By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Parpol di KIB Perlu Pikirkan Efek Ekor Jas
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Parpol di KIB Perlu Pikirkan Efek Ekor Jas
Nahdliyyin

Parpol di KIB Perlu Pikirkan Efek Ekor Jas

03/01/2023 Nahdliyyin
Herry Mendrofa
SHARE

Jakarta, Radar96.com – DIREKTUR Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa mengungkapkan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) patut segera mengumumkan calon presiden (Capres) yang bakal didukung pada Pilpres 2024. Hal itu mempertimbangkan waktu untuk yang tersedia bagi sosialisasi dan kampanye calon.

“2023 adalah waktu yang cukup tepat untuk mengumumkan calon atau kandidat yang akan diusung karena bertepatan dengan waktu pengusungan dan juga waktu untuk kampanye,” terangnya di Jakarta, hari ini.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono menyatakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan bertemu bulan ini untuk membahas calon presiden (Capres) yang akan diusung. Nantinya, kata dia, akan ada partai baru yang ikut bergabung dengan KIB yang saat ini masih dihuni tiga partai yakni Golkar, PAN dan PPP.

Herry juga menilai akan ada konsekuensi jika KIB lambat dalam penentuan Capres. KIB akan menelan kerugian jika tidak segera bergerak maju dan memanfaatkan waktu.

“Kalau sudah mepet, itu tentu juga akan merugikan KIB. Sehingga dibutuhkanlah waktu yang tepat untuk menentukan siapa calonnya,” lanjutnya.

KIB bisa memaksimalkan efek ekor jas (coattail effect) dengan segera mengumumkan calon. “Karena ini juga akan menentukan bagaimana ke depan, calon tersebut akan memberikan coattail effect terhadap Parpol yang ada di KIB,” pungkasnya.

Bongkar Pasang

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan melakukan pertemuan pada bulan ini. Disebutkan, akan ada partai baru yang bergabung dan KIB dan mereka akan membahas Calon Presiden KIB.

“(KIB) rencana ada pertemuan di bulan Januari, kita akan membahas Capres. Dan nanti ada partai baru yang akan bergabung dengan KIB,” kata Plt Ketum PPP, Mardiono. Sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, partai yang akan bergabung, warnanya ada di bola resmi Piala Dunia Qatar 2022.

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro, Teguh Yuwono mengatakan, KIB masih akan terus melakukan ‘bongkar pasang’ sampai dengan awal pendaftaran Capres Cawapres.

“Masih bongkar pasang skenario krn tentu melihat siapa yg akan diusung oleh partai lain. Kuncinya nanti mendekati waktu pendaftaran baru mulai mengerucut,” ungkap Teguh ketika berbincang hari ini.

KIB yang digawangi oleh Partai Golkar, PPP dan PAN, meski suaranya mencukupi presidential threshold, namun belum memiliki sosok internal yang kuat.

“Belum ada tokoh Golkar yang mendapat dukungan lintas partai sebagaimana Prabowo dan Ganjar. Jadi sulit mendominasi wacana politik saat ini,” ujar Teguh. (***)

Iklan.

You Might Also Like

KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU

MEKANISME BARU, KEPEMIMPINAN BARU dan ARAH BARU NU.

Muktamar 35 NU Sepakati Pilih Ketum PBNU melalui AHWA

Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga

Di Markaz Alumni IPNU, Baznas RI Luncurkan Program Beasiswa Santri

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jaga Pertumbuhan Ekonomi, Fokuskan Kebijakan untuk Genjot Investasi
Next Article Gubernur Khofifah: Jembatan Bailey Kregenan Probolinggo tingkatkan Akses Pendidikan, Sosial dan Ekonomi Masyarakat

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Melalui Nawa Pradana Baznas Jatim Buka Kolaborasi dengan LAZISNU
Uncategorized
NU di Bawah Kepemimpinan Baru: Menjaga Tradisi, Menjawab Zaman
Kolom
Muktamar Telah Usai, Saatnya Menyatukan Langkah untuk NU
Uncategorized
KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Hari Pertama, 300 Penggembira Sambangi Posko PCNU Sidoarjo di Lokasi Muktamar

27/08/2026
Nahdliyyin

Prabowo Minta Kartu NU

27/08/2026
Nahdliyyin

Sambut Muktamar NU ke-35, PW IKAPETE Jatim Siap Gelar Muswil dan Rumuskan Rekomendasi Strategis

27/08/2026
Nahdliyyin

Buka Pameran Ribuan Turots Muktamar, Gubernur Jatim: UINSA buka Prodi Pasca SarjanaTurots

27/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?