By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas
NahdliyyinUncategorized

PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas

23/10/2026 Nahdliyyin Uncategorized
SHARE

Surabaya, radar96.com – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya Ir KH Masduqi Toha membantah isu suap dan penyekapan muktamirin pada Muktamar ke-35 NU di Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada 27-31 Agustus 2026.

“Semua isu itu tidak benar. Sebagai peserta muktamar, saya tidak pernah menemukan soal uang suap itu. Juga, isu penyekapan di asrama haji itu hanya penampungan peserta muktamar yang datang duluan, sedangkan lokasi di pesantren belum siap,” katanya di Surabaya, Jumat.

Hal itu disampaikan Masduqi Toha merespons laporan dua PCNU ke KPK yakni PCNU Sekadau-Kalbar (isu suap Rp40 juta) dan PCNU Nias (isu suap Rp250 juta), padahal ada jajaran Syuriah PCNU setempat yang juga membantah isu itu. Juga, Gus Lilur (Khalilur R. Abdullah Sahlawiy) dalam sebuah siniar/podcast menyebut dugaan suap dengan sumber suap dari Kementerian ATR-BPN/Nusron Wahid.

Tidak hanya isu suap, namun isu penyekapan peserta muktamar di Asrama Haji Surabaya juga muncul. Masduqi Toha pun membenarkan jika pihaknya selaku anggota panitia memang membawa segebok uang saat berada di Asrama Haji Surabaya. “Itu bukan suap, tapi karena pengelola Asrama Haji Surabaya memang tidak mau dibayar secara transfer, sehingga saya membawa uang tunai untuk pembayaran 800-an muktamirin yang menginap,” katanya.

Pandangan Masduqi Toha yang dikonfirmasi saat Hari Santri di HBNO/PCNU itu pun dibenarkan Dewan Pers yang menyatakan tayangan siniar/podcast dari Forum Keadilan TV yang memuat tuduhan Gus Lilur terkait dugaan suap dalam Muktamar NU adalah melanggar Kode Etik Jurnalistik.

Bahkan, Dewan Pers dalam Risalah Penyelesaian Nomor 25/Risalah-DP/X/2026 tertanggal 15 Oktober 2026, menilai tayangan tersebut mengandung unsur fitnah karena menyiarkan tuduhan negatif terhadap pihak yang diadukan tanpa dasar. Forum Keadilan TV tidak menunjukkan bukti-bukti memadai terkait tuduhan bahwa pengadu terlibat dalam praktik suap di Muktamar.

Dalam kasus itu, Dewan Pers juga menemukan pelanggaran prinsip keberimbangan karena Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tidak diberikan kesempatan setara untuk menyampaikan klarifikasi sebelum tuduhan tersebut disiarkan.

Atas pelanggaran tersebut, Dewan Pers mewajibkan Forum Keadilan TV menghapus sebagian konten yang dipersoalkan, memberikan hak jawab secara proporsional, serta minta Forum Keadilan TV menyampaikan permintaan maaf kepada pengadu dan masyarakat.

Sementara itu, Plh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur KH Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) menegaskan bahwa santri itu selalu berperan untuk Indonesia, tanpa diminta. Setelah peran pada kemerdekaan Indonesia, sekarang pun peran santri dibutuhkan. “Santri sangat dibutuhkan di era teknologi digital untuk memadukan teknologi dengan moral/akhlak, karena teknologi tanpa moral itu akan menjadi bencana,” katanya.

Setidaknya, peran kekinian dari santri di era teknologi/digital yakni mewarnai era teknologi digital yang dalam bahasa santri disebut “Yaumul Harj” (zaman/era serba tak menentu) dengan moral atau ilmu agama, sehingga tidak hanya teknologi-nya yang maju, tapi manusia-nya juga maju.

Gus Firjaun menambahkan santri itu dimanapun mempunyai tiga citra khas yakni ilmu, adab/akhlak, dan khidmah/pengabdian. “Karena itu perlu Resolusi Jihad Digital, agar teknologi ada sentuhan akhlak menjadi Kesalehan Digital, sehingga teknologi terhindar dari konten yang bersifat framing, hoaks, bully, dan asal comot di medsos/AI yang tak akurasi/konteks,” katanya. (*/pcnu)

Iklan.

You Might Also Like

Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK

Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul

PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya

MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK
Next Article Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren
Milenial
Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an
Sospol
Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember
Nahdliyyin
Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Berkah Peringatan HSN 2026 NU Ranting Banjarwati, Omzet Pedagang UMKM Meningkat

22/10/2026
Uncategorized

Polres Bondowoso Kunjungi SLB Rayakan HUT Humas Polri ke-75

20/10/2026
Nahdliyyin

Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU

20/10/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober

19/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?