By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Bina Desa Aswaja di Nganjuk, LD PWNU Jatim Turunkan Dai Selama Ramadhan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Bina Desa Aswaja di Nganjuk, LD PWNU Jatim Turunkan Dai Selama Ramadhan
Nahdliyyin

Bina Desa Aswaja di Nganjuk, LD PWNU Jatim Turunkan Dai Selama Ramadhan

17/02/2026 Nahdliyyin
SHARE

Nganjuk, radar96.com – Lembaga Dakwah (LD) PWNU Jawa Timur bekerja sama dengan PCNU Kabupaten Nganjuk melaksanakan Program Dai Bina Desa Aswaja An-Nahdliyah dengan menurunkan dai selama Ramadhan 1447 H di Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Jatim.

Dalam acara pembukaan program itu di pendopo kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Selasa (17/2).

Rencananya, program berlangsung hingga 10 Maret 2026. Kegiatan ini juga didukung oleh Dewan Masjid lndonesia (DMI) Jawa Timur dan beberapa pihak. Seperti Pesantren Tebuireng, Pesantren Lirboyo, Pesantren An-Nur Malang, Pesantren Al-Azhar Tulungagung, dan Universitas lslam Malang (Unisma).

Koordinator program KH lmam Mawardi menegaskan bahwa program ini masuk tahun kedua. “Semoga menjadi bagian penting dalam mengembangkan dakwah yang rahmatan lil ‘alamin, sejuk, santun dan damai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Nganjuk, KH. Hasyim Affandi, menekankan pentingnya pendekatan intensif di wilayah Ngluyu yang tergolong daerah terpencil. “Terutama dalam penanaman nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah serta peningkatan amaliah ibadah masyarakat,” pesannya.

Dalam acara itu, Ketua LD PWNU Jawa Timur, KH Syukron Djazilan menegaskan bahwa dakwah memerlukan kolaborasi dan keteladanan sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad.

“Era Nabi, berdakwah tidak langsung banyak, tetapi penuh rahmah. Tidak memukul, tetapi merangkul dengan kesabaran. Orang yang berdakwah insya Allah akan mendapatkan pertolongan dari Allah,” tuturnya.

Program ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Ketua MWCNU Ngluyu, Kiai Roji, menyampaikan bahwa kondisi sosial masyarakat cukup beragam. “Bahkan terdapat desa yang jauh dari jangkauan sinyal komunikasi,” ujarnya.

“Dibutuhkan mental yang kuat dalam berdakwah di wilayah seperti Ngluyu ini,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Camat Ngluyu, Sanusi. Dia memperkenalkan kearifan lokal setempat, termasuk larangan penggunaan motif batik parang di wilayah tersebut.

“Ngluyu adalah wilayah ujung utara Kabupaten Nganjuk. Di sini ada larangan menggunakan batik parang, baik dalam bentuk sarung, baju maupun bungkus kado. Larangan ini tidak boleh ditawar,” tegasnya.

Dengan kolaborasi lintas lembaga dan semangat dakwah, dia berharap program ini mampu memperkuat nilai-nilai keislaman moderat. “Terutama mempererat ukhuwah serta membangun kehidupan masyarakat yang damai dan religius selama Ramadan,” pungkasnya. (*/ldnu#jum)

Iklan.

You Might Also Like

Presiden Prabowo Terima Kartu Anggota NU “Seumur Hidup”

KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU

MEKANISME BARU, KEPEMIMPINAN BARU dan ARAH BARU NU.

Muktamar 35 NU Sepakati Pilih Ketum PBNU melalui AHWA

Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ramadhan 2026 di Masjid Al-Akbar, Ada Apa?
Next Article LAZISNU PCNU Galakkan Program Sosialisasi Pengajuan SK UPZIS dan JPZIS

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Dari Hutan untuk Peradaban: Ketika Kepemimpinan Khofifah Mengubah Kelestarian Menjadi Kesejahteraan
Kolom
Jangan Biarkan Muktamar Pindah dari Tambakberas ke Media Sosial
Kolom
Ketika Sampah Berubah Menjadi Energi Peradaban: Khofifah dan Arsitektur Jawa Timur ASRI, Inovatif, dan Berkelanjutan
Kolom
Membaca Tiga Spektrum KepemimpinanKiai Miftah–Gus Yahya, Refleksi Kiai Sahal Mahfudz–Gus Dur, dan Warisan Diplomasi Peradaban Abah Hasyim Muzadi
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Di Markaz Alumni IPNU, Baznas RI Luncurkan Program Beasiswa Santri

29/08/2026
Nahdliyyin

Hari Pertama, 300 Penggembira Sambangi Posko PCNU Sidoarjo di Lokasi Muktamar

27/08/2026
Nahdliyyin

Prabowo Minta Kartu NU

27/08/2026
Nahdliyyin

Sambut Muktamar NU ke-35, PW IKAPETE Jatim Siap Gelar Muswil dan Rumuskan Rekomendasi Strategis

27/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?