By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah ajak swasta gandeng Pelaku UMKM Disabilitas
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Gubernur Khofifah ajak swasta gandeng Pelaku UMKM Disabilitas
Ekraf

Gubernur Khofifah ajak swasta gandeng Pelaku UMKM Disabilitas

11/10/2021 Ekraf
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berdialog dengan pelaku UMKM penyandang disabilitas di stand/gerai Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di Grand City Surabaya saat mengunjungi peserta "Jatim Fair Hybrid" yang menghadirkan pelaku UMKM disabilitas, Sabtu (9/10). (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak swasta dan perusahaan untuk turut berperan dalam pembangunan dengan menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Disabilitas agar dapat mengembangkan usahanya.

Menurut Khofifah, penyandang disabilitas mempunyai potensi besar dibidang usaha mikro. Karenanya, perlu dorongan agar UMKM yang dikelola penyandang disabilitas dapat tumbuh dan memiliki daya saing di tengah masyarakat.

“Mereka harus diberi hak dan kesempatan yang sama. Apalagi, kondisi pandemi seperti sekarang, pelaku UMKM sangat terdampak akibat menurunnya daya beli masyarakat,” ungkapnya saat mengunjungi stand/gerai Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di Grand City Surabaya dalam rangkaian “Jatim Fair Hybrid” pada 8-12 Oktober 2021 yang menghadirkan pelaku UMKM disabilitas, Sabtu (9/10) .

Gerai/stand pelaku UKM disabilitas tersebut sengaja dikunjungi Khofifah untuk mengetahui perkembangan usaha mereka dan mendengar langsung keinginan, juga harapan para pelaku UMKM disabilitas di Jatim.

Dihadapan pelaku UKM disabilitas, Khofifah menyebut bahwa disabilitas bukan penghalang menjadi pengusaha sukses. Pemprov Jatim siap memberikan dukungan berupa pemodalan, pelatihan hingga pemasaran digital.

“Di era tekonologi digital ini, akan lebih mudah menjalankan bisnis asalkan dapat menguasai teknologi,” kata Khofifah yang mengapresiasi berbagai contoh produk yang dipamerkan para pelaku UMKM disabilitas di acara Jatim Fair 2021 tersebut. Di antaranya, gelas dan cangkir, taplak bordir, batik lukis, dan juga keset. Tak hanya itu, terdapat pula dari mereka yang menjadi ahli qiraah dan penerjemah bahasa isyarat.

“Ini produk cukup berkualitas dan mampu bersaing dengan produk produk setara lainnya. Pemprov Jatim akan selalu mengupayakan wadah dan ruang seluas-luasnya bagi teman-teman disabilitas. Apalagi mereka sudah menjual on line dan menggunakan QR Code,” turur Khofifah.

Khofifah juga mengajak masyarakat umum turut mendukung pelaku UKM disabilitas dengan cara membeli produk yang dihasilkan pelaku UKM tersebut. Dengan membeli, kata dia, maka para pelaku UKM Disabilitas semakin terpacu dalam pengembangan produknya.

Khofifah mengaku salut dan bangga dengan hasil karya pelaku UKM disabilitas yang menurutnya sangat luar biasa. Meski ditengah keterbatasan, tapi mereka mampu menghasilkan produk yang punya nilai guna dan ekonomi yang tinggi.

Saat mengunjungi stand UKM disabilitas, Khofifah mendapatkan hadiah cangkir buatan Noval, yang memiliki kualitas sangat bagus.

“Ini dipatok harga berapa, semua karya ini? Pasti membuatnya tidak mudah dan butuh ketekunan serta waktu. Kami berharap ini dapat dihargai sesuai dengan kerja keras di baliknya, jangan ada yang menawar,” ucapnya kepada Rahma.

Tak hanya Rahma, Khofifah juga berbincang dengan Milatun, yang meski menyandang tunanetra, dapat menyulap kain perca menjadi keset berkualitas untuk digunakan sehari-hari. Serta Bela, seorang tunarungu dan wicara yang mencurahkan kemampuannya untuk membuat taplak bordir yang menuai pujian dari Mantan Mensos RI itu.

Usai berdialog dengan para pelaku UKM difabel dan disabilitas, Gubernur Khofifah juga menyimak iqra dan tilawah yang dilantunkan oleh Halimah, seorang penyandang tunanetra. Ia didampingi oleh Vira selaku penerjemah, dan Noka yang menginterpretasi lantunan ayat sucinya dengan bahasa isyarat.

“Sangat-sangat indah. Saya begitu bangga dengan teman-teman sekalian yang turut berjuang dan berkarya terlepas dari keterbatasan yang ada. Pemprov Jatim akan selalu mendukung, dan memberi kesempatan seluas mungkin,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, khofifah yang dalam kunjungannya didampingi anggota DPR RI Komisi XI Indah Kurnia, juga turut belanja beberapa item batik dan taplak meja bordir bikinan pelaku UKM disabilitas dari berbagai daerah dan UPT Dinsos Jatim.

“Tadi kita tau semua, bagaimana penerimaan Ibu Gubernur kepada teman-teman. Tidak ada kata lain, selain Luar Biasa dan saya matur nuwun kepada Ibu Gubernur,” ungkap Kadinsos Alwi dalam wawancaranya.

Alwi menuturkan, melihat perhatian khusus yang diberikan Gubernur Khofifah kepada para pelaku UMKM Disabilitas, akan menjadi PR baginya untuk terus mengembangkan kreasi anak-anak disabilitas ini di masa depan.

Iklan.

You Might Also Like

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah: Industri Kulit Magetan harus miliki Brand dan masuk Marketplace
Next Article Gubernur Khofifah ziarahi makam Bung Karno

Advertisement



Berita Terbaru

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom

You Might also Like

Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
Ekraf

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

27/11/2025
Ekraf

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

17/11/2025
Ekraf

Digitalisasi Pemasaran Buka Peluang Lebih Luas bagi Produk Pesantren

16/11/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?