By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: KSAD-Gubernur Khofifah tinjau Program Penurunan Stunting di Gresik
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > KSAD-Gubernur Khofifah tinjau Program Penurunan Stunting di Gresik
Sospol

KSAD-Gubernur Khofifah tinjau Program Penurunan Stunting di Gresik

01/09/2022 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurahman meninjau Program Penurunan Stunting di Gresik, Kamis (1/9/2022). (*/hmn)
SHARE

Gresik (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurahman meninjau Program Penurunan Stunting di Gresik, Kamis (1/9/2022).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menekankan bahwa salah satu langkah efektif dalam pencegahan dan mempercepat penurunan stunting yakni dengan menerapkan Pola Hidup Sehat sejak usia remaja.

Ditegaskan Khofifah bahwa Pola Hidup Sehat ini yang harus diikuti dari seluruh jenjang usia dan dilaksanakan sejak usia remaja guna memangkas terjadinya stunting di Jawa Timur.

“Pencegahan stunting harus dilaksanakan sejak usia remaja. Utamanya anak-anak muda yang saat ini bersekolah di jenjang SMP. Karena pencegahan stunting jika dilakukan setelah menikah dirasakan sudah terlambat,” ungkapnya.

Pada talkshow Program Penurunan Stunting di GOR Pusponegoro, Gresik, Gubernur Khofifah mengatakan life cycle atau lingkaran kehidupan dimulai dari usia balita, remaja, usia nikah, usia kehamilan, melahirkan hingga usia lansia harus menerapkan Pola Hidup Sehat.

Jikalau proses pencegahan stunting dimulai dari proses pernikahan sampai proses kehamilan sebenarnya sudah terlambat. Oleh karenanya pola hidup sehat harus menjadi perhatian penting.

“Jadi, kepada anak-anakku sejak usia SMP kalian harus menerapkan pola hidup sehat yang akan menjadi awal fisik yang sehat dan ketika menikah dan yang perempuan hamil melahirkan juga lahir bayi yang sehat kelak tumbuh kembangnya juga sehat. Secara berkelanjutan dan tersistem, maka stunting bisa diturunkan signifikan di Jawa Timur,” ujarnya.

Khofifah menegaskan bahwa untuk menurunkan stunting secara signifikan dibutuhkan format pendekatan yang komprehensif, antara lain Bapak dan Bunda asuh stunting di daerah, ada keberlanjutan pendampingan dan pengawalan sehingga berbagai kebutuhan gizi bayi balita dan anak stunting dapat dimaksinalkan.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, terus membangun sinergi sedetail mungkin bersama seluruh elemen strategis dengan melibatkan peran serta Forkopimda maupun Bupati/Walikota.

Bahkan, rapat koordinasi terus dilakukan secara khusus membahas tentang percepatan penurunan stunting di Jatim. Tak hanya itu, Pemprov Jatim bersama Pemkab/Pemkot terus melakukan pemetaan sedetail-detailnya.

“Saya yakin kehadiran Bapak KSAD di Jatim dalam mengukuhkan Bapak Bunda Asuh Anak Stunting di Gresik ini gaungnya bisa diikuti di seluruh Indonesia. Apa yang dicontohkan oleh Bapak KSAD ini adalah bentuk referensi dari upaya gotong royong menangani dan mengatasi permasalahan serius di tengah tengah masyarakat,” urainya.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, prevalensi stunting di Jatim sebesar 23,5 persen yang artinya dibawah rata rata nasional yang mencapai 24,4 persen. Pemprov Jatim terus berupaya bekerja keras agar penurunan stunting bisa dilakukan secara lebih masif di 38 kab/kota di Jatim.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurahman meninjau Program Penurunan Stunting di Gresik, Kamis (1/9/2022). (*/hmn)

Ditempat yang sama, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Dudung Abdurahman mengatakan, bahwa kehadirannya di Gresik Jatim ini untuk melihat realisasi dari implementasi penanganan anak-anak stunting, apakah sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pada hari ini juga, KSAD melakukan pengukuhan para pejabat di lingkungan Gresik untuk selanjutnya dijadikan Bapak dan Bunda Asuh anak stunting.

“Kesemuanya ini adalah harapan kita semua sejalan arahan dari Bapak Presiden agar stunting di Indonesia bisa ditekan dan diturunkan melalui bapak dan bunda asuh ini menjadi 14 persen,” tegasnya.

Jenderal Dudung memastikan bahwa peran TNI-AD akan senantiasa membantu pemerintah daerah dan BKKBN dalam mempercepat penurunan stunting di Indonesia.

“Muda-mudahan anak anak stunting di wilayah Gresik dan Provinsi Jatim bisa turun kasusnya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan pemberian makanan tambahan Bagi Balita Stunting dan Ibu Hamil.

Kampung Pancasila

Setelah mengukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting, KSAD bersama Gubernur Khofifah melanjutkan kunjungan ke Kampung Pancasila di Kelurahan Sukorame Gresik.

Tampak, KSAD Jenderal Dudung merasa kagum bahwa Pancasila bisa diimplementasikan di tingkat kelurahan dengan menggandeng semua elemen suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

Saat memberikan semangat dan motivasinya, KSAD menyatakan bahwa Kampung Pancasila didirikan dengan dilatarbelakangi adanya pihak yang mengancam NKRI. Dan yang bisa menguatkan itu adalah Pancasila melalui budaya gotong royong.

Maka dari itu, Kampung Pancasila seperti ini harus diperkuat dan disebarluaskan sebagai bentuk kecintaan masyarakat terhadap Pancasila.

Kampung Pancasila ini menerapkan nilai-nilai Pancasila dan menjadi kampung percontohan penerapan Pancasila. Kampung yang berpenduduk 70 KK ini memiliki keberagaman suku bangsa, di antaranya suku Jawa, Madura dan Bugis. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda

336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso

KHA Muzakki Alhafidz: Jangan Takut Hijrah, karena Hijrah itu Keniscayaan dan untuk Lebih Baik

Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka

SPPG se-Grujugan, Bondowoso Manfaatkan Masa Jeda Operasional MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article SMK Ma’arif NU Mantup-Lamongan raih juara Pawai Budaya HUT Ke-77 RI
Next Article Menko Marves Luhut Pandjaitan hadiri Temu Bisnis HPN di Banyuwangi

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PDIP Jatim: Bulan Bung Karno Momentum Bumikan Ideologi Lewat Kerja Nyata
Uncategorized
“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda
Sospol
Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin
Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Lintas Parpol di Surabaya Beri Sinyal Penambahan Dapil, KPU Pastikan Proses Terbuka dan Proporsional

24/06/2026
Sospol

Api Hanguskan Gudang Alas Tembakau di Pancoran Bondowoso

23/06/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Informasi Berkualitas untuk Masyarakat

22/06/2026
Sospol

Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren

20/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?