Tulungagung, radar96.com – Sejarah baru tercatat di Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Azhaar Kedungwaru, Tulungagung. Retnawati Firmansyah, sosok yang telah lama mengabdi di lingkungan Al Azhaar, resmi meraih gelar doktor pada usia 40 tahun. Gelar tersebut diperolehnya setelah mempertahankan disertasi dalam Ujian Promosi Doktor di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN Satu) Tulungagung, Kamis (15/1).
Retnawati, yang sejak masa SMP sudah bergabung dengan Al Azhaar untuk belajar mengaji, lalu melanjutkan pengabdian sebagai tenaga pengajar di SMP Al Azhaar sekaligus bendahara umum lembaga setelah meraih gelar sarjana.
Perjuangan akademiknya menjadi semakin istimewa karena gelar doktor itu ditempuh di tengah ujian hidup: membesarkan tiga anak setelah ditinggal wafat oleh sang suami. Namun akhirnya dia terbukti berhasil.
Dalam sidang terbuka yang berlangsung khidmat di Gedung Pascasarjana UIN Satu, Retnawati memaparkan disertasi berjudul Strategi Public Relation dalam Meningkatkan Citra Lembaga Pendidikan Islam (Studi Multisitus di Madrasah Tsanawiyah 1 dan 6 Tulungagung). Sidang dipimpin oleh Prof Dr H Akhyak, MAg, dengan Prof Dr Yatim Riyanto, MPd sebagai penguji utama.
Melalui kajian akademiknya, Retnawati menegaskan bahwa strategi hubungan masyarakat (public relation) adalah instrumen vital dalam membangun citra positif lembaga pendidikan Islam. Penelitiannya menghasilkan tiga temuan utama:
Pertama, pentingnya transparansi informasi dan komunikasi aktif untuk membangun kepercayaan publik. Kedua, peran kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan masyarakat sekitar dalam memperkuat citra lembaga. Ketiga, pemanfaatan media digital secara terarah untuk meningkatkan reputasi madrasah di era modern.
Suasana sidang terasa penuh nuansa akademik sekaligus kekeluargaan. Retnawati mampu menjawab pertanyaan penguji dengan baik sehingga dinyatakan layak meraih gelar doktor. Ketika ditanya bidang yang akan dikembangkan, ia menegaskan akan menekuni manajemen pendidik dan bisnis.
Hadir dalam kesempatan tersebut Pengasuh Pesantren Al Azhaar Kedungwaru, KH Imam Mawardi Ridlwan beserta Nyai Farida Dyah Nurhana, Dewan Syuro LPI Al Azhaar, para guru Al Isyroq Bangoan, guru Al Azhaar Kedungwaru, serta rekan-rekan mahasiswa program doktoral. Kehadiran kedua orang tua dan putra-putri Retnawati menambah kehangatan suasana.
Abah Imam menyampaikan bahwa capaian Retnawati adalah buah dari kerja keras, kesungguhan, dan ketaatan kepada orang tua. “Semoga Retnawati dapat menjaga ilmunya dan mengamalkannya, sekaligus menerapkannya dalam dunia dakwah dan pendidikan,” ujarnya.
Dengan diraihnya gelar doktor oleh Retnawati Firmansyah, LPI Al Azhaar Tulungagung menorehkan prestasi akademik sekaligus membuka lembaran sejarah baru. Kehadiran tenaga pendidik bergelar doktor diyakini akan meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadi inspirasi bagi civitas akademika serta masyarakat luas untuk terus menegakkan nilai ilmu pengetahuan, dakwah, dan pengabdian.

