By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah: rata-rata pasien Covid-19 yang dirawat adalah lansia dan pasien komorbid
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah: rata-rata pasien Covid-19 yang dirawat adalah lansia dan pasien komorbid
Sospol

Gubernur Khofifah: rata-rata pasien Covid-19 yang dirawat adalah lansia dan pasien komorbid

11/02/2022 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat usia lanjut (lansia) dan pasien berkomorbid untuk mengurangi mobilitas dan melakukan percepatan vaksinasi Covid-19, karena saat ini sedang terjadi lonjakan kasus positif. Data Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim per tanggal 10 Februari 2022, mencatat, kasus aktif Covid-19 Jatim mencapai angka 11.607 dengan penambahan 4.054 orang. (*/hmn)
SHARE

Lumajang (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat usia lanjut (lansia) dan pasien berkomorbid untuk mengurangi mobilitas dan melakukan percepatan vaksinasi Covid-19, karena rata-rata mereka yang dirawat dengan gejala sedang dan berat adalah lansia dan pasien komorbid.

Hal ini penting mengingat saat ini sedang terjadi lonjakan kasus positif. Data Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim per tanggal 10 Februari 2022, mencatat, kasus aktif Covid-19 Jatim mencapai angka 11.607 dengan penambahan 4.054 orang.

“Saat ini pasien Covid-19 di Jawa Timur memang mengalami kenaikan. Meskipun kenaikan itu didominasi pasien-pasien tanpa gejala atau gejala ringan, tapi rata-rata mereka yang dirawat dengan gejala sedang dan berat adalah lansia dan pasien komorbid,” ujar Khofifah di sela-sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Lumajang, Jumat (11/2).

Khofifah menyebutkan bahwa komorbid utama yang biasanya terjadi pada pasien-pasien tersebut adalah diabetes, hipertensi dan gagal jantung.
“Memang masih ada komorbid lain seperti asthma, penyakit ginjal, TBC, obesitas, ataupun stroke. Tapi penyakit-penyakit ini jumlahnya jauh lebih kecil dibanding dengan diabetes, hipertensi dan gagal jantung,” terangnya.

Khofifah menjelaskan, vaksinasi bukanlah sesuatu yang harus ditakutkan untuk orang-orang dengan penyakit tertentu. Ia kemudian menyarankan, agar mereka yang masih khawatir untuk berkonsultasi dengan dokter terdekat.

“Saya ingin meminta agar para lansia dan orang dengan komorbid yang sudah bisa divaksin, untuk segera vaksin . Apabila masih ragu-ragu, bisa konsultasi ke dokter terdekat untuk mengonfirmasi apakah sudah boleh divaksin atau belum,” tuturnya.

Sebagai informasi, sasaran vaksinasi di Jatim berjumlah 31.826.206 orang. Saat ini, vaksinasi dosis pertama telah mencapai 88,67%, dosis kedua telah mencapai 66,68%, sedangkan dosis ketiga baru mencapai 3,30%.

Selain vaksinasi yang difokuskan untuk lansia dan komorbid, mantan Menteri Sosial RI tersebut menegaskan bahwa Pemprov bersama Pemkab/pemko di Jatim juga menyiapkan isolasi terpusat (isoter) untuk pasien Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan.

“Reaktivasi isoter-isoter di Jatim ini merupakan ikhtiar kami dalam kesiap-siagaan menghadapi lonjakan kasus positif Covid-19 varian apa saja. Jadi masyarakat tanpa gejala atau gejala ringan bisa berobat ke sini. Biarkan rumah sakit-rumah sakit fokus pada penanganan gejala sedang ke berat,” jelasnya.

Keterisian tempat tidur (BOR) di Jatim sendiri cenderung masih rendah. Di mana, berdasarkan data Dinas Kesehatan Prov. Jatim, per 10 Februari 2022, keterisian BOR ICU mencapai 14%, BOR Isolasi RS mencapai 17%, BOR RS Darurat 0,9%, dan BOR Isoter 17%.

Khofifah mengatakan bahwa perkuatan PPKM Mikro juga menjadi bagian dari antisipasi menghadapi lonjakan kasus. Yang mana, filterasi warga telah dilakukan dari lini terbawah.

“Di lonjakan kasus sebelumnya, PPKM Mikro ini sudah terbukti meminimalkan penyebaran kasus. Jadi sekarang, kami akan kuatkan lagi dengan melibatkan sebanyak mungkin relawan di semua kab/kota di Jatim. Semoga ikhtiar kita ini segera memperlihatkan hasil yang baik,” harapnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Menjajaki Kolaborasi Riset Penyakit Infeksi, RC-GERID UNAIR Benchmarking ke Pusat Genom Malaysia

MUI Jatim Kolaborasi dengan Pemkot Madiun, Kembangkan Ekonomi Kreatif Santri

Pesantren se-Madura Raya Bergerak Bersama, Modernisasi Koperasi jadi Fokus Utama

Al Yasmin Gandeng UNITOMO Perkuat Kolaborasi Pendidikan Digital

Al Yasmin dan UMAHA Kembangkan Mahasiswa Berbasis Digital Entrepreneurship

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Yahya: NU siap dampingi Warga Wadas (Pro dan Kontra)
Next Article 50 Huntara dari Pramuka untuk Korban Semeru diresmikan Gubernur Khofifah

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Menjajaki Kolaborasi Riset Penyakit Infeksi, RC-GERID UNAIR Benchmarking ke Pusat Genom Malaysia
Sospol
Puluhan biksu dari empat negara singgahi Masjid Al-Akbar Surabaya dalam perjalanan spiritual IWFP
Uncategorized
Pesantren Bayt Al-Hikmah dan Al Yasmin Siapkan Kolaborasi Program Penguatan Kompetensi Digital Santri
Milenial
MUI Jatim Kolaborasi dengan Pemkot Madiun, Kembangkan Ekonomi Kreatif Santri
Sospol

You Might also Like

Sospol

Kontroversi Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Tanggapan Pakar: Pendidikan Bukan Sekadar Menang-Kalah, Tapi Soal Kejujuran dan Keadilan

12/05/2026
Sospol

MUI Jatim Siap Edukasi Pengelolaan Dana Pesantren

12/05/2026
Sospol

Kajian Senja Al Yasmin, KH Muzakky AlHafidz : Haji simbolkan manusia itu sama dan fakir

07/05/2026
Sospol

Umaha Tebar Beasiswa untuk Generasi Berprestasi hingga Miliaran Rupiah

07/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?