By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Waspada, Kitab Aswaja disusupi Ajaran Salafi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kontrahoax > Waspada, Kitab Aswaja disusupi Ajaran Salafi
Kontrahoax

Waspada, Kitab Aswaja disusupi Ajaran Salafi

04/10/2021 Kontrahoax
Kitab Aswaqja disusupi ajaran Salafi. (*/NUO/Ist)
SHARE

Oleh KH Ma’ruf Khozin *)

Upaya kelompok Salafi menyusupkan ajarannya ke kitab-kitab Aswaja bukan barang baru, sudah lama sekali. Tapi kini mereka membidik kitab yang paling sering digunakan oleh pengikut Mazhab Syafi’i, kitab Ianah ath-Thalibin, hasyiah dari kitab Fathul Mu’in yang dijadikan jenjang ‘fikih menengah’, dan hampir semua pesantren mengkajinya.

Keunggulan lain dari kitab Ianah ath-Thalibin ini, termasuk referensi yang paling banyak dijadikan rujukan dalam keputusan bahtsul masail, sebab muallif atau pengarang kitab tersebut wafat tahun 1302 H dan menjadi guru dari para muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama.

Sebelum secara khusus membahas apa yang disisipkan dalam kitab Ianah ath-Thalibin, ada baiknya ditelusuri dulu model-model kalangan Salafi dalam upaya menyusupkan ajarannya:

  1. Hadits

Di bidang hadits ini sepertinya yang paling banyak. Dapat dijumpai catatan Syekh Albani yang mentakhrij kitab Bulughul Maram karya Al-Hafidz Ibnu Hajar, ketika hadits qunut subuh langsung dikomentari ‘hadits munkar’.

Saat ngaji, saya beri penjelasan kepada jamaah bahwa Imam Ibnu Hajar itu Mazhab Syafi’i. Dan di kitab Raudhatul Muhadditsin, al-Hafidz Ibnu Hajar menilai hadits qunut subuh sebagai hadits hasan, bukan dhaif apalagi munkar.

  1. Akidah
    Saya temukan langsung saat menelaah Fathul Bari, karya Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqallani, guna persiapan kuliah subuh yang secara khusus ngaji kitab Sahih Bukhari. Bahwa pemberi ta’liq adalah Syekh bin Baz, Ketua Mufti Arab Saudi.
    Catatan yang disisipkan bukan soal nama-nama rijalul hadits, tetapi ketika Al-Hafidz Ibnu Hajar menakwil hadits-hadits yang secara zahir menunjukkan Allah seolah memiliki sifat yang sama dengan manusia. Karena Ibnu Hajar beraqidah Asy’ariyah, maka di catatan kaki Syekh bin Baz menyalahkan takwil Al-Hafidz Ibnu Hajar dan diarahkan menjadi tajsim.
  2. Fikih
    Demikian pula dalam ilmu fikih seperti karya-karya Imam Nawawi, di antaranya kitab Majmu’, Al-Adzkar dan Riyadhus Shalihin, terkait baca Al-Qur’an di kuburan langsung divonis salah dalam catatan kaki yang mengatasnamakan tahqiq.

Langkah Konkret
Sebenarnya mudah melacak susupan mereka ke dalam kitab-kitab klasik, yakni seputar amalan yang kalangan Salafi kampanyekan sebagai syirik dan bid’ah. Itu saja. Baik yang terdapat dalam kitab akidah, hadits dan fiqih. Bentuk konkretnya tidak lain dan tidak bukan adalah penguatan dalil-dalil amaliah Aswaja.

Gambar di atas ada di kitab Ianah ath-Thalibin menganjurkan ziarah ke makam para ulama. Namun pentahqiq justru mengatakan perjalanan ziarah kubur adalah dilarang. (*)

*) Penulis adalah Ketua Pengurus Wilayah (PW) Aswaja NU Center Jawa Timur
*) Sumber: https://jatim.nu.or.id/read/waspada–kitab-aswaja-disusupi-ajaran-salafi

Iklan.

You Might Also Like

PBNU Bantah Tudingan Terima Aliran Dana dari Perusahaan Tambang di Raja Ampat

Kemenag: Tidak Ada Larangan Gunakan Pengeras Suara di Masjid

Koalisi CekFakta.com Periksa 56 Hoaks

Gus Yahya: Transformasi Digital kurangi relevansi Ideologi

Forum “Tembang” Suarakan Demokrasi Damai di Ruang Digital Jelang Pilpres 2024

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah undang Pelaku UMKM Papua ikuti Pameran Dagang Jawa Timur
Next Article HUT TNI Ke-76, Gubernur Khofifah : Luar Biasa, kontribusi TNI tangani Pandemi Covid-19

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Kontrahoax

Idul Adha Ikut Pemerintah Arab Saudi atau Lokal?

18/06/2023
Kontrahoax

Luncurkan PESAT untuk Saring Hoaks Jelang Tahun Politik

30/04/2023
Kontrahoax

PBNU: Kepengurusan Definitif PCNU Kota Surabaya 2023-2024 Sah dan sesuai Peraturan

29/04/2023
Kontrahoax

“Kesalehan Digital” dan cara selamat di dunia digital

09/04/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?