Lamongan, radar96.com – Gegap gempita peringatan hari santri nasional HSN 2026 21-22 Oktober 2026 di Ranting NU Banjarwati membawa berkah tersendiri bagi UMKM warga NU.
Acara yang semarak dan melibatkan seluruh komponen NU baik IPNU, IPNU, lembaga Pendidikan, Pergunu, Ansor, Banser, Fatayat, muslimat jamah Yasin dan tahlil, TPQ, Madin, pondok pesantren dan juga para wali santri.
Kegiatan yang di usung dengan melibatkan semua komponen NU ini pada akhirnya menjadi perputaran ekonomi warga berjalan, dan saling bekerjasama dalam mensukseskan acara HSN ini.
Beberapa warga sebenarnya merasa putus asa karena cuaca dan musim yang belum bersahabat menjadikan masa panen menjadikan kesulitan dalam memutar roda ekonomi.
Menurut beberapa sumber, kondisi seperti ini berakibat pendapat masyarakat semakin menurun, pengeluaran tetap keluar akan tetapi pemasukan minim.
Dengan adanya peringatan HSN 2026 yg di instruksikan oleh MWCNU kec Paciran, warga NU kemudian bersama-sama merencanakan sebuah even dengan usaha yang di inisiasi dari warga NU bersama NU untuk NU. Hasilnya para pedagang UMKM, petani, nelayan dan sebagainya mereka saling bekerjasama dalam mensukseskan kegiatan secara mandiri.
Warga NU yang di pasar tradisional mengalami peningkatan dari hari biasa. Penjualan UMKM banyak dibutuhkan untuk dorprize dan hadiah yang di sediakan dari UMKM sendiri.
Dampak dari perilaku masyarakat NU ini menjadikan geliat ekonomi warga NU Banjarwati berputar dan menjadikan omzetnya meningkat.



