By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah Lakukan “Topping Off” Gedung Gus Dur RSU Muslimat NU Ponorogo
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah Lakukan “Topping Off” Gedung Gus Dur RSU Muslimat NU Ponorogo
Sospol

Gubernur Khofifah Lakukan “Topping Off” Gedung Gus Dur RSU Muslimat NU Ponorogo

14/05/2025 Sospol
SHARE

Ponorogo, radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimistis pembangunan Gedung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Rumah Sakit Umum (RSU) Muslimat NU Ponorogo akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak.

Tidak hanya itu, ia juga berharap peningkatan fasilitas kesehatan di RSU Muslimat NU akan turut berperan dalam penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) serta menurunkan angka stunting di Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya.

“Rumah sakit ini akan menjadi referensi kebahagiaan tidak hanya bagi warga NU Ponorogo tapi juga masyarakat umum sekitar Ponorogo, terutama untuk layanan ibu dan anak, termasuk diantaranya layanan tumbuh kembang anak,” tegas Khofifah setelah topping off atau peletakan mortar konstruksi Pembangunan Gedung Gus Dur RSU Muslimat NU di Kabupaten Ponorogo, Rabu (14/5).

Gubernur Khofifah menjelaskan peningkatan layanan kesehatan di RSU Muslimat NU sekaligus menjadi wujud nyata ikhtiar pemerataan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Hal ini sejalan dengan upaya Pemprov Jatim untuk turut mewujudkan Asta Cita Presiden RI.

Selain itu juga bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quickwin, khususnya PHTC kedua, menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, menuntaskan kasus TBC, dan membangun Rumah Sakit lengkap berkualitas di kabupaten.

“Hal ini juga sejalan dengan cita-cita yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya keempat yaitu Jatim Sehat. Itu upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan untuk semua atau health for all yang berkualitas, merata, mudah diakses dan berkeadilan, serta sinergi dengan perwujudan universal health coverage,” terangnya.

Khofifah menjelaskan dalam menghadapi tantangan global, isu pemerataan pelayanan kesehatan yang berkualitas perlu dipahami dalam konteks kolaboratif antar-stakeholder. Pemerintah Provinsi Jawa Timur membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan sektor swasta.

“Kami berterima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas peran serta RSU Muslimat Ponorogo dalam mendukung seluruh upaya pembangunan dan program bidang kesehatan di Provinsi Jawa Timur,” tuturnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga berpesan agar memanfaatkan teknologi informasi guna mempermudah akses sekaligus meningkatkan kualitas layanan di rumah sakit. Menurutnya hal ini bagian dari tantangan yang harus dihadapi bersama.

“Semoga ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berinovasi, meningkatkan mutu pelayanan, dan memberikan layanan yang komprehensif, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjamin kenyamanan dan keselamatan pasien,” pesannya.

Di sisi lain, orang nomor satu di Jatim ini menyebut berdirinya RSU Muslimat NU Ponorogo dan hampir rampungnya pembangunan Gedung Gus Dur yang terdiri dari 7 (tujuh) lantai ini merupakan bukti nyata atas kontribusi NU khususnya Muslimat dalam bidang kesehatan.

Selain itu, penamaan gedung ini diharapkan mampu merefleksikan komitmen besar Gus Dur untuk menguatkan layanan kesehatan di lingkungan keluarga besar NU dan umat.

“Kita patut berbangga sekaligus bersyukur karena pada hari ini kita semua menjadi saksi tonggak sejarah, sebuah bukti pengabdian, dan pelayanan Muslimat NU serta Nahdlatul Ulama (NU) kepada umat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Khofifah menyebut pembangunan Gedung Gus Dur ini juga bagian dari persembahan Muslimat NU untuk 1 abad NU yang dihitung secara tahun Masehi, sehingga diharapkan gedung ini bisa mulai beroperasi pada akhir Januari 2026.

“Rumah sakit ini juga akan menjadi kado satu abad NU untuk tahun masehi yang akan kita peringati 31 Januari 2026,” kata Gubernur Jatim yang juga Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU itu.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan RSU Muslimat Ponorogo dan Gedung Gus Dur telah sesuai dengan cita-cita seluruh masayikh NU. Dimana NU menjadi motor dalam seluruh aspek perkembangan masyarakat, terutama di bidang kesehatan.

“RSU Muslimat Ponorogo merupakan salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut,” sebutnya.

Gubernur Khofifah juga mengapresiasi atas kolaborasi dan kontribusi nyata RSU Muslimat NU Ponorogo dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Jawa Timur. Khususnya melalui peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat Ponorogo dan sekitarnya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada RSU Muslimat Ponorogo atas seluruh pencapaian dan pengabdiannya,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan peletakan mortar pada konstruksi Gedung K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) RSU Muslimat NU Ponorogo oleh Gubernur Jatim yang didampingi Rais Syuriyah PBNU, Bupati Ponorogo, Forkopimda Kab. Ponorogo dan Dir. RSU Muslimat Ponorogo. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan

Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah

HUT ke-19, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah – Bondowoso Teguhkan Komitmen Berbagi untuk Anak Yatim

BariKade Gus Dur : Aspirasi Mahasiswa Harus Didengar, Persatuan Bangsa Harus Tetap Dijaga

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Peringkat Riset dan Inovasi Scimago 2025: Unusa Lampaui Sejumlah Kampus Bergengsi
Next Article Tiga Siswa MI Masjid Al-Akbar raih medali Kossmi Nasional di Bogor

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

MUKTAMAR BERKAH TANPA RISYWAH HASANAH
Kolom
OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Sospol
Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan
Sospol
Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah
Sospol

You Might also Like

Sospol

Ketua Bawaslu Surabaya: Penataan Dapil Pemilu 2029 Harus Kawal Kesetaraan Nilai Suara

19/06/2026
Sospol

Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal

18/06/2026
Sospol

Bondowoso Tingkatkan Produktivitas Tebu Melalui Program Bongkar Ratoon

18/06/2026
Sospol

KHR Achmad Azaim Ibrahimy: Muharram, Momentum Menata Hati dan Menguatkan Ukhuwah

18/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?