By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Unusa Terima Pengakuan Internasional tentang Perlindungan dari Eksploitasi, Penyalahgunaan, dan Pelecehan Seksual
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Unusa Terima Pengakuan Internasional tentang Perlindungan dari Eksploitasi, Penyalahgunaan, dan Pelecehan Seksual
Sospol

Unusa Terima Pengakuan Internasional tentang Perlindungan dari Eksploitasi, Penyalahgunaan, dan Pelecehan Seksual

19/03/2024 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mencatatkan prestasi luar biasa dalam penilaian Protection from Sexual Exploitation and Abuse (PSEA). Penilaian ini menandai langkah signifikan dalam komitmennya terhadap standar kemanusiaan dan etika yang tinggi. Tercatat sejak tiga tahun yang lalu, Unusa telah dipercaya sebagai mitra pelaksana (implementing partner) oleh United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dalam menjalankan program penurunan angka stunting di wilayah Jawa Timur. Kepercayaan tersebut tidak datang begitu saja, melainkan diikuti dengan persyaratan ketat terkait kepatuhan terhadap PSEA.

PSEA (Protection from Sexual Exploitation and Abuse) adalah komitmen inti yang dicanangkan oleh Sekretaris Jenderal PBB dan Inter-Agency Standing Committee (IASC). Komitmen ini dinyatakan dalam IASC Six Core Principles on SEA dan Buletin Sekretaris Jenderal PBB ST/SGB/2003/13 tentang “Tindakan Khusus untuk Perlindungan dari Eksploitasi Seksual dan Pelecehan Seksual (PSEA)”. Dalam konteks lembaga-lembaga internasional, termasuk UNICEF, penegakan prinsip-prinsip PSEA menjadi landasan utama dalam memastikan keamanan dan perlindungan terhadap individu yang paling rentan terhadap eksploitasi dan penyalahgunaan.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unusa, Achmad Syafiuddin, PhD, mengungkapkan, dengan kesadaran akan tanggung jawabnya sebagai mitra pelaksana, Unusa telah memastikan bahwa PSEA bukan hanya menjadi bagian dari kebijakan formalnya, tetapi juga terintegrasi dalam setiap aspek manajemen dan operasionalnya. Tidak sekadar pencapaian, Unusa telah menunjukkan komitmen sejati dalam menerapkan prinsip-prinsip PSEA secara menyeluruh.

“Komitmen Unusa terhadap PSEA mencakup delapan standar yang telah ditetapkan oleh PBB, yaitu: kebijakan organisasi, manajemen organisasi, sistem sumber daya manusia, pelatihan wajib, pelaporan, bantuan dan tujukan, investigasi, dan tindakan korektif,” ungkapnya, Selasa (19/03/24).

Pria yang juga penerima penghargaan sebagai Profesor Terhormat (Distunguished Professor) dari Saveetha Institute of Medical and Technical Sciences (SIMATS) India ini menambahkan, dengan mencapai skor 8 atau full capacity dalam penilaian PSEA, Unusa secara efektif telah memenuhi dan bahkan melampaui standar yang ditetapkan. Ini menandakan bahwa Unusa telah berhasil membangun lingkungan yang aman, adil, dan bebas dari segala bentuk pelecehan dan penyalahgunaan, baik dalam konteks akademik maupun administratif.

“Proses penilaian tersebut tidak hanya melibatkan penilaian internal, tetapi juga melibatkan pihak independen dari India yang ditunjuk oleh UNICEF untuk memastikan objektivitas dan kredibilitasnya. Keputusan tersebut memastikan bahwa hasil penilaian PSEA terhadap Unusa merupakan cerminan yang akurat dari komitmen sejati dan implementasi yang efektif dari prinsip-prinsip PSEA,” ungkapnya.

Achmad Syafiuddin, PhD, yang menjabat sebagai Ketua dan Penanggung Jawab Proyek UNICEF, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pencapaian Unusa dalam hal PSEA. Dirinya menyatakan bahwa Unusa telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam memastikan kepatuhan terhadap standar internasional yang telah ditetapkan oleh UNICEF.

“Unusa telah menjadi salah satu institusi pendidikan yang sedikit di dunia yang telah mencapai tingkat keunggulan ini dalam hal penanganan PSEA. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa Unusa telah menjadi pionir dalam mempromosikan lingkungan kerja dan belajar yang aman, adil, dan terbebas dari segala bentuk pelecehan dan penyalahgunaan. Sebagai institusi pendidikan yang bertanggung jawab, Unusa berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan dan manajemen sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan etika yang telah ditetapkan oleh PBB,” ungkapnya.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal Unusa, Dr Wesiana Heris Santy, S KepNs, M Kep menuturkan, menilai prestasi Unusa dari sudut pandang lembaga internasional memang penting, bukan hanya sebagai tolok ukur kualitas institusi pendidikan, tetapi juga sebagai upaya untuk menarik minat mahasiswa asing.

“Melalui reputasi yang meningkat, Unusa dapat menjadi tujuan utama bagi mahasiswa dari seluruh dunia, yang pada gilirannya akan membantu meningkatkan reputasi global universitas kita. Ini adalah langkah penting dalam menjadikan Unusa sebagai lembaga pendidikan yang terpercaya dan diakui secara internasional,” ungkapnya.

Wesiana menambahkan, Unusa akan terus memperbaiki mutu internal sesuai dengan standar internasional. Hal ini merupakan langkah yang tak bisa diabaikan. Setiap lembaga penilai internasional memiliki standar yang berbeda-beda, oleh karena itu perlu adanya upaya berkelanjutan untuk menyesuaikan dan memenuhi standar tersebut.

“Dengan demikian, Unusa dapat terus berkembang dan memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan yang terkemuka di dunia,” ungkapnya.

Iklan.

You Might Also Like

IKSPI Kera Sakti Bondowoso Boyong 10 Medali dari Banyuwangi IKS Cup X

Prof Dr KH Moh Ali Aziz MAg Bagikan Dua Kiat Jadi Muslim yang Mukmin

Unesa dan Yayasan Darul Aitam Surabaya adakan Pelatihan Manajemen

PDI Perjuangan Bondowoso Bangun Tradisi Malam Jumat Manis untuk Spiritualitas dan Dialog Kebangsaan

Sejumlah Fraksi di DPRD Desak Pemkab Bondowoso Jelaskan Pelaksanaan APBD

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Khofifah dan Gus Miftah Sowan Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso Kediri
Next Article Ramadhan, NU Gaungkan Pesan Perdamaian dan Persatuan di Mekkah

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS
Ekraf
IKSPI Kera Sakti Bondowoso Boyong 10 Medali dari Banyuwangi IKS Cup X
Sospol
Prof Dr KH Moh Ali Aziz MAg Bagikan Dua Kiat Jadi Muslim yang Mukmin
Sospol
Unesa dan Yayasan Darul Aitam Surabaya adakan Pelatihan Manajemen
Sospol

You Might also Like

Sospol

Risma pada Pidato Dies Natalis ke-13 Unusa: Kampus Harus Jadi Penggerak Solusi Pembangunan Berkelanjutan

02/07/2026
Sospol

Polisi Gagalkan 50,90 Gram Sabu Masuk Bondowoso

02/07/2026
Sospol

Empat Santri SMP Sains Tebuireng Lolos OSN Provinsi, Pertahankan Rekor Terbaik Jombang Dua Tahun Beruntun

02/07/2026
Sospol

Dekan FH Umaha Apresiasi Peluncuran SiMantap Polresta Sidoarjo

01/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?