By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Satu Abad NU, PBNU Gelar Porseni NU di Solo dan Festival Tradisi Islam Nusantara di Banyuwangi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Satu Abad NU, PBNU Gelar Porseni NU di Solo dan Festival Tradisi Islam Nusantara di Banyuwangi
Nahdliyyin

Satu Abad NU, PBNU Gelar Porseni NU di Solo dan Festival Tradisi Islam Nusantara di Banyuwangi

07/01/2023 Nahdliyyin
SHARE

Jakarta, Radar96.com/NUO/TV9 – Berbagai kegiatan akan dihelat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk merayakan 1 Abad NU atau Harlah ke 100 NU.

Pada 9-10 Januari 2023 ada gelaran Festival Tradisi Islam Nusantara (FTIN 2023) di Banyuwangi. Pada 14-21 Januari 2023 ada Pekan Olah Raga dan Seni Nahdlatul Ulama (PORSENI NU) di Solo.

Kedua kegiatan dimaksudkan sebagai rangkaian kegiatan menuju Puncak Peringatan Harlah, yakni Resepsi 1 Abad NU pada 7 Februari 2023 di Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur.

Penanggung Jawab Festival Tradisi Islam Nusantara, Abdullah Azwar Anas, yang juga Menteri PAN-RB RI menyebutkan Festival ini akan menampilkan pagelaran kolosal budaya Islami Nusantara, dari berbagai lokus kebudayaan dan rasa. Di antara yang akan ditampilkan adalah lalaran Nadzam Alfiyah Kolosal, kreasi Hadrah Nusantara hingga Konser Shalawat yang akan menghadirkan ikon shalawat masa kini, Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf.

“Bukan hanya pagelaran, Festival Tradisi di Banyuwangi ini juga akan diiringi Focus Group Discussion atau FGD menggali tradisi Islam Nusantara sebagai bagian peradaban dunia,” imbuh mantan Bupati Banyuwangi itu.

Anas menyebutkan, sebagai penghargaan atas raihan tradisi lokal Banyuwangi, dalam festival ini PBNU juga akan memberikan apresiasi khusus kepada pencipta Shalawat Badar, KH Ali Manshur, yang menulis syair shalawat ini pada 1962 di Banyuwangi.

Sementara itu, POSENI NU di Solo yang digelar selama 8 hari, mulai 14 hingga 21 Januari 2023, siap diikuti 5.046 peserta utusan PWNU se Indonesia.

Nusron Wahid, Wakil Ketua Umum PBNU, menyebutkan event ini akan mempertandingkan lima cabang olah raga dan dua seni, sekaligus memperebutkan 58 medali emas, 58 perak dan ratusan perunggu.

Kelima cabang olah raga itu adalah sepak bola, bola voli, bulu tangkis, pencak silat, gerak jalan dan jalan sehat. “Untuk cabang seni, akan menampilkan asah kualitas santri-santri kita dalam membaca Kitab Kuning, Shalawat, serta Hafalan Alquran,” imbuhnya.

FTIN 2023
Dalam Bincang Pagi Jurnal9 Pagi Akhir Pekan TV9 Nusantara
yang menghadirkan Jadul Maula (Ketua Lesbumi PBNU), Raedu Basha (Penyair, Dewan Kurator Muktamar Sastra), dan Ayung Notonegoro (Panitia Festival Tradisi Islam Nusantara – FTIN 2023), Ketua Lesbumi mengenalkan Nilai Seni Hadrah untuk Peradaban Dunia, atau Minal Hadrah Ilal Hadarah.

“Nilai luhur universal dan Kosmopolitan yang tetkandung dalam Tradisi Islam Nusantara bisa digali dan disusun menjadi perangkat nilai untuk ikut membangun Peradaban Dunia. Salah satu seni tradisi Islam yang populer di Indonesia adalah hadrah yang sarat nilai spiritualitas, dan layak diangkat ke pentas peradaban global,” katanya.

Jadul Maula menyebut Hadrah yang banyak ditemui di pelosok nusantara, utamanya di masyarakat NU dan pesantren, nilai-nilainya harus dikonseptualisasi menjadi perangkat nilai kosmopolitan dan universal yang bisa diterima masyarakat dunia. Peradaban dunia, lanjutnya saat ini masif didominasi nilai-nilai profan yang masih mengedepankan material, rasionalizas dan teknologi.

“Nilai spiritualitas dan orientasi kehidupan yang lebih jauh ke depan yang ada dalam nilai hadrah, patut ditampilkan menjadi nilai alternatif bagi peradaban global,” tandasnya.

Jadul juga mencontohkan tradisi lalaran nazam alfiyah di pesantren-pesantren tidak boleh hanya berhenti di aspek grammar, ilmu nahwu, atau tata bahasa arab semata, namun harus dimaknai dan dirumuskan sebagai seperangkat nilai kehidupan yang bisa ditawarkan pada dunia. Sebagaimana juga perangkat nilai pada seni Hadrah yang selama ini sudah digunakan oleh para kiai dan bunyai sebagai perangkat nilai spiritualitas di tengah masyarakat.

“Kalau saat ini, PBNU lagi getol mengangkat tema peradaban termasuk melalui Muktamar Fiqih Peradaban, maka saya terpikir memulainya juga dari seni tradisi, yakni dari Hadrah ke Peradaban’, Minal Hadlrah Ilal Hadlarah,” tegas Pengasuh Pesantren Kaliopak Yogyakarta ini.

Dalam festival ini, PBNU akan memberikan apresiasi kepada pencipta Shalawat Badar yang sudah mendunia, KH Ali Manshur penulis syair shalawat ini di Banyuwangi pada tahun 1962 (*/NUO)

Iklan.

You Might Also Like

Hari Pertama, 300 Penggembira Sambangi Posko PCNU Sidoarjo di Lokasi Muktamar

Prabowo Minta Kartu NU

Sambut Muktamar NU ke-35, PW IKAPETE Jatim Siap Gelar Muswil dan Rumuskan Rekomendasi Strategis

Buka Pameran Ribuan Turots Muktamar, Gubernur Jatim: UINSA buka Prodi Pasca SarjanaTurots

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 323 Kontingen Porseni PWNU Jatim Ikuti Training Center Sepekan
Next Article Terima Ulama BASRA, Gubernur Khofifah bahas Infrastruktur, Beasiswa Perguruan Tinggi, Garam, dan Tembakau Madura

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom
Muktamar NU : Pembukaan Gemilang, Jangan Sampai Pelaksanaan Kehilangan Marwah.
Kolom
Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam
Kolom
MENJAGA MUKTAMAR NU KE-35 SEBAGAI TUNTUNAN DAN HIKMAH
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

23/08/2026
Nahdliyyin

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

23/08/2026
Nahdliyyin

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

22/08/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

20/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?