By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Buka FESyar Regional Jawa 2022, Gubernur Khofifah dorong Pengembangan Ekonomi Syariah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Buka FESyar Regional Jawa 2022, Gubernur Khofifah dorong Pengembangan Ekonomi Syariah
Ekraf

Buka FESyar Regional Jawa 2022, Gubernur Khofifah dorong Pengembangan Ekonomi Syariah

09/09/2022 Ekraf
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pembukaan FESyar Regional Jawa Tahun 2022 di Atrium Tunjungan Plaza Surabaya, Kamis (8/9/2022). (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Perkembangan ekosistem ekonomi syariah di Pulau Jawa memiliki peran esensial dalam perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, karena itu Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengapresiasi Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa Tahun 2022.

“FESyar Regional Jawa 2022 ini mampu mendorong pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang tidak hanya inklusif, tapi juga Go Global, Go Digital, dan Go Agriculture,” kata Khofifah saat menghadiri pembukaan FESyar Regional Jawa Tahun 2022 di Atrium Tunjungan Plaza Surabaya, Kamis (8/9/2022).

Pelaksanaan FESyar Regional Jawa 2022 menjadi bagian penting tak hanya bagi Jatim tapi juga bagi provinsi yang lain se-Jawa. “Maka mari kita bangun semaksimal mungkin dan seefektif mungkin seluruh proses pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif. Karena pada dasarnya pertumbuhan ekonomi harus dilakukan secara inklusif,” kata Khofifah.

Khofifah menjelaskan, pertumbuhan ekonomi selain harus inklusif saat ini juga ada tantangan untuk mengakses pasar Go Global, yakni bagimana pelaku ekonomi syariah dapat menembus pasar global lebih luas lagi.

Selanjutnya, ia juga mendorong ekonomi Syariah untuk Go Digital dengan mendorong pelaku UMKM syariah untuk menggunakan teknologi digital dalam mengakselerasi bisnis.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pembukaan FESyar Regional Jawa Tahun 2022 di Atrium Tunjungan Plaza Surabaya, Kamis (8/9/2022). (*/hmn)

“Kemudian pengembangan ekonomi syariah yang Go Agriculture yakni bagaimana menguatkan ketahanan dan kedaulatan pangan di berbagai wilayah di Jatim termasuk di lingkungan pesantren oleh para santri maupun masyarakat sekitar,” katanya.

Sedangkan dorongan Go Agriculture juga tak kalah penting. Menurut Khofifah, saat ini sektor agrikultur sangat penting karena dunia tengah dihadapkan pada tiga tantangan krisis. Yaitu krisis ekonomi global, krisis energi, maupun krisis pangan.

“Meskipun tahun 2020 dan 2021 produksi padi Jatim tertinggi nasional, tapi produksi padi kita harus terus kita jaga. Oleh karena itu sektor hortikulutura menjadi bagian penting dari penguatan ekonomi yang dilakukan di Jatim,” katanya.

Perkembangan ekonomi syariah di Jatim sejalan dengan perkembangan industri halal di Jatim yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif dan keberlanjutan. Jatim memiliki kekuatan dan peluang untuk menjadi kontributor utama pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Ditambah mayoritas masyarakat Jatim beragama Islam.

“Mudah-mudahan FESyar Regional Jawa ini dapat membangun sinergi ekonomi dan keuangan syariah untuk bisa memberikan penguatan terhadap pemulihan ekonomi yang inklusif bukan hanya se-Jawa, tapi akan memberikan resonansi ke seluruh wilayah Indonesia, bahkan global,” katanya.

Secara khusus Gubernur Khofifah turut mengapresiasi pelaksanaan Fesyar yang memberikan referensi kepada Wali Songo. Yang di dalamnya adalah Wali Songo asal Jatim yakni Sunan Drajat. Sunan Drajat dikenal salah satu dari Wali Songo yang mendidik masyarakat melalui sektor pertanian. Sampai saat ini Lamongan menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang menjadi tempat produksi padi tertinggi di Jatim dan lahan sawahnya terluas di Jatim.

“Apa yang diinisiasi oleh Sunan Drajat yakni bagaimana membangun kekuatan ekonomi dari sektor agrikultur. Maka sesungguhnya referensi Sunan Drajat menjadi sangat penting bagaimana membangun ekonomi dari sektor pertanian terlebih saat dunia sedang terancam krisis pangan. Ketahanan pangan harus kita jaga,” katanya.

Khofifah pun kembali menyampaikan nasehat yang disampaikan Sunan Drajat.

Pertama, Berilah tongkat pada orang yang tidak melihat. Hal ini berarti bagaimana literasi ekonomi, literasi digital dan literasi ekonomi syariah harus disampaikan.

Kedua, berilah payung kepada orang yang kehujanan. “Pesan Sunan Drajat berikan payung pada yang kehujanan adalah program perlindungan sosial. Apalagi hari-hari seperti saat ini saya rasa social protection atau perlindungan sosial antara lain adalah upaya untuk memberikan payung jangan sampai mereka tenggelam di dalam kedalaman dan keparahan kemiskinan,” katanya.

Ketiga yakni berilah makan pada orang yang lapar artinya bagaimana tidak hanya mencari profit semata tapi juga berbagi kepada yang lain. Selanjutnya berilah pakaian pada orang yang pakaiannya sudah tidak layak, artinya bagaimana membangun kemakmuran untuk yang lain.

“Pesan ini jadi bagian penting bagaimana kemudian masing-masing pelaku ekonomi syariah akan membuka lapangan kerja baru, akan memberikan kehidupan baru akan memberikan harapan-harapan baru. Bahwa banyak orang yang butuh dituntun, banyak orang yang butuh didampingi banyak orang yang butuh dikawal. Itulah saya rasa inklusifitas yang harus dibangun oleh seluruh pelaku ekonomi syariah,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa pelaksanaan FESyar Regional Jawa selalu dilakukan di Provinsi Jawa Timur yakni Surabaya karena Surabaya, Jawa Timur pengembangan ekonomi syariahnya sangat baik.

“Sembilan tahun lalu kita mulai Fesyar dari Surabaya Jawa Timur, Alhamdulillah tahun ke sembilan ini kita diberkahi Allah untuk memajukan ekonomi keuangan syariah tidak hanya di Jawa, tidak hanya Indonesia tapi Go Global,” katanya.

Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Fesyar ini yakni sektor rempah-rempah go global, digitalisasi dan ketahanan pangan. Terkait rempah-rempah ini ia mengajak untuk membangun kembali jalur rempah-rempah dari nusantara ke dunia.

Apalagi, 400 tahun yang lalu Indonesia adalah pusat rempah-rempah dunia, dan 11 persen dari supplier rempah-rempah dunia adalah dari nusantara. Ditambah 30 ribu jenis rempah-rempah dunia itu dari nusantara.

“Rempah-rempah adalah betul-betul komoditas dari dulu, sekarang dan ke depan. Mari kita angkat lagi rempah-rempah ini agar Go Global. Mari kita hidupkan di pertanian hibrida yang di pondok pesantren terhusus rempah-rempah. Kita olah ada agregator nya kita export ke Timur Tengah Mesir ke Eropa Insya Allah ekonomi kita akan semakin tumbuh, rakyatnya sejahtera,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BI Jatim, Budi Hanoto mengatakan, FESyar Jawa 2022 merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang mempunyai visi, misi, dan komitmen bersama untuk mendorong kemajuan dan pengembangan ekonomi syariah.

“Ada tiga topik utama dalam FESyar Jawa kali ini yakni Economic Inclusion, Halal and Green Lifestyle dan Digital Economy. Dimana rangkaian kegiatannya meliputi Sharia Economic Forum, Sharia Fair, Tabligh Akbar, business coaching and business matching, showcase UMKM offline dan virtual,” katanya.

Menurutnya, beberapa highlights dalam Fesyar kali ini yakni Go Global, Go Digital dan Go Agriculture. Go Global “HILAL” (Hilirisasi produk halal untuk pasar global) yakni kerjasama UMKM Rempah binaan se-Jawa dengan Global Halal Hub (Agregator) dalam menembus pasar global. Go Digital – Digest (Digitalization for Shariah Economic Empowerment), serta Go Agriculture-SHAF (Social Partnership for Food Security).

FESyar Regional Jawa 2022 kali ini mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa Untuk Memperkuat Pemulihan Ekonomi Jawa yang Inklusif”. FESyar Regional Jawa diselenggarakan secara pada 8-10 September 2022 dan merupakan rangkaian kegiatan menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang akan diselenggarakan pada 5-9 Oktober 2022. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Festival Muharram 2026 di Bondowoso Putar Ekonomi Rp3 Miliar ke UMKM dan Industri Halal

SPIM Coffee hingga Pisang Cavendish, Andalan Usaha Pesantren SPEAM Bersama OPOP

Exponak 2026, Domba Sumo Jadi Ikon Baru Peternak Muda Bondowoso

Produk OPOP Jatim Meriahkan Pameran dan Pagelaran Seni Islami Gusdurian di Kediri

SIKLUS, Inovasi Pasta Gigi Herbal Karya Pesantren Hidayatullah Surabaya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Lima Penyandang Disabilitas Peserta Job Fair diajak Gubernur Khofifah nikmati “Grahadi Malam Hari”
Next Article PBNU hadirkan Pemimpin Agama Dunia dalam Forum R20 di Bali

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PDUF MUI Jatim dan Bupati Trenggalek Jajaki Kolaborasi Green Carbon dan HSN
Uncategorized
PDIP Jatim: Bulan Bung Karno Momentum Bumikan Ideologi Lewat Kerja Nyata
Uncategorized
“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda
Sospol
Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin

You Might also Like

Ekraf

Daru Skin Care Jadi Produk Unggulan, Pesantren Daarul Ukhuwwah Perkuat Ekonomi Bersama OPOP Jatim

15/06/2026
Ekraf

Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya dorong Legalitas Rokok Rakyat dan Percepatan KEK Tembakau Madura

12/05/2026
Ekraf

Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

10/05/2026
Ekraf

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

09/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?