By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pergunu DKI Jakarta luncurkan Program Pesantren Siap Kerja ke Jepang
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kultural > Pergunu DKI Jakarta luncurkan Program Pesantren Siap Kerja ke Jepang
Kultural

Pergunu DKI Jakarta luncurkan Program Pesantren Siap Kerja ke Jepang

23/05/2021 Kultural
Ketua Pergunu DKI Jakarta Lutfi Hakim Wahid MM (batik hijau) dalam peluncuran program siap kerja ke Jepang (22/5/2021). (*/my)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) DKI Jakarta meluncurkan Program Pesantren Siap Kerja ke Jepang di Pesantren Himmatul Ulum Bogor, Sabtu (22/5).

Ketua PW Pergunu DKI Jakarta, Lutfi Hakim Wahid, MM mengungkapkan program itu merupakan rangkaian Pembangunan Ekonomi Nahdliyin di Masa Pandemi dan Peningkatan Akreditasi Madrasah serta Peningkatan Mutu Pesantren.

“Agenda ekonomi merupakan bagian dari misi pesantren. Pesantren sebagai lembaga tafaqquh fiddin (ilmu-ilmu agama) telah mengalami pengembangan makna yaitu lembaga yang mendidik santri agar di samping menguasai ilmu-ilmu agama, juga memahami realitas masyarakat,” katanya.

Karakter pesantren itu lekat dengan kitab kuning, sebagai modul untuk memperdalam kajian ilmu agama islam. Santri harus bisa mengembangkan diri di bidang lain, seperti berwirausaha dan teknologi, sehingga nanti akan bermanfaat bagi masyarakat, santri harus siap kerja ke Jepang, kata Gus Lutfi yang alumni Pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak.

Ketua Pergunu DKI Jakarta Lutfi Hakim Wahid MM (batik hijau) dalam peluncuran program siap kerja ke Jepang (22/5/2021). (*/my)

Sementara itu, GM PT DGII, Indra Kuntadi, mengatakan jika adik-adik calon pekerja mau fokus di pendidikan dan kerja di Jepang, mau tidak menggantikan tangisan orang tuamu yang saat ini sedang sedih karena himpitan ekonomi dengan tangisan bahagia atas bangganya mereka kepadamu untuk bisa mengangkat ekonomi keluarga dan derajat orangtuamu dan ekonomi Keluarga membaik, daya beli masyarakat lingkungan naik, maka secara otomatis daerah lokal akan menjadi kaya, lewat pejuang devisa dari anak muda yang menjadi duta bangsa dengan bekerja di Jepang.

Hal yang sama disampaikan Direktur Lembaga Perekonomian PW Pergunu DKI Jakarta, Fitriana MM, bahwa pengentasan pengangguran, pengembangan pendidikan, peningkatan ekonomi menjadi faktor dasar dalam Program ini, semoga program ini membawa keberkahan dan kesejahteraan bagi perekonomian masyarakat khususnya warga nahdliyin dan bangsa/negara pada umumnya.

Dalam kesempatan itu, pimpinan Pondok Pesantren Himmatul Ulum Al Islami Bogor, KH M Jabidi Nawawi, mengatakan calon pekerja harus nyantri dulu di pesantren ini untuk memperdalam pemahaman islam ahulussunah wal jamaah an Nahdliyah supaya di Jepang nanti tidak terjerumus dengan pemahaman radikal.

“Alhamdulillah para orang tua santri ikut senang dan sudah ada puluhan santri yang daftar,” kata Kyai Zabidi

Program Pesantren Siap Kerja ke Jepang diperkuat dengan penandatanganan MOU antara Ketua PW Pergunu DKI Jakarta, Dirut DGII dan Pimpinan Pesantren Himmatul Ulum Bogor yang di saksikan beberapa orang tua santri dan pengurus pesantren. (*/my)

Iklan.

You Might Also Like

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Haji itu soal Panggilan dan Mampu

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Ungkap 3 Alasan “Lailatulqadar” Dirahasiakan

KH A Muzakky Al Hafidz: Jika Diuji Allah Berarti Disayangi

Gus Mujab Jelaskan Lima Indikator “Kebahagiaan Sejati”

KHA Muzakky Al-Hafidz: Hidup/Umur Itu Yang Penting Bukan Panjang/Pendek, tapi Berkah dan Manfaat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah pastikan keamanan pemulangan 8.997 PMI ke daerah
Next Article Pandemi, Belajar Al-Quran di Ponpes Asy-Syadzili manfaatkan Plossa-Amunizer

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Jadikan Nabi Ibrahim sebagai Inspirasi Bina Keluarga
Sospol
MUI Gandeng BPJS Berikan Jaminan bagi Pekerja di Pesantren
Sospol
Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas
Nahdliyyin
PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri
Nahdliyyin

You Might also Like

Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: QS Ad-Dhuha Ajarkan Tiga Pilar Optimisme

22/01/2026
Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Prof Ali Aziz: “Al ‘Ashr” Ajarkan 4 Spirit Terbaik Isi Waktu

08/01/2026
Kultural

KH Muhammad Imam Aziz: Penerus Api Perjuangan HAM Dan Keadilan, Meskipun Sudah Tiada

16/12/2025
Kultural

Kembangkan 190 Varian Anggur, Ponpes Jatinom Blitar Calon Penerima Eco Pesantren Jatim

17/11/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?