By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Inovasi Pakan Ternak dari Bahan Lokal Jadi Unggulan BBK 7 Unair di Desa Pucuk, Lamongan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Inovasi Pakan Ternak dari Bahan Lokal Jadi Unggulan BBK 7 Unair di Desa Pucuk, Lamongan
Sospol

Inovasi Pakan Ternak dari Bahan Lokal Jadi Unggulan BBK 7 Unair di Desa Pucuk, Lamongan

06/02/2026 Sospol
SHARE

Lamongan – Kelompok Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga (Unair) Surabaya saat berada di Desa Pucuk, Pucuk, Lamongan, Jatim (26/1), melaksanakan Program Kerja Unggulan di bidang Lingkungan, yaitu RUMINBLOCK (Ruminansia Block).

Program kerja yang dilakukan bertujuan mengedukasi peternak ruminansia di Desa Pucuk untuk dapat mengolah bahan pakan alternatif yang berasal dari limbah pertanian berupa batang pisang dan dedak padi.

Selain itu juga mengedukasi peternak untuk dapat membuat suplemen ternak, yaitu Urea Mineral Block (UMB) dan Urea Molases Mineral Block (UMMB) sebagai nutrisi tambahan yang dapat dibuat dari bahan sampingan pertanian seperti dedak padi dan Molases (tetes tebu), sehingga meningkatkan kapasitas peternak dalam mengelola pakan ternak secara mandiri, ekonomis, dan berkelanjutan.

“Desa Pucuk menghadapi sejumlah tantangan dalam sektor peternakan, khususnya yang dirasakan oleh para peternak lokal. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan ketersediaan pakan ternak, minimnya pengetahuan mengenai pengolahan dan pemberian pakan yang tepat, serta tingginya biaya pakan yang belum dikelola secara efisien sehingga memberatkan peternak dalam menjalankan usahanya,” kata Purnomo, salah satu peternak domba dalam wawancara di desa itu, Jumat (6/2).

Ia menyatakan kurang lebih, permasalahan yang dirasakan peternak disini sama saja, biaya pakan mahal, mencari pakan juga susah, tapi harga jual ternaknya juga murah. “Jadi, peternak itu rugi sebenarnya. Saya kalau ngga hobi ya ga mau jadi peternak mbak,” katanya.

Menjawab permasalahan tersebut, Program Kerja RUMINBLOCK pun dilaksanakan mahasiswa dengan menyasar Peternak Desa Pucuk. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi terkait nutrisi ternak, yang membahas kebutuhan gizi dasar ternak serta pentingnya keseimbangan nutrisi dalam pakan.
Selain itu, dilakukan demonstrasi langsung pengolahan bahan pakan alternatif, dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar desa seperti dedak padi dan molases sebagai bahan utama pembuatan UMB dan UMMB. Selain itu, salah satu bahan yang diperkenalkan adalah batang pisang yang dicampur dengan dedak padi sebagai alternatif pakan ternak.

Melalui pendekatan edukatif dan aplikatif, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata atas permasalahan pakan yang selama ini dihadapi, karena kegiatan mahasiswa ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis kepada peternak dalam mengolah limbah lokal agar bernilai guna.

Harapannya, kegiatan pengabdian masyarakat ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan produktivitas peternak, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan limbah lokal secara berkelanjutan.

Dampak dari kegiatan ini terlihat dari tersedianya pakan alternatif bagi ternak, berupa campuran batang pisang dan dedak padi, serta meningkatnya pemahaman peternak dalam mengolah sumber daya lokal menjadi pakan ternak. Peternak diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh secara berkelanjutan sehingga mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan kesejahteraan usaha peternakan di Desa Pucuk. (*/kia)

Iklan.

You Might Also Like

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau

Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna

Muktamar NU Harus Menjadi Ruang Adu Gagasan, Bukan Adu Bohir

PDUF dan LPP MUI Jatim Matangkan Kolaborasi Pengembangan Dana Abadi Pesantren

PDUF dan LPEU MUI Jatim Jajaki Kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Hanan Attaki: Ramadhan Bulan Rehat Mental dan Bulan Caper Terbaik pada Allah
Next Article Jamaah Mujahadah Kubro “Satu Abad NU” di Malang-Jatim Tembus 104.541 orang

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau
Sospol
Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna
Sospol
Negara Wajib Melindungi Rakyatnya
Kolom
Obituary John L. Esposito: Sang Pembela Wajah Moderat Islam di tengah Islamophobia
Kolom

You Might also Like

Sospol

Keunikan MPLS Al Azhaar Kedungwaru

17/07/2026
Sospol

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Kelurahan Curahdami – Bondowoso Bersinergi Wujudkan Data Wilayah yang Akurat

13/07/2026
Sospol

Penanganan Perkara Febrie Adriansyah jadi Ujian Konsistensi Sistem Peradilan Pidana Terpadu

12/07/2026
Sospol

38 Masjid di Jatim Lolos Seleksi “Masjid Award 2026” DMI-Demasindo

12/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?