By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Hari Pertama Kerja, Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU dengan Istikhoroh
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Hari Pertama Kerja, Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU dengan Istikhoroh
Nahdliyyin

Hari Pertama Kerja, Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU dengan Istikhoroh

04/09/2026 Nahdliyyin
SHARE

Jakarta, radar96.com — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026-2031, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), langsung memulai aktivitas di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026), setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar Ke-35 NU di Jombang.

Salah satu agenda utama yang segera dilakukan Gus Kikin adalah menyiapkan susunan kepengurusan PBNU Masa Khidmat 2026-2031. Namun, ia memastikan proses tersebut tidak dilakukan secara tergesa-gesa.

Gus Kikin mengatakan, penyusunan kepengurusan masih dalam tahap penggodokan. Sejumlah nama telah dimintai kesediaannya untuk masuk dalam jajaran kepengurusan PBNU dan beberapa di antaranya telah menyatakan kesediaan.

Salah satunya adalah H Gudfan Arif yang kembali diminta untuk mengemban amanah sebagai Bendahara Umum PBNU.

Sementara untuk posisi-posisi lainnya, Gus Kikin menyatakan masih akan melakukan pertimbangan secara matang, termasuk dengan menjalankan shalat istikharah.

“Banyak hal yang harus dilakukan dalam menyusun Pengurus PBNU, termasuk Istikhoroh,” kata Gus Kikin.

Bagi Gus Kikin, istikharah bukan sekadar pilihan personal, melainkan bagian dari tradisi NU dalam menentukan langkah organisasi. Ia ingin memastikan orang-orang yang nantinya duduk dalam kepengurusan merupakan sosok yang tepat dan mampu memberikan manfaat bagi umat.

“Tradisi NU adalah Istikhoroh, supaya kita bisa mendapatkan petunjuk siapa saja yang cocok dan siapa saja yang dapat memberikan manfaat kepada umat ketika menjadi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penyusunan kepengurusan merupakan pekerjaan penting karena akan menentukan bagaimana organisasi menjalankan amanah dan khidmahnya selama lima tahun ke depan.

Karena itu, Gus Kikin memilih mengedepankan kehati-hatian. Menurutnya, kepengurusan PBNU harus dibangun dengan pertimbangan yang matang agar mampu bekerja secara efektif dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.

“Mohon dukungan panjenengan semua, kita akan segera menyusun kepengurusan yang ada di PBNU, supaya kita bisa segera beraktivitas dan berkhidmah kepada masyarakat,” tutur Gus Kikin.

Pada hari pertamanya menjalankan aktivitas sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin juga melakukan ramah tamah bersama jajaran karyawan PBNU serta sejumlah kader NU dari berbagai daerah yang hadir di Jakarta.

Pertemuan tersebut menjadi momentum awal bagi Gus Kikin untuk membangun komunikasi dengan jajaran internal PBNU setelah kepemimpinan baru ditetapkan melalui Muktamar Ke-35 NU.

Gus Kikin kemudian bersama rombongan meninjau sejumlah fasilitas yang terdapat di Gedung PBNU. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas yang menjadi bagian dari aktivitas organisasi.

Di sela aktivitas tersebut, Gus Kikin juga menerima kunjungan jajaran pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI). Hadir dalam pertemuan tersebut Komisaris Utama BSI Muhadjir Effendy dan Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo.

Pertemuan dengan jajaran BSI berlangsung dalam suasana silaturahim dan menjadi bagian dari rangkaian aktivitas Gus Kikin pada hari pertama kepemimpinannya di PBNU.

Setelah Muktamar Ke-35 NU, penyusunan kepengurusan menjadi salah satu tahapan penting sebelum roda organisasi PBNU Masa Khidmat 2026-2031 berjalan secara penuh.

Gus Kikin memilih memulai tahapan tersebut dengan perpaduan antara ikhtiar organisatoris dan tradisi spiritual NU. Musyawarah, pertimbangan matang, serta istikharah menjadi bagian dari proses untuk menentukan siapa saja yang akan bersama-sama menjalankan amanah kepengurusan PBNU lima tahun ke depan.

Bagi Gus Kikin, kepengurusan bukan semata soal mengisi struktur organisasi, tetapi tentang memilih orang-orang yang dapat bersama-sama berkhidmah dan memberikan manfaat bagi umat. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK

Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul

PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya

MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri

Berkah Peringatan HSN 2026 NU Ranting Banjarwati, Omzet Pedagang UMKM Meningkat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Survei ARCI: Perindo 1,1 Persen di Jatim, Zazuli: Kepercayaan Ini Modal Perjuangkan Kesejahteraan
Next Article ISNU Jatim Gagas Konsep “Orkestrasi Sumber Daya NU” Pasca-Muktamar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK
Nahdliyyin
BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Pesantren, Sambut Hari Santri 2026
Sospol
Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul
Nahdliyyin
PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU

20/10/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober

19/10/2026
Nahdliyyin

Ketua LWPNU Jatim Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset Wakaf NU

18/10/2026
Nahdliyyin

PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah

18/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?