Jombang, radar96.com – Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) MUI Provinsi Jawa Timur bersama mitra strategis, Trimegah Sekuritas Indonesia dan Danapathi Asset Management, melakukan kunjungan silaturahim ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang pada Selasa (27/7/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun sinergi antara ulama, pesantren, dan industri jasa keuangan dalam mendorong penguatan pengelolaan dana umat serta kemandirian ekonomi pesantren.
Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi PDUF MUI Jatim, KH Miftah Jauhari, SE, didampingi Wakil Ketua M Syafi’i, dan Sekretaris Moch Rizzqi Aladib. Turut hadir Hasbie Sukaton, Head of Mutual Fund and Partnerships Strategy Trimegah Sekuritas Indonesia beserta jajaran, serta Dedy Hendrawan, Direktur Danapathi Asset Management yang juga bersama tim. Tak lupa, mereka juga didampingi Prof Dr H Mohammad Baharun, MA, salah seorang anggota Dewan Pengawas Syariah.
Kunjungan pertama dilaksanakan ke Ribath An-Najiyah 1 Tambakberas dengan bersilaturahim ke Gus Wafi Amanulloh selaku pengasuh ribath. Pertemuan berlangsung hangat dengan membahas pentingnya membangun ekosistem pengelolaan dana umat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan untuk mendukung kemajuan pesantren.
Agenda berikutnya dilanjutkan ke kompleks Al-Lathifiyah, kediaman Nyai Hj Mundjidah Wahab. Ditemui Bu Nyai Mundjidah dan H Mujtahidur Ridho (Gus Edo), pengasuh pesantren. Dalam pertemuan tersebut, rombongan berdiskusi mengenai peluang pengembangan dana abadi pesantren, penguatan wakaf produktif, serta pentingnya kolaborasi antara pesantren, lembaga filantropi, dan sektor jasa keuangan dalam memperkuat kemandirian lembaga pendidikan Islam.
Kunjungan terakhir dilakukan kepada KH M Hasib Wahab, Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Pada kesempatan tersebut dibahas berbagai peluang kerja sama strategis dalam pengembangan dana abadi pesantren, peningkatan literasi keuangan, investasi yang aman dan bertanggung jawab, serta penguatan tata kelola aset umat sebagai fondasi keberlanjutan pesantren di masa depan.
Ketua Komisi PDUF, Gus Miftah Jauhari, menyampaikan bahwa silaturahim ini merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih erat antara pesantren dengan lembaga keuangan dan pengelola investasi yang memiliki komitmen terhadap pengembangan dana umat.
“Pesantren memiliki potensi besar dalam membangun kemandirian ekonomi. Dengan tata kelola yang baik dan kolaborasi yang tepat, dana umat dapat dikelola secara produktif sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Trimegah Sekuritas Indonesia dan Danapathi Asset Management menyampaikan komitmennya untuk mendukung peningkatan literasi keuangan dan investasi bagi pesantren melalui berbagai program edukasi serta pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan lembaga.
Melalui rangkaian silaturahim ini, Komisi PDUF MUI Provinsi Jawa Timur berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara ulama, pesantren, lembaga filantropi, dan industri jasa keuangan sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi dalam pengembangan dana abadi pesantren, pengelolaan wakaf produktif, serta pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan.



