By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah pastikan Kasus Monkeypox di Jatim Nihil
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah pastikan Kasus Monkeypox di Jatim Nihil
Sospol

Gubernur Khofifah pastikan Kasus Monkeypox di Jatim Nihil

22/08/2022 Sospol
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Kementerian Kesehatan RI telah mengonfirmasi kasus pertama Monkeypox atau cacar monyet masuk di Indonesia. Kasus tersebut ditemukan pada pasien laki-laki berusia 27 tahun pada Jumat (19/8) usai melakukan perjalanan ke Belanda, Swiss, Belgia dan Perancis.

Temuan kasus ini dipastikan menjadi perhatian serius pemerintah untuk mencegah penularan lebih luas.

Untuk itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau seluruh warganya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, kendati, Khofifah memastikan di Jatim belum terkonfirmasi adanya kasus positif Monkeypox.

“Alhamdulillah di Jatim belum ada kasus yang teridentifikasi dan semoga virus tersebut tidak sampai ke sini. Tapi bukan berarti kita bisa menyepelekan Monkeypox ini. Maka saya mengimbau agar masyarakat tetap tenang sambil menjalankan protokol kesehatan,” ucapnya di Gedung Negara Grahadi, Senin (22/8) pagi.

Khofifah menerangkan bahwa virus Monkeypox ditularkan melalui kontak erat manusia dengan manusia. Gejalanya antara lain adalah demam, sakit kepala, ruam pada kulit, nyeri otot dan kelelahan.

“Sebenarnya tingkat penularan Monkeypox ini lebih rendah dari Covid-19 dan gejalanya hampir sama dengan cacar air. Tetapi kita harus tetap siaga seperti saat kita menghadapi pandemi dulu,” terangnya.

Dalam kondisi seperti saat ini, Khofifah mengimbau agar masyarakat tidak takut memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika terdapat gejala yang mengindikasikan Monkeypox.

Lebih lanjut, gubernur perempuan pertama Jatim itu meminta masyarakat agar tidak panik. Ia menjelaskan Monkeypox tidak membutuhkan isolasi terpusat seperti saat pandemi Covid-19 menyerang. Akan tetapi karena penularannya melalui kontak erat dengan orang yang memiliki cacar monyet, sebaiknya tetap waspada dan menjaga jarak.

Terlebih, pasien yang terkena Monkeypox dapat sembuh dengan sendirinya dari gejala yang diderita pada minggu kedua atau keempat. Hanya saja, penanganan klinis harus tetap ditingkatkan untuk mempercepat proses pemulihan dan meminimalisir bekas luka.

“Sejauh ini, info dari Kemenkes bahwa pasien bisa sembuh sendiri kalau tidak ada infeksi tambahan atau komorbid berat. Jadi, selain melakukan protokol kesehatan, kita juga harus menjaga pola hidup sehat,” tuturnya.

“Dan kita harus terus mengedukasi diri sendiri dengan update informasi terbaru. Jangan sampai tidak tahu apa itu Monkeypox dan bagaimana cara mencegahnya. Hindari juga berita hoax agar suasana kondusif tetap terjaga,” imbuh orang nomor satu Jatim itu.

Mantan Menteri Sosial RI itu turut mengajak sinergitas semua elemen masyarakat dan pemerintahan untuk bahu-membahu mencegah penyebaran Monkeypox di Jatim. Dirinya juga mengatakan, bahwa pihaknya akan senantiasa memantau perkembangan virus agar dapat terkendali.

“Sekali lagi, untuk menghadapi ini kita butuh kerjasama semua pihak. Pelayan kesehatan harus siap dengan fasilitas dan pengobatan yang sesuai. Masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dan jangan bepergian ke luar negeri jika tidak urgent. Dan pemerintah harus mengawal ini sampai selesai,” pesannya.

Sebagai informasi, saat ini kasus terkonfirmasi positif Monkeypox mencapai 39.718 orang di seluruh dunia. Dari total kasus, angka meninggal dunia tercatat 12 orang atau kurang dari 0,001%.

Menurut data dari Kemenkes RI, pemerintah pusat telah menyiapkan 1.200 reagen untuk pemeriksaan Monkeypox yang dilakukan saat ada kecurigaan penularan. Nantinya, PCR Monkeypox akan dilakukan pada ruam-ruam di tubuh pasien. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

KPLP Bondowoso Lakukan Razia Gabungan bersama TNI-Polri ke Lapas Kelas IIB

BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Layanan KDS Dept Store dan Supermarket

SPPG Pujer Mangli-Bondowoso Salurkan 2.633 Porsi MBG

PP DMI Imbau Suara Luar Masjid hanya 5 Menit

5.000 Mahasiswa dan Santri Deklarasikan Tolak Narkoba dan Perpecahan di Mapolda Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Airlangga Diharapkan Tingkatkan Intensitas Komunikasi dengan Rakyat
Next Article Presiden Jokowi luncurkan Food Estate Mangga dengan Sistem Offtaker di Gresik

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Tim LP Ma’arif FC Juarai “HSN Soccer League 2026”, PWNU Jatim Harapkan NU Lahirkan Pemain Nasional
Nahdliyyin
Polsek Gandeng MWCNU Sisipkan Pesan Kamtibmas dalam Dakwah
Uncategorized
KPLP Bondowoso Lakukan Razia Gabungan bersama TNI-Polri ke Lapas Kelas IIB
Sospol
BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Layanan KDS Dept Store dan Supermarket
Sospol

You Might also Like

Sospol

Konfercab III, PA GMNI Bondowoso Berganti Kepemimpinan dengan Tekankan Soliditas

25/10/2026
Sospol

Yabika Peringati Hari Santri dengan Bershalawat Penuh Semangat Cinta Nabi

24/10/2026
Sospol

Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an

23/10/2026
Sospol

BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Pesantren, Sambut Hari Santri 2026

23/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?