By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Wakil Rais Aam PBNU: Politik NU itu Politik Tingkat Tinggi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Wakil Rais Aam PBNU: Politik NU itu Politik Tingkat Tinggi
Nahdliyyin

Wakil Rais Aam PBNU: Politik NU itu Politik Tingkat Tinggi

08/09/2023 Nahdliyyin
KH Anwar Iskandar, Wakil Rais Aam PBNU
SHARE

Jakarta, Radar96.com/NUO – Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Anwar Iskandar mengimbau agar warga NU jangan sampai tidak berpolitik. Warga NU harus membuka mata dan paham tentang politik.

“Hanya saja, perlu dipahami bahwa politik itu ada dua macam: ada high politic (politik tingkat tinggi), dan ada low politic (politik tingkat rendah),” katanya kepada 100-an kader Fatayat NU di Gedung PBNU Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Menurut dia, “Politik tingkat tinggi” adalah mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

“High politic juga terkait Fatsun. Bagaimana politik mesti dijalankan atas prinsip-prinsip makarimul akhlak. Al-Qur’an mengatakan: Innallāha yamurukum an tuaddul-amānāti ilā ahlihā wa iżā ḥakamtum bainan-nāsi an taḥkumụ bil-‘adl, (QS. An-Nisa: 58). Itu (ayat) politik itu,” katanya.

Kiai Anwar menjelaskan, orang-orang yang beriman telah diperintahkan Allah agar jujur dan amanah dalam memegang politik itu. Berpegang kepada kejujuran, keadilan, prinsip-prinsip kebenaran serta ukhuwah, itu adalah bagian dari akhlak politik yang merupakan high politic.

“Kalau politik praktis, itu bukan urusan (lembaga) NU, itu urusan warga NU yang ada di partai-partai politik. Untuk dipahami itu semuanya. Jadi urusan mencalonkan DPR, Gubernur, Bupati, Presiden, itu bukan urusannya NU. Itu urusannya partai-partai politik,” terang kiai yang juga Ketua Umum MUI ini.

Meski secara organisasi atau lembaga NU netral dari politik praktis, Kiai Anwar menambahkan bahwa sebagaian kader atau orang NU harus ada yang di partai-partai politik itu. Harus ada orang NU yang ada di DPR, DPRD, Bupati, Wali Kota, Menteri, dan lain-lain, bahkan bila perlu menjadi Presiden.

“Ya tidak harus semua, sebagian, kalau memang punya bakat, punya keahlian, punya kemauan, punya kemampuan, ya Bismillah,” dorongnya.

Hal itu diperlukan agar kader-kader NU juga duduk kursi-kursi penting yang akan melahirkan undang-undang, peraturan, serta kebijakan berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan tujuan dan fungsi politik.

Sebelumnya, Pengasuh Pesantren Al-Amin Ngasinan, Kediri, Jawa Timur, itu menegaskan bahwa pada dasarnya politik itu positif.

“Politik itu bukan sesuatu yang jelek. Politik itu bukan sesuatu yang jahat. Politik itu sesuatu yang baik, karena dari politik akan lahir konsep-konsep tentang kemaslahatan-kemaslahatan bagi seluruh warga bangsa,” tuturnya.

Menurut alumnus Pesantren Lirboyo itu, di dalam kitab politiknya pesantren yaitu Al-Ahkam As-Sulthaniyyah karya Imam Al-Mawardi, siyasah atau politik itu didefinisikan: As-siyasatu maudlu’atun li khilafatin nubuwwah fi hirasatit din wa siyasatit dunya.

“Politik itu berfungsi untuk menjaga agama dan untuk mengatur dunia ini supaya baik. Bagaimana keamanannya baik, ekonominya baik, pendidikannya baik, kesehatannya baik, itu politik,” terangnya. (*/NUO)

Sumber: https://nu.or.id/nasional/wakil-rais-aam-pbnu-ungkap-politik-tingkat-tinggi-nu-SX3wZ

Iklan.

You Might Also Like

Resmikan BMTNU Waru Ketua PCNU Menangis Haru

Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember

PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK

Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Habib Jindan Bin Novel: pemenang kehidupan adalah dicintai Allah
Next Article Gubernur Khofifah: Perubahan Anggaran Jatim Sesuaikan 4 Tantangan Ekonomi Global

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Konfercab III, PA GMNI Bondowoso Berganti Kepemimpinan dengan Tekankan Soliditas
Sospol
SAPA AIDS, Upaya FKM UNAIR Membangun Literasi HIV Remaja dan Stigma ODHA di Klumutan
Milenial
Bupati Hamid Dorong Potensi Desa Bondowoso Naik Kelas Lewat Platform Digital
Ekraf
300 Anggota Baru Ikuti “Remas Camp 2026” di Masjid Al Akbar Surabaya
Milenial

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya

22/10/2026
Nahdliyyin

MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri

22/10/2026
Nahdliyyin

Berkah Peringatan HSN 2026 NU Ranting Banjarwati, Omzet Pedagang UMKM Meningkat

22/10/2026
Nahdliyyin

Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU

20/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?