By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Prabowo mengaku cocok dengan NU dan Gus Dur
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Prabowo mengaku cocok dengan NU dan Gus Dur
Nahdliyyin

Prabowo mengaku cocok dengan NU dan Gus Dur

18/11/2023 Nahdliyyin
Menhan Prabowo saat menghadiri pembukaan Muskernas III PP ISNU di kompleks Pasca Sarjana Pesantren Mahasiswa Al Hikam, Malang, Sabtu (18/11/2023). (*/isnu)
SHARE

Malang, Radar96.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengaku dirinya merasa cocok dengan NU dan Gus Dur, bahkan dirinya sering memijat Gus Dur (mantan Ketua Umum PBNU dan mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid).

“Kayaknya, saya sejak dulu memang cocok dengan NU, saya juga dekat dengan Gus Dur, jadi saya jenderal yang Gusdurian (cocok dengan Gus Dur),” katanya dalam sambutan pada pengukuhan Guru Besar Kehormatan Universitas Islam Malang (Unisma) Prof (HC, Unisma) DR H Ali Masykur Moesa SH MHum MSi di Malang, Sabtu.

Dalam acara yang dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Rektor Unisma Prof Masykuri, Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu menjelaskan kecocokannya dengan NU (Gus Dur) itu karena NU sangat menjaga Islam yang moderat, sejuk, dan melindungi semuanya.

“NU mengajarkan Islam yang sejuk, toleran, melindungi semua, nggak mengizinkan kekerasan, ekremisme. Jadi, dari dulu saya dekat dengan Ansor, dengan NU, saya juga Gusdurian, saya jenderal yang sering jadi tukang pijat Gus Dur,” katanya.

Merespons pidato pengukuhan Prof Ali Masykur Moesa itu, Menhan Prabowo tampil maju ke depan para guru besar memberi penghormatan dengan agak menunduk dan langsung mengangkat tangannya.

“Saya harus menaruh hormat, karena Profesor adalah posisi cendekia yang tertinggi, kalau di tentara itu jenderal, jadi profesor itu nggak jauh dengan jenderal bintang empat,” katanya.

Pada hari yang sama, Menhan Prabowo saat membuka Mukernas III PP ISNU di kompleks Pasca Sarjana Pesantren Al Hikam Malang mengajak bangsa Indonesia bersatu, karena bangsa Indonesia adalah satu saudara besar.

“Kita bisa saja bertanding dan berkompetisi, tapi kita harus tahu bahwa kita adalah satu saudara yang besar, karena itu kedepan kita harus bersatu untuk membangun rakyat,” katanya.

Terkait ISNU, Prabowo menilai NU memiliki peran sejarah yang heroik dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, karena itu dirinya mengajak kerja sama ISNU untuk membangun kesejahteraan masyarakat.

“Saya ajak ISNU membangun bangsa dan negara ini, karena sarjana itu lebih unggul. Kita adalah negara besar dengan sumber daya alam juga besar tapi kita masih tergantung impor. Negara kita adalah lumbung pangan, tapi selama ini masih impor. Ini harus diubah, nanti ISNU saya undang ke Jakarta,” katanya, disambut applaus hadirin.

Dalam kesempatan Mukernas III PP ISNU itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meyakini harapan untuk lumbung pangan dan optimalisasi manufaktur akan bisa dicapai Jatim.

“InSyaAllah, Jatim akan menjadi provinsi paling maju di negeri ini, karena capaian pertanian per hektare sudah diatas rata-rata nasional, sedangkan manufaktur akan dapat dicapai pada Mei 2024,” katanya. (*/isnu)

Iklan.

You Might Also Like

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Buka Raimuna Jatim ke-XIV, Gubernur Khofifah Usulkan Raimuna Jatim Digelar Rutin 3 Tahun Sekali
Next Article Prof Ali Masykur Moesa: Politik Pendidikan Islam Jangan Kaji Ulang Pancasila

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PDI Perjuangan Bondowoso Bangun Tradisi Malam Jumat Manis untuk Spiritualitas dan Dialog Kebangsaan
Sospol
Sejumlah Fraksi di DPRD Desak Pemkab Bondowoso Jelaskan Pelaksanaan APBD
Sospol
Risma pada Pidato Dies Natalis ke-13 Unusa: Kampus Harus Jadi Penggerak Solusi Pembangunan Berkelanjutan
Sospol
Polisi Gagalkan 50,90 Gram Sabu Masuk Bondowoso
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

21/06/2026
Nahdliyyin

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

21/06/2026
Nahdliyyin

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

19/06/2026
Nahdliyyin

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

18/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?