By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman
Sospol

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

22/08/2026 Sospol
SHARE

Bondowoso, radar96.com — Pakaian adat dari berbagai penjuru Nusantara memenuhi suasana Pawai Budaya TK Alifya Bondowoso. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-82 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Harjabo ke-207, dengan mengangkat tema “Bhinneka Tunggal Ika.”

Bukan sekadar parade kostum, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal kekayaan budaya Indonesia sekaligus belajar tentang arti persatuan sejak berada di bangku pendidikan usia dini.

Para peserta didik tampil mengenakan pakaian adat dan berbagai atribut budaya daerah. Dengan penuh antusias, mereka mengikuti rangkaian pawai bersama teman-teman dan menunjukkan keberagaman dalam suasana yang penuh kegembiraan.

Setiap pakaian yang dikenakan membawa identitas budaya yang berbeda. Namun, seluruhnya berjalan dalam satu kegiatan yang sama. Gambaran sederhana tersebut menjadi cara TK Alifya mengenalkan kepada anak bahwa perbedaan tidak harus menjadi pembatas dalam kehidupan bersama.

Kepala TK Alifya Bondowoso, Nur Hasanah, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif dalam pembentukan karakter anak.

“Sejak usia dini, anak-anak perlu dikenalkan bahwa perbedaan adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Meski berbeda, kita tetap dapat bermain, belajar, dan hidup berdampingan dengan penuh persaudaraan,” ujarnya.

Menurutnya, pengenalan keberagaman melalui kegiatan yang menyenangkan dapat membantu anak memahami nilai toleransi dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka.

Pawai tersebut juga mendapat antusiasme dari orang tua dan masyarakat. Kehadiran mereka turut memberikan dukungan kepada anak-anak yang tampil dengan berbagai kostum budaya Nusantara.

Selain memperkenalkan budaya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk membangun keberanian dan kepercayaan diri peserta didik. Anak-anak diberikan ruang untuk tampil di hadapan masyarakat sembari belajar mengenal identitas budaya bangsanya.

TK Alifya Bondowoso berharap nilai yang dibawa dalam pawai tersebut tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Semangat saling menghargai, berteman tanpa membeda-bedakan, serta mencintai kebudayaan Indonesia diharapkan terus tumbuh dalam keseharian anak-anak.

Sebab, persatuan tidak selalu dimulai dari ruang-ruang besar. Ia dapat ditanamkan dari lingkungan sekolah, dari cara seorang anak memandang temannya, dan dari kesadaran bahwa setiap perbedaan memiliki tempat dalam satu Indonesia.

Dari langkah kecil anak-anak TK Alifya, pesan kebangsaan itu kembali ditegaskan:

Berbeda pakaian adat, tetap satu barisan.
Berbeda budaya, tetap satu keluarga.
Berbeda suku dan daerah, tetap Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika. (*/Rif)

Iklan.

You Might Also Like

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi
Nahdliyyin
Menakar Usulan Kiai Sepuh dalam Penyusunan AHWA
Kolom
Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta
Sospol
Harapan Muktamar NU ke-35 Jombang : Refleksi, Muhasabah, dan Dinamika NU Menyongsong Abad Kedua
Kolom

You Might also Like

Sospol

BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan

17/08/2026
Sospol

270 Warga Binaan Lapas Bondowoso Terima Remisi Kemerdekaan

17/08/2026
Sospol

Guru Besar UIJ Prof. Hamdanah Utsman: Pendidikan Islam Tak Boleh Kalah oleh AI

17/08/2026
Sospol

KETUA UMUM DPP LPKAN INDONESIA TERIMA BUKU “EKONOMI PANCASILA” ABAH DJONI: KEMERDEKAAN HARUS HADIR DI MEJA RAKYAT

16/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?