By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Mahfud MD: Pemerintah antisipasi potensi terorisme Pasca-Taliban
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Mahfud MD: Pemerintah antisipasi potensi terorisme Pasca-Taliban
Sospol

Mahfud MD: Pemerintah antisipasi potensi terorisme Pasca-Taliban

01/09/2021
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan langkah-langkah awal mengantisipasi potensi tindakan teror di berbagai daerah di Indonesia pasca-Taliban menguasai Afghanistan.

Mahfud MD mengemukakan hal itu merespons pertanyaan peserta dalam Silaturahmi Menko Polhukam, Menteri Agama, dan Kepala BNPB dengan Pengasuh Pondok Pesantren, Organisasi Keagamaan, dan pimpinan lintas agama se-Provinsi Jawa Timur, secara virtual, Selasa (31/8) malam.

Salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk Sumenep Madura, KH. Moh. Hosnan Nafi’, dalam dialog itu meminta pemerintah mengambil langkah tegas terkait potensi menguatnya terorisme dan radikalisme di Indonesia pasca keberhasilan kelompok Taliban menguasai Afghanistan.

“Saat pemerintah sedang fokus pada masalah penanganan Covid-19, jangan-jangan dipihak lain ada kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi tersebut dengan membangun kekuatan dan tindakan terorisme baru, sehingga akan muncul aksi radikalisme di Indonesia seiring keberhasilan Taliban menguasai Afghanistan,” ujar Rektor Instika Guluk-guluk ini kepada Menko Polhukam Mahfud MD.

Ia juga meminta pemerintah tidak lengah meski sedang kerja keras dan fokus memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Menurutnya, memutus mata rantai terorisme dan radikalisme di Indonesia juga tak kalah penting dari upaya mengatasi Covid-19.

Menanggapi hal itu, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan dirinya telah melakukan langkah-langkah awal untuk membendung potensi tindakan teror di berbagai daerah. “Kita tidak akan mendiskusikan, apakah Taliban itu teroris atau bukan. Tetapi pemerintah akan tegas menangani dan menindak semua bentuk radikalisme dan terorisme, apakah itu ada hubungannya dengan Taliban atau tidak,” papar Mahfud MD.

Menurut Mahfud MD, siapapun yang melakukan tindakan terorisme serta mengganggu ketentraman masyrakat Indonesia akan ditindak dan diburu sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. “Oleh sebab itu, aparat terus mengejar dan menangkap sejumlah orang, karena mulai melakukan langkah-langkah awal untuk melakukan tindakan terorisme di berbagai tempat,” ujarnya.

Bagi ummat Islam, mempunyai negara adalah sunnatullah karena negara diperlukan untuk menjaga maqashid al syar’i (tujuan syari’ah). Maqashid al syar’i itu ada lima, yakni menjaga agama (dien) menjaga jiwa (nafs), menjaga akal (aql) menjaga keturunan (nasab), dan menjaga harta (mal).

Mahfud melanjutkan bahwa ketika menyampaikan risalah Islam dan memimpin ummat Islam, Nabi Muhammad juga mendirikan negara Madinah. “Negara Madinah yang dibangun oleh Nabi bersifat inklusif dan kosmopolit, yakni mempersatukan warga yang berbeda suku, ras, dan agama secara berkeadaban (madani) dengan toleransi, perlindungan hak manusia sesuai maqashid al syar’i yakni melindungi HAM dan membangun kesejahteraan umum dengan penegakan hukum dan keadilan,” kata Mahfud.

Mahfud MD menegaskan bahwa prinsip mendirikan negara itu adalah mewujudkan maqashid al syar’i sedangkan sistem dan bentuk negaranya boleh apa saja seperti demokrasi, monarki, presidensiil, parlementer, republik, imarah, Mamlakah dan sebagainya. Yang penting prinsip maqashid al syar’i dipelihara. Islam, kata Mahfud, tidak mementingkan bentuk atau sistem tertentu tetapi mementingkan substansi (al jawhar) sesuai dengan kaidah, al ibrah fil Islam bi al jawhar la bi al madzhar.

“Negara Indonesia berdasar Pancasila merupakan produk perjuangan dan ijtihad ulama dan ummat Islam yang bersama warga lainnya merebut kemerdekaan dari kolonialisme”, kata Mahfud MD dalam acara yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak serta Forkompimda Jawa Timur itu. (*)

Iklan.

You Might Also Like

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”

15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar

Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar

KH M Haris Munawir Terpilih sebagai Ketua MUI Kecamatan Perak

Ceramah Subuh di Masjid Al-Akbar, Menag: Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Aktivis: ada tujuh kelompok yang suka “nyinyir” pada Pemerintah di Medsos
Next Article Mahfud MD lakukan pendekatan personal untuk sadarkan bahaya Covid-19

Advertisement



Berita Terbaru

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”
Sospol
Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Nahdliyyin
15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar
Sospol
Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Sospol

Prof Ali Azis: Ekspresi itu meniru Rasulullah, Ekspresi itu terapi mental

05/03/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya Laksanakan Shalat Ghaib untuk Almarhum Jenderal TNI (Purn) H Try Sutrisno

03/03/2026
Sospol

Iftar/Berbuka di Gaza Utara, IKA Unair Bangkalan Bagikan Donasi kepada 370 Warga Palestina

28/02/2026
Sospol

Ketua Lakpesdam PWNU Jatim: Tantangan Abad Kedua NU adalah Literasi Digital

26/02/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?