Tulungagung, radar96.com – Sejak sore hari Desa Kedungwaru Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung diguyur hujan deras. Menjelang maghrib sempat reda sebentar, lalu setelah maghrib hujan turun lagi.
Dalam suasana yang dingin itu keluarga besar Pesantren Al-Azhaar Tulungagung tetap memadati ruang pertemuan utama pesantren pada Sabtu 13 Syawal 1446 H (12/4) hingga penuh sesak. Sekitar seribu orang anggota keluarga besar pesantren tersebut berkumpul untuk melaksanakan halal bihalal, sekaligus haul Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki Al-Hasani (Abuya Sayyid Muhammad) serta bershalawat bersama munsyid internasional, KH Nashir Mansur dari Jakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh KH Baidlowi, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung, jajaran Muspika Kedungwaru (Camat, Kapolsek dan Danramil, Kakan Kemenag Tulungagung, KH Makmun, KH Ghufron, KH Luqman, Kades Kedungwaru, Advokat Pujihandi, serta beberapa undangan lain.
Bupati Tulungagung, Gatot Sunu Wibowo dalam sambutannya menyampaikan pesan untuk menjaga persatuan. Pemerintah Kabupaten Tulungagung, kata Gatot, tidak hanya berkonsentrasi pada pembangunan fisik, tetapi juga akan mementingkan pembangunan generasi. “Atas nama pribadi dan pemerintah, kami mohon maaf di suasana idul fitri ini,” tutur Gatot.
Munsyid Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki Al-Hasani, KH Nashir Mansur Idris di sela-sela sambutan menuturkan tentang kemuliaan nasab Abuya Sayyid Muhammad dan manhaj tarbiyahnya.
Sementara itu pengasuh Pesantren Al-Azhaar Tulungagung, KH Imam Mawardi Ridlwan menuturkan dengan penuh rasa syukur, sebab keluarga besar Al-Azhaar Tulungagung dapat kompak dan saling memaafkan. Semua kekhilafan, baik disengaja atau tidak disengaja, dimintakan maaf atau tidak, semua telah dimaafkan, agar tidak menjadi beban di akhirat kelak. Mereka tidak keberatan saling berjabat tangan, yang berarti bersinergi untuk membangun generasi Indonesia yang shalih.
“Pesantren Al-Azhaar Tulungagung berharap, Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung lebih fokus membangun generasi emas Indonesia. Libatkan pondok pesantren dalam membangun generasi shalih dan cerdas, agar menjadi penuh berkah,” tutur Kiai Imam Mawardi.
Pejabat Teras Tulungagung Hadiri Halal Bihalal dan Haul Abuya Sayyid Muhammad di Pesantren Al-Azhaar



