By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Aliansi NABRAK sayangkan NU naturalisasi tenggelamkan NU tulen dalam Pilpres 2024
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Aliansi NABRAK sayangkan NU naturalisasi tenggelamkan NU tulen dalam Pilpres 2024
Sospol

Aliansi NABRAK sayangkan NU naturalisasi tenggelamkan NU tulen dalam Pilpres 2024

02/05/2023 Sospol
Ilustrasi - Doa untuk Negeri. (*/rdr96)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Wakil Panglima Aliansi Nahdliyyin Bergerak (NABRAK) Abdul Hamid Rozak menyayangkan tokoh-tokoh “NU naturalisasi” menenggelamkan tokoh-tokoh “NU tulen” dalam percaturan Pilpres 2024.

“Tenggelamnya tokoh-tokoh NU tulen, saya sedih, padahal figur-figur NU tulen itu sama sekali tidak kalah dalam kualitas dibandingkan NU naturalisasi itu,” katanya dalam diskusi NABRAK di Surabaya, Senin.

Didampingi relawan Aliansi NABRAK Edi Santoso, ia menyampaikan contoh figur yakni Erick Thohir maupun Sandiaga Uno yang disandingkan dengan Mahfud MD atau Khofifah.

“Ya, mereka belum tentu lebih unggul. Mahfud MD, misalnya, pernah menjadi anggota DPR RI, pernah menjadi menteri, pernah menjadi Ketua MK, dan hari ini adalah Menkopolhukam. Masak kalah berkualitas dengan mereka?,” katanya.

Atau, Khofifah Indar Parawansa, tokoh NU tulen lainnya. Pernah menjadi menteri, Gubernur Jawa Timur hari ini, ketua Umum PP Muslimat NU, organisasi sayap NU yang anggotanya puluhan juta emak-emak. Atau, Muhaimin Iskandar, Yenny Wahid, KH Said Aqil Siradj, Gus Yahya Tsaquf, Gus Yaqut, Gus Saifullah Yusuf, dan banyak lagi figur NU tulen yang berkualitas dan berpengalaman.

“Saya sedih kalau figur-figur NU tulen yang berkualitas itu ditenggelamkan dengan nama-nama NU Naturalisasi seperti yang saya sebut sebagai contoh diatas,” katanya.

Menurut dia, semua komponen aspek kepemimpinan, pengalaman, bahkan integritas mereka unggul. “Atau mau diadu yang paling NU, apakah mereka atau nama-nama yang kami sebut diatas?,” katanya

Bahkan, katanya, warga NU yang waras pasti mengatakan tokoh NU tulen tidak bisa dibandingkan dengan NU hasil naturalisasi. Pengabdian yang panjang pada NU, tidaklah cukup sepadan dibandingkan dengan tokoh yang menjadi NU ketika menjelang Pilpres.

“Mungkin, satu-satunya kekalahan tokoh NU tulen adalah uangnya. Mereka tidak punya dana sebanyak Erick Thohir dan Sandiaga Uno. Padahal kalau mau melihat sejarah Pilpres, kontestan yang ada tokoh NU tulennya, perolehan suaranya selalu signifikan,” katanya.

Ia menambahkan contoh lama dari NU tulen yakni JK dan Makruf Amin, yang tampaknya ketokohan mereka di NU dimarginalkan. Padahal, 110 juta anggota NU patut diperhitungkan. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan

MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto

Ketua BPP Masjid Al-Akbar: Kunjungan ke China Ajarkan Pentingnya Sejarah/Museum

Aliansi BEM Situbondo Desak BK DPRD Buka Penanganan Kasus Dugaan Narkoba Oknum Legislator

Ribuan orang ikuti “nobar” Timnas Indonesia vs Thailand di Masjid Al-Akbar Surabaya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article May Day, Gubernur Khofifah Siap Kawal Tujuh Rekomendasi Buruh
Next Article Hardiknas 2023, Gubernur Khofifah Ajak Wujudkan Merdeka Belajar seiring trend Digital

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU
Nahdliyyin
DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan
Sospol
Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS
Milenial
NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Kampus Harus Jadi Tempat Paling Aman dan Tepercaya bagi Mahasiswa

06/10/2026
Sospol

Rapat Paripurna DPRD Bondowoso, Fraksi Demokrat-PKS Minta Raperda LP2B Tak Abaikan Hak Pemilik Tanah

05/10/2026
Sospol

Bupati Cup VI 2026, IKSPI Kera Sakti Bondowoso Raih 13 Medali

05/10/2026
Sospol

HUT TNI ke-81, Kapolres Bondowoso Sambangi 4 Markas, Bawa Tumpeng dan Kue Tart

05/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?