By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Loyalitas Pagar Nusa hanya pada NU, Ini 9 Pesan Ketua PCNU Kota Surabaya
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Loyalitas Pagar Nusa hanya pada NU, Ini 9 Pesan Ketua PCNU Kota Surabaya
Nahdliyyin

Loyalitas Pagar Nusa hanya pada NU, Ini 9 Pesan Ketua PCNU Kota Surabaya

26/07/2026 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com — Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya H. Masduki Toha menegaskan, eksistensi Pagar Nusa lahir dari tubuh NU. Karena itu, loyalitas sepenuhnya hanya pada NU. Sebagai kader NU, Pagar Nusa juga bertanggung jawab atas ketenteraman masyarakat dan sikap arogansi harus dihindari.

“Pagar Nusa pun tak bisa dilepaskan dari kota Surabaya, karena proses kelahiran melibatkan secara aktif peran KH A Mudjib Ridlwan, putra Pencipta Lambang Nahdlatul Ulama KH Ridlwan Abdullah,” tuturnya.

Pesan Masduki Toha ini, disampaikan Riadi Ngasiran (Wakil Ketua PCNU Kota Surabaya) pada acara Pelantikan PC Pagar Nusa Kota Surabaya periode 2025-2030, Ahad 26 Juli 2026.

Acara berlangsung di Aula Universitas WR Supratman, Jalan Arief Rahman Hakim, Sukolilo, Surabaya, dirangkaikan juga dengan pembai’atan sebanyak 500 lebih Santri Pagar Nusa, dihadiri Ketua Umum PP Pagar Nusa H Muhammad Nabil Haroen, Sekretaris PP Pagar Nusa Dr Abdulloh Hamid, dan Ketua PW Pagar Nusa KH Sholahuddin Fathurrohman.

Sejumlah pendekar yang dilantik, di antaranya, Ketua PC Pagar Nusa Kota Surabaya, Abdul Rochman, dan Sekretarisnya, Dimas Agung Nurpratama, dan jajaran Pagar Nusa lainnya. Bertindak sebagai Ketua Panitia Tri Yudi Effendi, yang bersemangat memberikan sambutan awal para pelantikan yang dihadiri sejumlah tokoh dari IPSI, Kapolrestabes dan Koramil Sukolilo. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penggemblengan dan pengijazahan bersama KH Abdul Chalim Al-Khowwas (Abah Chalim) dari Banyuwangi.

Berikut pesan-pesan Ketua PCNU Kota Surabaya H Masduki Toha:

Pertama, Eksistensi Pagar Nusa lahir dari tubuh NU. Karena itu, loyalitas sepenuhnya harus ditempatkan hanya pada NU. Pagar Nusa pun tak bisa dilepaskan dari kota Surabaya, karena proses kelahiran melibatkan secara aktif peran KH A Mudjib Ridlwan, putra Pencipta Lambang Nahdlatul Ulama KH Ridlwan Abdullah.

Kedua, Dalam proses perkembangan Pagar Nusa, tak bisa dilepaskan dari peran KH Suharbillah, kerabat Pondok Pesantren An-Najiyah, Sidoresmo. Ini fakta yang diharapkan menjadi pemompa bagi pergerakan dan perkembangan Pagar Nusa di kota Surabaya.

Ketiga, Kami menyaksikan sendiri peran Pagar Nusa pada masa Reformasi dan saat-saat terjadi perubahan penting di masyarakat, dengan ketokohan KH Suharbillah, selalu mendampingi aktivitas para Kiai dan ulama pesantren di tengah umat Islam, khususnya warga Nahdliyin.

Keempat, Surabaya sebagai kota kelahiran jam’iyah Diniyah Ijtimaiyyah Nahdlatul Ulama, mempunyai tanggung jawab moral dan tanggungjawab sejarah, untuk senantiasa menggerakkan semangat berkhidmah di tengah masyarakat yang terus berkembang, di antaranya, dukungan dari Pagar Nusa.

Kelima, Pagar Nusa di kota Surabaya, bukan sekadar perhimpunan orang-orang yang suka bela diri sebagai aktualisasi personal melainkan juga bertanggung jawab bersama menjaga ketenteraman, ketertiban dan kedamaian di tengah masyarakat.

Keenam, Tanggung jawab sosial Pagar Nusa, tidaklah sekadar melindungi warga Nahdliyin, Tokoh-tokoh NU, melainkan juga masyarakat secara luas. Sehingga, Pagar Nusa berperan aktif menjaga kondusivitas kota Surabaya.

Ketujuh, Keberanian dan semangat kepahlawanan Arek-arek Surabaya yang mengalir pada darah kader-kader Pagar Nusa, menjadi bagian penting untuk menggerakkan semangat berkhidmah dan pengabdian di masyarakat.

Kedelapan, Kegagahan dan rasa percaya diri bagi Pagar Nusa tidaklah diwujudkan dalam bentuk aroganisme dan sikap anarkhis yang cenderung mengundang antipati. Melainkan justru menjadikan kegagahan dan sikap percaya diri itu, bagi Pagar Nusa diimplementasikan untuk menjaga ketenteraman masyarakat, baik dalam aktivitas sosial sehari-hari maupun aktivitas dakwah secara luas.

Sembilan, Pagar Nusa berperan aktif dan eksistensinya menjadi Pagar yang membentengi semangat harakah bagi kader-kader Nahdlatul Ulama, dalam mengambil peran di pelbagai bidang untuk Kejayaan Islam dan Umat Islam (Izzul Islam vwal-Muslimin) di negeri yang kita cintai ini. (*)

Iklan.

You Might Also Like

Pelantikan PW IPPNU Jatim 2026-2029, Khofifah: IPPNU jadi Kader Adaptif tapi Tetap Berkarakter

Delegasi BARMM Mindanao-Filipina Adakan “Studi Banding” Pendidikan ke PWNU Jatim

Gus Kikin tekankan pentingnya sanad keilmuan dan semangat persatuan

LDNU Jatim Adakan Dzikir Akbar untuk Doakan Muktamar Ke-35 NU dan Indonesia

PWNU dan PCNU se-Jatim Usulkan 16 Nama AHWA yang Pilih Rais Aam

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Demasindo-DMI Jatim: Tahun 2026 ada 37 kegiatan DMI untuk Masjid
Next Article Pelantikan PW IPPNU Jatim 2026-2029, Khofifah: IPPNU jadi Kader Adaptif tapi Tetap Berkarakter

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Pelantikan PW IPPNU Jatim 2026-2029, Khofifah: IPPNU jadi Kader Adaptif tapi Tetap Berkarakter
Nahdliyyin
Demasindo-DMI Jatim: Tahun 2026 ada 37 kegiatan DMI untuk Masjid
Sospol
Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi
Milenial
LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital
Milenial

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031

21/07/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU ke-35, ISHARI gelari KHA Wahab Hasbullah sebagai “Bapak ISHARI”

20/07/2026
Nahdliyyin

Lengkapi Istighotsah Kubro dengan Aksi Sosial Santuni 84 Anak Yatim

19/07/2026
Nahdliyyin

Ketua PCNU Sidoarjo Ingatkan Amanah dan Niat Pengabdian di NU

19/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?