By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Tim “Jakarta Islamic Centre” rintis jaringan dengan Masjid Al Akbar Surabaya
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Tim “Jakarta Islamic Centre” rintis jaringan dengan Masjid Al Akbar Surabaya
Sospol

Tim “Jakarta Islamic Centre” rintis jaringan dengan Masjid Al Akbar Surabaya

24/11/2023 Sospol
Tim Pusat Pengkajian dan Pengembangan "Jakarta Islamic Centre" (JIC) merintis jaringan dengan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS). Rombongan dipimpin Wakil Kepala JIC DR KH Didi Supandi Lc di Surabaya, Jumat (24/11/2023). (*/mas)
SHARE

Surabaya, Radar96.com/MAS – Tim Pusat Pengkajian dan Pengembangan “Jakarta Islamic Centre” (JIC) merintis jaringan dengan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) untuk saling silaturahmi dan membangun kerja sama dalam manajemen “islamic centre” dan pengelolaan masjid.

“Kami datang untuk bersilaturrahmi dengan tujuan membangun jaringan dan kerja sama dengan Masjid Al Akbar. Kami menilai Masjid Al Akbar secara manajerial cukup profesional, karena itu bisa diteladani,” kata Wakil Kepala JIC DR KH Didi Supandi Lc di Surabaya, Jumat.

Tim Pusat Pengkajian dan Pengembangan “Jakarta Islamic Centre” (JIC) merintis jaringan dengan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS). Rombongan dipimpin Wakil Kepala JIC DR KH Didi Supandi Lc di Surabaya, Jumat (24/11/2023). (*/mas)

Disela-sela kunjungan ke MAS bersama sejumlah pengurus JIC yang diterima Ketua BPP MAS DR H Muhammad Qoderi, Bendahara BPP MAS H Sudarto, dan pengurus lainnya, ia menjelaskan pengurus JIC selama ini mengelola Islamic Centre dan Masjid Raya “dikawal” Dinas Sosial.

“Jadi, berbagai kegiatan rutin yang kami lakukan maupun kegiatan masyarakat yang menempati lokasi di Islamic Centre dan Masjid Raya itu semuanya bersifat sosial, karena memang menjadi bagian dari program Dinas Sosial,” katanya.

Oleh karena itu, kegiatan rutin yang dilaksanakan antara lain PHBI (peringatan hari besar Islam), khitanan massal, beasiswa, pelatihan Al-Qur’an Braille, pelatihan ekonomi warga (lokalisasi) Kramat Tunggak, dan pelatihan ekonomi syariah bekerja sama dengan kampus.

Sementara itu, untuk anggaran, pihaknya mengajukan ke Dinas Sosial. “Kalau kami menyewakan lahan untuk acara seperti di Masjid Al Akbar, atau mengadakan pinjaman usaha ekonomis seperti di Masjid Raya di Thailand Selatan, justru akan jadi temuan,” katanya.

“Karena itu, ke depan, kami ingin menjalin jaringan dengan Masjid Al Akbar, misalnya bekerja sama mengadakan Festival Maulid Nusantara dengan lomba teatrikal maulid atau barzanji, selawatan. Ada juga rencana Muktamar Dakwah Internasional,” katanya.

Dalam penyambutan tim JIC itu, Ketua BPP MAS DR H Muhammad Qoderi, menjelaskan manajemen JIC memang berbeda dengan MAS, karena JIC sepenuhnya ditangani pemerintah daerah (Dinas Sosial), sedangkan MAS bersifat swadaya/mandiri.

“Kalau operasional, kami bersifat swadaya melalui kegiatan-kegiatan yang menghasilkan di sini, kecuali kalau ada pembangunan, kami mengajukan hibah ke pemerintah daerah,” katanya.

Namun, ia merespons positif rencana JIC mengajak MAS untuk berjejaring. “Pelayanan kami selama ini masih seputar Jatim, seperti tabligh akbar atau majelis selawat, tapi kalau untuk pelayanan keluar seperti festival memang belum, tapi bisa dikoordinasikan,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Komisi PDUF MUI Jatim Siapkan Ekosistem Filantropi Modern

Masjid Al-Akbar Surabaya panen ratusan melon pada 1 Muharram 1448 H

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

100-an Santri Ikuti “Ngaji Soccer II” di Masjid Al-Akbar

Pemuda Asal Hongkong Resmi Memeluk Islam di Kota Probolinggo

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Bawaslu Memble, Ketidaknetralan Aparat Desa Terus Dipertontonkan
Next Article Politik Dinasti Diumbar Tanpa Malu, Perlunya Aturan Hukum

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

41 Mahasiswa Prodi Sejarah UIN KHAS Jember Kunjungi PWNU Jatim
Nahdliyyin
7 Mahasiswa Unusa Lulus di Taiwan, Rektor Sampaikan Sambutan Wisuda
Uncategorized
Komisi PDUF MUI Jatim Siapkan Ekosistem Filantropi Modern
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya panen ratusan melon pada 1 Muharram 1448 H
Sospol

You Might also Like

Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya Sembelih Sapi Presiden, Gubernur, dan Puluhan Sapi-Kambing

28/05/2026
Sospol

Prof.Dr.KH. Nazaruddin Umar, Menteri Agama RI Menyerahkan Sapi Qurban kepada PWNU Jawa TImur

27/05/2026
Sospol

Di hadapan 40.000 Jamaah Masjid Al-Akbar, Prof Halim Soebahar: Idul Adha Ajarkan Kesabaran Paling Tinggi

27/05/2026
Sospol

PWNU Jatim Terima Sapi Kurban 1,1 ton dari Gubernur Jatim

26/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?