By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kapolresta Malang: Komite Komunikasi Digital Berperan Sangat Strategis di Tahun Politik
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kontrahoax > Kapolresta Malang: Komite Komunikasi Digital Berperan Sangat Strategis di Tahun Politik
Kontrahoax

Kapolresta Malang: Komite Komunikasi Digital Berperan Sangat Strategis di Tahun Politik

17/03/2023 Kontrahoax
Ketua AMSI Jawa Timur Arief Rahman bersama Kapolresta Malang, Jum'at (17/3) (*/amsi)
SHARE

Malang, Radar96.com – Fenomena kabar bohong, disinformasi yang makin meningkat di tahun politik, membuat Ketua Asosiasi Media siber (AMSI) Jatim, bersama Kapolresta Malang, Kombes Pol Bhudi Hermanto bertekad segera membentuk kepengurusan Komite Komunikasi Digital (KKD).

Ketua AMSI Jawa Timur Arief Rahman bersama Kapolresta Malang, Jum’at (17/3) menyadari stabilitas ekonomi politik lokal maupun nasional kini sedang dipertaruhkan.

Kontestasi politik yang berjalan mulai 2023 hingga 2024, perlu antisipasi agar tidak melahirkan friksi, persoalan hukum dan bahkan konflik sosial yang sangat merugikan semuanya.

“Saya sangat mengapresiasi Kapolresta Malang Kombes Pol Budi Hermanto sudah satu frekuensi untuk mewujudkan Komite Komunikasi Digital di Kota Malang,” kata Arief Rahman yang juga Ketua Harian Komite Komunikasi Digital Jawa Timur.

Ketua AMSI Jawa Timur Arief Rahman bersama Kapolresta Malang, Jum’at (17/3) (*/amsi)

Arief Rahman menambahkan, dibentuknya Komite Komunikasi Digital sebagai filter dan clearing house (rumah penjernih) terhadap informasi yang tersebar di masyarakat di ruang digital. Akan tetapi lebih penting lagi juga menjadi gerakan meningkatkan kualitas literasi digital publik.

Ini semua, kata Arief merupakan kerja besar dan berat. Kuncinya harus kolaborasi dengan melibatkan masyarakat dan seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan untuk turut andil bersama demi terciptanya stabilitas keamanan,

“Polisi yang memiliki tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, dengan adanya penyebaran hoaks, tentunya akan mempunyai tugas lebih berat lagi. Oleh karena itu, menjadi tugas kita semua, baik pemerintah, media, TNI-Polri, akademisi untuk bersama sama menangkal penyebaran misinformasi disinformasi, hate speech yang banyak beredar di ruang publik, khususnya media sosial,” tambahnya.

Menurutnya, KKD yang diinisiasi bersama oleh Pemprov Jatim, AMSI Jatim, PWI, Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya, sejak tahun lalu, dapat dijadikan salah satu solusi strategis menghadapi badai informasi di tahun politik.

“KKD yang melibatkan semua pemangku kepentingan ini diharapkan mampu untuk mengedukasi publik dan memberikan pemahaman dengan literasi berita dan literasi digital, verifikasi informasi serta cek fakta,” kata Arief.

Sementara Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Bhudi Hermanto menyampaikan, Polresta selama ini telah melakukan koordinasi bersama semua stakeholder dalam membentuk kepengurusan Komite Komisi Digital (KKD).

“Dalam beberapa bulan belakangan ini, kami sudah membangun komunikasi dengan semua pihak dan pemangku kepentingan. Saat ini sudah membentuk tim, dan tinggal menunggu SK dari walikota,” ungkapnya.

Alumni Akpol 2000 tersebut sangat mendukung pembentukan KKD yang salah satu fungsinya untuk menangkal kabar bohong dan juga mewujudkan restorative justice dalam kasus-kasus terkait komunikasi digital. Apalagi hal tersebut menjadi kepentingan bersama dalam menjaga kondusifitas keamanan dan stabilitas politik agar ekonomi terus tumbuh.

“Job dis gugus tugasnya sangat membantu kita semua sebagai pemangku kebijakan. Dibentuknya KKD ini, sebenarnya sangat membantu kami kepolisian serta juga KPU dan Bawaslu dalam menyukseskan agenda pesta demokrasi. Ini mengingat tahun kita sudah masuk tahun politik,“

Bhudi juga mengungkapkan, masyarakat Indonesia yang sangat aktif menggunakan media sosial memicu persoalan besar. Kesadaran dan kebijaksanaan publik pengguna medsos sangat kurang, bahkan cenderung netizen menjadi hakim jalanan.

“Informasi hoaks yang beredar di media sosial berdampak sangat negatif. Bahkan netizen sendiri telah menjadi hakim jalanan, yang selalu memvonis orang bersalah padahal belum tentu kebenarannya,” pungkas Kombes Budi Hermanto. (*/amsi)

Iklan.

You Might Also Like

PBNU Bantah Tudingan Terima Aliran Dana dari Perusahaan Tambang di Raja Ampat

Kemenag: Tidak Ada Larangan Gunakan Pengeras Suara di Masjid

Koalisi CekFakta.com Periksa 56 Hoaks

Gus Yahya: Transformasi Digital kurangi relevansi Ideologi

Forum “Tembang” Suarakan Demokrasi Damai di Ruang Digital Jelang Pilpres 2024

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Menteri Negara Singapura Masagos Zulkifli dan Gubernur Khofifah Jalin Kerjasama Sosial, Kesehatan, dan Pariwisata
Next Article Meriah, Rilis Antologi Puisi Warumas di Gedung Pers PWI Jatim

Advertisement



Berita Terbaru

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol
MEMBINCANG PELUANG SUARA, DALAM ARAH KOALISI MUKTAMAR NU KE 35
Kolom
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom

You Might also Like

Kontrahoax

Idul Adha Ikut Pemerintah Arab Saudi atau Lokal?

18/06/2023
Kontrahoax

Luncurkan PESAT untuk Saring Hoaks Jelang Tahun Politik

30/04/2023
Kontrahoax

PBNU: Kepengurusan Definitif PCNU Kota Surabaya 2023-2024 Sah dan sesuai Peraturan

29/04/2023
Kontrahoax

“Kesalehan Digital” dan cara selamat di dunia digital

09/04/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?