By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Arum Sabil: Tri Dharma dan Dasa Dharma Harus Menyatu dalam Diri Guru
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Arum Sabil: Tri Dharma dan Dasa Dharma Harus Menyatu dalam Diri Guru
Sospol

Arum Sabil: Tri Dharma dan Dasa Dharma Harus Menyatu dalam Diri Guru

27/07/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) terus memperkuat kompetensi calon guru melalui pendidikan karakter. Sebanyak 197 mahasiswa program Pendidikan Profesi Guru (PPG) mengikuti pembukaan Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML) Gerakan Pramuka yang digelar di Kampus C Unusa, Senin (27/7/26). Dari jumlah tersebut, 163 peserta mengikuti KMD, sedangkan 34 peserta mengikuti KML.


Kegiatan dibuka oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil dan Rektor Unusa, Prof Tri Yogi Yuwono.
Dalam pengarahannya Rektor berharap, kegiatan ini akan menambah bekal bagi peserta dalam membangun karakter diri dan juga karakter anak didik ketika nanti menjadi seorang pendidik. “Di pundak kalianlah saya titipkan nama besar Unusa,” kata Rektor.


Arum Sabil menegaskan, perguruan tinggi dan Gerakan Pramuka memiliki tujuan yang sama, yakni membentuk manusia Indonesia yang berilmu, berkarakter, mandiri, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Perguruan tinggi membangun manusia melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara Gerakan Pramuka membangun manusia melalui pengalaman, keteladanan, penanaman nilai, dan learning by doing. Keduanya bertemu pada tujuan yang sama, yaitu melahirkan manusia Indonesia yang utuh,” ujarnya.


Menurut Arum Sabil, nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi memiliki keterkaitan yang erat dengan Dasa Dharma Pramuka. Pendidikan tidak sekadar memindahkan pengetahuan, tetapi memanusiakan manusia dan menumbuhkan karakter. Penelitian membentuk pribadi yang kritis, objektif, disiplin, serta terus belajar dan berinovasi. Sementara pengabdian kepada masyarakat menjadi ruang nyata pengamalan nilai-nilai kepramukaan.


“Ilmu yang tinggi akan kehilangan maknanya apabila tidak menghadirkan manfaat bagi sesama. Tri Dharma memberikan kerangka pengabdian seorang intelektual, sedangkan Dasa Dharma menjadi kompas moralnya. Ketika keduanya bertemu dalam diri seorang guru, lahirlah pendidik yang cerdas secara akademik, kuat secara karakter, sekaligus nyata dalam pengabdiannya,” katanya.


Ia menilai penyelenggaraan KMD dan KML sangat relevan bagi mahasiswa PPG yang kelak akan menjadi guru. Menurutnya, guru pada abad ke-21 tidak cukup hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu menjadi pendidik, pendamping, teladan, sekaligus pembina bagi peserta didik yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan arus informasi yang sangat cepat.


“Jangan melihat kursus ini hanya sebagai jalan memperoleh sertifikat. KMD dan KML merupakan investasi kompetensi bagi seorang pendidik,” tegasnya.


Arum Sabil juga mengajak para peserta agar hasil kursus tidak berhenti sebagai dokumen atau rencana tindak lanjut di atas kertas. Ia mendorong lahirnya gerakan Pramuka Produktif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui penguatan ketahanan pangan.


Menurutnya, gugus depan di sekolah maupun kampus dapat menjadi pusat pembelajaran produktif dengan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk budidaya tanaman pangan, hortikultura, perikanan, peternakan, hingga kewirausahaan berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik belajar disiplin, tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian sosial secara nyata.


Selain itu, Arum Sabil juga mengajak peserta mempersiapkan diri mengikuti Perkemahan Wirakarya 2026 melalui aksi-aksi pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti renovasi rumah tidak layak huni, penghijauan lingkungan, hingga pengembangan kebun pangan bersama masyarakat.


“Ketika seorang pramuka membantu memperbaiki rumah warga, membersihkan lingkungan, atau membangun kebun pangan bersama masyarakat, sesungguhnya ia sedang mengamalkan Dasa Dharma Pramuka. Di situlah Tri Dharma Perguruan Tinggi bertemu dengan Dasa Dharma Pramuka dalam tindakan nyata,” ujarnya.


Melalui penyelenggaraan KMD dan KML bagi mahasiswa PPG, Unusa menegaskan komitmennya mencetak calon guru yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kepemimpinan, karakter, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian. Bekal tersebut diharapkan menjadi fondasi lahirnya pendidik profesional yang mampu membentuk generasi muda Indonesia yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Iklan.

You Might Also Like

KPLP Bondowoso Lakukan Razia Gabungan bersama TNI-Polri ke Lapas Kelas IIB

BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Layanan KDS Dept Store dan Supermarket

SPPG Pujer Mangli-Bondowoso Salurkan 2.633 Porsi MBG

PP DMI Imbau Suara Luar Masjid hanya 5 Menit

5.000 Mahasiswa dan Santri Deklarasikan Tolak Narkoba dan Perpecahan di Mapolda Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Festival Literasi 2026, Bupati Bondowoso: Perkuat Gerakan Literasi
Next Article KKN 2026 di Kecamatan Tlogosari, UNIBO Fokus Perkuat Digitalisasi Desa

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Tim LP Ma’arif FC Juarai “HSN Soccer League 2026”, PWNU Jatim Harapkan NU Lahirkan Pemain Nasional
Nahdliyyin
Polsek Gandeng MWCNU Sisipkan Pesan Kamtibmas dalam Dakwah
Uncategorized
KPLP Bondowoso Lakukan Razia Gabungan bersama TNI-Polri ke Lapas Kelas IIB
Sospol
BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Layanan KDS Dept Store dan Supermarket
Sospol

You Might also Like

Sospol

Konfercab III, PA GMNI Bondowoso Berganti Kepemimpinan dengan Tekankan Soliditas

25/10/2026
Sospol

Yabika Peringati Hari Santri dengan Bershalawat Penuh Semangat Cinta Nabi

24/10/2026
Sospol

Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an

23/10/2026
Sospol

BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Pesantren, Sambut Hari Santri 2026

23/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?