By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan
Sospol

BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan

17/08/2026 Sospol
SHARE

Bangkalan, radar96.com — Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) membantah kabar bahwa organisasi tersebut telah mengambil sikap menolak rencana pembangunan industri di Bangkalan, Jawa Timur.

BASSRA menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan resmi terkait rencana industrialisasi tersebut.

Sekretaris Jenderal BASSRA KH Syafik Rofi’i mengatakan, pembahasan mengenai arah pembangunan Bangkalan memang sempat dilakukan dalam rapat organisasi. Namun, sejumlah pandangan yang muncul dalam forum tersebut belum menjadi keputusan kelembagaan.

“Belum ada sikap BASSRA untuk menolak. Itu masih pemikiran yang muncul dalam pembahasan, bukan kesepakatan atau keputusan,” ujar Syafik.

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul munculnya informasi yang mengaitkan rapat BASSRA dengan sikap penolakan terhadap rencana pembangunan industri di Bangkalan.

Menurut Syafik, dalam pertemuan tersebut terdapat sejumlah pandangan mengenai arah pembangunan Madura. Salah satunya adalah gagasan agar kepentingan dan pembangunan di tingkat provinsi lebih dahulu menjadi perhatian.

Namun, gagasan tersebut, kata dia, masih sebatas pandangan yang membutuhkan pembahasan lebih lanjut. Karena itu, tidak tepat jika pandangan yang disampaikan dalam forum disebut sebagai sikap resmi BASSRA.

“Kalau disebut BASSRA sudah memutuskan atau menyepakati menolak rencana industri di Bangkalan, itu tidak benar,” tegasnya.

Syafik menjelaskan, rapat yang menjadi sumber munculnya isu tersebut belum menghasilkan keputusan final. Karena itu, forum tersebut juga tidak dimaksudkan untuk dipublikasikan sebagai pernyataan resmi organisasi.

Ia meminta publik membedakan antara pandangan personal yang disampaikan dalam sebuah forum dengan keputusan organisasi.

“BASSRA tidak pernah memutuskan, menyepakati, atau memberikan pernyataan untuk menolak rencana industrialisasi di Bangkalan,” katanya.

BASSRA, lanjut Syafik, masih membuka ruang pembahasan mengenai rencana industrialisasi maupun rencana nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang berkaitan dengan agenda tersebut.

Sebelum menentukan sikap, BASSRA akan meminta pandangan dari berbagai unsur, mulai dari ulama, tokoh masyarakat, kalangan intelektual hingga elemen masyarakat lainnya.

Menurut Syafik, langkah tersebut diperlukan agar keputusan yang nantinya diambil tidak hanya merepresentasikan pandangan sebagian pihak, tetapi juga mempertimbangkan kepentingan masyarakat Madura secara lebih luas.

“Masih akan kami bahas lagi dengan berbagai kalangan. Jadi belum ada keputusan BASSRA,” ujarnya.

Sebagai ulama asal Bangkalan, Syafik menilai rencana pembangunan dan industrialisasi merupakan persoalan strategis yang perlu dibahas secara hati-hati. Aspirasi masyarakat, menurut dia, harus menjadi salah satu pertimbangan sebelum organisasi mengambil sikap.

Ia juga meminta agar informasi mengenai pembahasan BASSRA tidak dipelintir menjadi keputusan resmi organisasi.

BASSRA, kata Syafik, tetap terbuka terhadap berbagai pandangan mengenai masa depan pembangunan Bangkalan. Namun, sebuah sikap baru dapat disebut sebagai keputusan organisasi apabila telah melalui proses pembahasan dan mendapatkan persetujuan secara resmi.

Dengan demikian, hingga saat ini BASSRA belum menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan industri di Bangkalan. Sikap resmi organisasi masih menunggu pembahasan lanjutan bersama berbagai unsur masyarakat.

Klarifikasi tersebut sekaligus meluruskan informasi yang berkembang seolah-olah BASSRA telah mengambil posisi bulat menolak industrialisasi di Bangkalan. (*/bassra)

Iklan.

You Might Also Like

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

270 Warga Binaan Lapas Bondowoso Terima Remisi Kemerdekaan

Guru Besar UIJ Prof. Hamdanah Utsman: Pendidikan Islam Tak Boleh Kalah oleh AI

KETUA UMUM DPP LPKAN INDONESIA TERIMA BUKU “EKONOMI PANCASILA” ABAH DJONI: KEMERDEKAAN HARUS HADIR DI MEJA RAKYAT

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat
Next Article Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim
Sospol
Adab Berbeda Pendapat Menjelang Muktamar ke-35 NU
Kolom Opini
Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah
Sospol
Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat
Milenial

You Might also Like

Sospol

Jemaat Tiga Gereja di Sidoarjo Berikan Donasi untuk Muktamar NU

16/08/2026
Sospol

Harjabo ke-207, Bupati Hamid Tekankan Pentingnya Merawat Warisan Sejarah

16/08/2026
Sospol

MUNAS III BPN APTAKSINDO & PERJASI 2026 TUNTAS: USUNG TEMA “BERSATU BERKARYA MEMBANGUN NEGERI”, TETAPKAN KETUM BARU & DESAK LPJK KEMBALIKAN FUNGSI PEMBINAAN ASOSIASI

14/08/2026
Sospol

Tiga Siswa Bondowoso Ukir Prestasi di Jatim, Bersiap Tampil di OSN Nasional

13/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?