By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah dukung deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah dukung deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba
Sospol

Gubernur Khofifah dukung deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba

19/05/2022 Sospol
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba di Gedung Aula Universitas Trunojoyo Madura, Kabupaten Bangkalan, Kamis (19/5) siang. (*/hmn)
SHARE

Bangkalan (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan dukungan penuh atas upaya Kepolisian Daerah Jawa Timur dalam upaya memberantas peredaran gelap narkoba serta penyalahgunaan narkoba di Jawa Timur.

Tidak hanya menyampaikan dukungan, Gubernur Khofifah juga mendorong adanya komitmen bersama memerangi narkoba yang dibangun oleh seluruh elemen strategis dan di semua lini.

“Hari ini, kita ingin bersama-sama membangun komitmen di seluruh elemen strategis di semua lini. Kita harus membangun komitmen untuk bisa memberikan perlindungan bagi anak-anak kita, generasi penerus, dan seluruh warga bangsa jangan sampai menjadi korban penyalahgunaan narkoba dan jangan sampai menjadi pengedar narkoba. Mari kita jaga dan kita lindungi keluarga kita,” ujar Gubernur Khofifah saat menghadiri gelaran Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba di Gedung Aula Universitas Trunojoyo Madura, Kabupaten Bangkalan, Kamis (19/5) siang.

Ia juga menuturkan bahwa komitmen bersama ini harus disertai dengan praktik langsung atau Action Plan di lapangan. Monitoring dilakukan mulai dari berbagai level lembaga terkait sampai masyarakat, terutama keluarga, menjadi hal terpenting.

“Deklarasi ini penting karena itu sebuah bangunan komitmen, tetapi Action Plan itu jauh lebih penting lagi,” ucapnya.

Narkoba, kata Gubernur Khofifah, secara tidak langsung akan berdampak pada pembangunan dan ketahanan nasional.

Menurutnya, narkoba merusak otak, sistem syaraf, hingga hilangnya rasa seseorang. Kerusakan tersebut bisa berakibat pada hilangnya kepekaan dan rasa sosial para penggunanya.

Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama bertanggungjawab dalam memberikan perlindungan bagi masa depan generasi penerus bangsa.

Gubernur Khofifah bahkan menyatakan kesiapan untuk turun langsung jika kegiatan deklarasi semacam ini akan berlanjut di wilayah-wilayah lain.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi penuh kepada jajaran Polda Jatim atas upayanya dalam pemberantasan narkoba. Proses pengungkapan yang dilakukan pun tercatat sebagai yang tertinggi nasional.

“Sementara monitoring akan peredaran narkoba di Jawa Timur oleh lembaga-lembaga terkait disebut Gubernur Khofifah sudah sangat luar biasa. Terima kasih atas kerja keras yang dilakukan selama ini,” ucap Khofifah.

“Kita berharap bahwa kita betul-betul bisa membangun kehidupan yang produktif tanpa narkoba. Produktifitas bisa semakin bagus, pasti masyarakat juga makin sehat,” pungkas Gubernur Khofifah.

Senada dengan Gubernur Khofifah, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memerangi narkoba. Dari pengalamannya selama ini, dirinya optimistis bahwa Indonesia nantinya akan bisa terbebas dari narkoba.

“Hari ini kita berkumpul semua untuk melaksanakan komitmen ini. Kami telah berkerja sama dengan seluruh pihak, mulai dari Bea Cukai, Imigrasi, BNN hingga TNI tidak pernah bocor,” tutur Kapolda Nico Afinta.

Oleh sebab itu, dia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pemprov Jawa Timur dibawah kepemimpinan Gubernur Khofifah.

“Jawa Timur bebas narkoba, Madura Produktif dan mampu bersaing dengan wilayah lain,” pungkasnya.

Sememtara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur Brigjen Pol Idris Kadir menyatakan bahwa pihaknya telah dan tengah melakukan program-program pencegahan dan penanggulangan narkoba di wilayah Madura.

“Khusus di wilayah Madura, kami sudah menyiapkan Desa Bersinar yang juga bersinergi dengan Kapolda melalui Kampung Tangguh,” tuturnya.

Melalui program tersebut dilakukan program-program ketahanan diri dan keluarga. Selain itu juga disiapkan program dengan intervensi berbasis masyarakat. Apabila di daerah tersebut ada yang terpapar, maka bisa segera ditangani.

“Narkoba itu sangat merusak. Narkoba itu menghancurkan generasi muda kita. Mari kita siapkan generasi muda kita yang sehat dan kuat untuk bisa bersaing dengan daerah bahkan negara lain,” lanjutnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Epidemiolog: Pelonggaran Mesti Tetap Diikuti Kewajiban Prokes
Next Article Megawati: PDIP Dukung Upaya BRICS Bentuk New Development Bank

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas
Nahdliyyin
OTT KPK di UNSOED: Ironi Mahalnya Biaya Kuliah, Integritas PTN Berubah Menjadi Kapitalis
Uncategorized
Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman
Sospol
PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

17/08/2026
Sospol

BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan

17/08/2026
Sospol

270 Warga Binaan Lapas Bondowoso Terima Remisi Kemerdekaan

17/08/2026
Sospol

Guru Besar UIJ Prof. Hamdanah Utsman: Pendidikan Islam Tak Boleh Kalah oleh AI

17/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?