By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Buka PKKMB 2026, Rektor Unusa Tekankan Kerja Keras, Soft Skill dan Adab
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Buka PKKMB 2026, Rektor Unusa Tekankan Kerja Keras, Soft Skill dan Adab
Sospol

Buka PKKMB 2026, Rektor Unusa Tekankan Kerja Keras, Soft Skill dan Adab

31/08/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof Tri Yogi Yuwono, mengingatkan mahasiswa baru agar menjadikan masa kuliah bukan sekadar perjalanan untuk meraih gelar akademik, tapi momentum untuk meningkatkan kualitas diri, membangun karakter, dan mempersiapkan diri agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Pesan tersebut disampaikan Tri Yogi saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unusa 2026 di Kampus B Unusa, Senin (31/08/26). PKKMB tahun ini mengusung tema “Level Up Our Future” dan “Gear Up for Impact”.


Menurut Rektor, status sebagai mahasiswa membawa konsekuensi berupa peningkatan cara berpikir, tanggung jawab, dan kedewasaan. Karena itu, mahasiswa baru tidak boleh menjalani kehidupan kampus dengan pola pikir seperti ketika masih menjadi siswa. “Mulai hari ini, status kalian bukan lagi siswa, tetapi mahasiswa. Ada kata ‘maha’ di depan nama kalian, yang artinya cara berpikir, tanggung jawab, dan kedewasaan kalian harus naik kelas,” tegasnya.


Ia mengatakan, upaya meningkatkan kualitas masa depan tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan akademik. Kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, dan daya juang menjadi faktor penting agar mahasiswa mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan tepat waktu. “Mahasiswa yang pintar tapi malas sering kali gagal di tengah jalan dan terlambat lulus. Sebaliknya, mahasiswa yang mungkin kemampuannya biasa saja, tetapi memiliki mental kerja keras, rajin, disiplin, dan pantang menyerah, mereka yang akan berhasil menaikkan kualitas dirinya,” ujarnya.


Memasuki dunia yang semakin dinamis, mahasiswa juga diminta mempersiapkan kompetensi di luar kemampuan akademik. Menurut Tri Yogi, IPK yang baik belum cukup sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja dan kehidupan masyarakat yang terus berubah.


Mahasiswa perlu membangun kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, berpikir kritis, dan problem solving. Karena itu, mahasiswa didorong aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), kegiatan pengabdian kepada masyarakat, maupun berbagai proyek inovasi.


“Soft skills seperti kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, berpikir kritis, dan kemampuan menyelesaikan masalah tidak akan kalian dapatkan jika hanya duduk diam mendengarkan dosen di dalam kelas,” katanya.


Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam berbagai aktivitas di luar kelas merupakan bagian penting dari proses pembentukan kepemimpinan. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal ketika mahasiswa memasuki dunia profesional maupun ketika kelak terjun langsung ke tengah masyarakat.
Di tengah tuntutan mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi, Prof Tri Yogi mengingatkan ada satu bekal yang tidak boleh ditinggalkan oleh mahasiswa Unusa, yakni keluhuran adab.


Ia menilai perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi telah membuat masyarakat semakin membutuhkan manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan empati. “Di kampus Unusa, kalian tidak hanya dicetak untuk menjadi orang pintar, tetapi ditempa untuk menjadi orang baik,” tegasnya.


Rektor kemudian memperkenalkan enam pilar karakter yang harus menjadi pegangan mahasiswa Unusa, yakni integritas, adab, sopan santun, empati, solidaritas, dan menghormati sesama.


Enam nilai tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari karakter Rahmatan lil ‘Alamin yang ingin dibangun Unusa. Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan keberadaan yang membawa kedamaian, solusi, dan kemaslahatan bagi masyarakat.


“Kepintaran kalian tidak akan ada gunanya jika kalian miskin adab. IPK 4,00 kalian akan menjadi lembaran kertas tidak berharga jika kalian kehilangan rasa hormat pada kemanusiaan,” ujarnya.


Tema PKKMB 2026, menurut Tri Yogi, pada akhirnya tidak berhenti pada upaya meningkatkan kemampuan pribadi. Setelah mahasiswa mampu meningkatkan kualitas dirinya, mereka harus mempersiapkan diri agar kehadirannya memberikan manfaat bagi lingkungan.


Karena itu, konsep “Level Up Our Future” dan “Gear Up for Impact” menjadi dua pesan yang saling berkaitan. Level up berarti mahasiswa meningkatkan kapasitas dirinya, sedangkan gear up berarti mempersiapkan seluruh bekal kompetensi dan karakter agar mampu menghasilkan dampak.


“Karakter Rahmatan lil ‘Alamin inilah bekal terpenting kalian agar kehadiran kalian di tengah masyarakat benar-benar membawa dampak kedamaian dan solusi, bukan justru menjadi beban,” katanya.


Tri Yogi juga mengingatkan mahasiswa baru untuk tidak melupakan pengorbanan orang tua yang telah mengantarkan mereka hingga ke perguruan tinggi.

Menurutnya, keberhasilan menjalani pendidikan merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap kerja keras dan doa orang tua.


Ia berharap mahasiswa baru Unusa 2026 mampu memanfaatkan masa kuliah untuk membangun kebiasaan positif sejak semester pertama, mulai dari disiplin belajar, aktif berorganisasi, mengembangkan kompetensi, hingga membangun karakter. “Jangan pernah sia-siakan air mata dan keringat orang tua kalian,” pesannya.

Iklan.

You Might Also Like

PT Utama Lestari Indonesia Dorong SDM Konstruksi Jatim Bersertifikat, Bidik Kebutuhan Proyek Triliunan Rupiah

Ketua KOPRI PMII se-Bondowoso Soroti Tantangan Regenerasi

Menunggu Perbaikan Data, DPRD Bondowoso Soroti Nasib Warga Penerima Bansos

IPK Tinggi Saja Belum Cukup, Lulusan Harus Punya Kesiapan Kerja

Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Presiden Prabowo Terima Kartu Anggota NU “Seumur Hidup”

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Terima Kartu Anggota NU “Seumur Hidup”
Nahdliyyin
Membangun dan Merajut Kembali  solidaritas di NU  Pasca MUKTAMAR NU ke 35
Kolom
Setelah Muktamar: Menerima Takdir, Mengawal Amanah, Membiarkan Waktu Membuka Kebenaran
Kolom
Melalui Nawa Pradana Baznas Jatim Buka Kolaborasi dengan LAZISNU
Uncategorized

You Might also Like

Sospol

BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya

25/08/2026
Sospol

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso

24/08/2026
Sospol

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

22/08/2026
Sospol

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

22/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?