai destinasi wisata malam karena telah didukung keberadaan pelaku UMKM kuliner. Kehadiran hiburan musik diharapkan mampu meningkatkan jumlah pengunjung sehingga aktivitas ekonomi masyarakat ikut tumbuh.
Ia menilai konsep wisata yang menggabungkan kuliner, ruang publik, dan hiburan menjadi salah satu kebutuhan masyarakat, terutama pada akhir pekan. Karena itu, Disparbudpora ingin membangun kebiasaan baru dengan menghadirkan aktivitas yang dapat dinikmati semua kalangan.
“Kita upayakan acara ini menjadi agenda rutin setiap weekend. Dari malam pertama ini akan kita evaluasi, dengan harapan ke depan bisa dilaksanakan lebih meriah lagi,” ujarnya.
Meski demikian, Gede mengakui keberlanjutan program tersebut tetap akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Evaluasi dari penyelenggaraan perdana akan menjadi dasar untuk menentukan konsep maupun skala kegiatan berikutnya.
Disparbudpora berharap Gledek Lajuh tidak hanya dikenal sebagai kawasan kuliner, tetapi juga berkembang menjadi ikon wisata malam baru di Bondowoso. Dengan semakin banyak masyarakat yang datang, pemerintah optimistis perputaran ekonomi di sekitar Jembatan Ki Ronggo akan ikut meningkat dan memberi manfaat bagi para pelaku usaha lokal. (*/Rif)



