By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: DR KHM Sudjak: Puasa Ramadhan Miliki Lima Pelajaran
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > DR KHM Sudjak: Puasa Ramadhan Miliki Lima Pelajaran
Sospol

DR KHM Sudjak: Puasa Ramadhan Miliki Lima Pelajaran

19/03/2024 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) DR KHM Sudjak MAg menegaskan bahwa puasa Ramadhan memiliki lima pelajaran yang istimewa.

“Pertama, Puasa Ramadhan itu istimewa, karena puasa Ramadhan itu untuk Allah, diawasi dan dinilai oleh Allah sendiri, serta diberi pahala langsung oleh Allah,” katanya dalam kanal YouTube MAS yang diunduh, Selasa (18/3/2024).

Ia mengutip Firman Allah dalam Hadits Qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, yakni “Semua amalan anak cucu Adam itu untuknya kecuali puasa, karena sesungguhnya puasa itu untuk saya dan saya sendiri yang akan memberi pahala.”

Kedua, Puasa Ramadhan itu sebagai miniatur kehidupan yang ideal, yaitu kehidupan yang mengandung nilai-nilai kebaikan, antara lain mengajarkan disiplin.

“Contoh, puasa itu dimulai dari terbit fajar sampai dengan tenggelamnya matahari, orang yang puasa melakukan sahur harus sebelum terbitnya fajar, jika fajar sudah terbit, maka sudah tidak boleh sahur walau satu sendok atau seteguk air,” katanya.

Demikian juga ketika berbuka puasa harus menunggu tenggelamnya matahari, jika matahari belum tenggelam walau 5 menit, maka belum boleh berbuka, itulah puasa mengajarkan disiplin.

Ketiga, Puasa Ramadhan melatih untuk berbagi, bukan hanya sekadar mengajarkan disiplin.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Ramadhan adalah bulan pertolongan/berbagi, dan bulan ditambahkan rezeki bagi orang mukmin, barang siapa memberi buka kepada orang yang berpuasa, maka dia mendapatkan ampunan dari dosa-dosanya, dan dibebaskan dari siksaan api neraka, dan diberi pahala seperti orang yang berpuasa yang pahala tersebut tidak dikurangi sedikitpun.”

“Lalu, para sahabat bertanya, ‘wahai Rasulullah tidak semua di antara kami mampu memberi buka kepada orang yang berpuasa?’ Maka Rasulullah menjawab, ‘Allah memberi pahala kepada siapa yang memberi buka puasa walau sebiji kurma atau seteguk air atau sehirup susu.”

Keempat, Puasa Ramadhan itu melatih kejujuran, selain disiplin dan berbagi.

“Puasa itu berbeda dengan ibadah lainnya, misalnya shalat. Shalat itu bisa dilihat oleh orang lain bahwa kita sedang shalat. Haji juga demikian, bisa dilihat oleh orang lain,” kata Sudjak yang juga salah seorang Ketua MUI Jawa Timur itu.

Namun, semua kewajiban itu berbeda dengan puasa. “Kalau puasa orang lain tidak tahu. Seandainya ada seseorang yang pada malam hari ia ikut sahur bersama keluarga, lalu siang hari karena lapar kemudian makan atau minum, lalu ketika Maghrib berkumpul lagi dengan keluarga untuk ikut berbuka, maka keluarga tidak tahu kalau yang bersangkutan sudah makan pada siang harinya, yang tahu hanyalah dirinya dan Allah SWT,” katanya.

Kelima, puasa Ramadhan itu mencetak orang yang takwa. Sayyidina Ali menyebut takwa itu mengandung empat unsur yakni takut hanya kepada Allah (bukan takut/disiplin karena manusia), beramal sesuai ajaran Rasulullah, rela terhadap yang sedikit, dan senantiasa siap dipanggil Allah setiap saat.

Jadi, puasa itu kewajiban/ibadah yang istimewa karena langsung dinilai Allah dan mengajarkan disiplin dan jujur, sedangkan berbuka mengajarkan berbagi. Berbagi saat berbuka itu memiliki tiga manfaat yakni diampuni, terhindar dari neraka, dan mendapat pahala setara dengan orang berpuasa. Terakhir, out put dari Puasa adalah Takwa. Istimewa, kan?! (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS

Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren

Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur

Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra

Pemkot dan Kemenag Surabaya bentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Di Hadapan 800 Anak Yatim se-Kota Kediri, Khofifah Ajak Anak-Anak Miliki Cita-Cita Tinggi dan Taat Orang Tua
Next Article Khofifah dan Gus Miftah Sowan Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso Kediri

Advertisement



Berita Terbaru

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol
MEMBINCANG PELUANG SUARA, DALAM ARAH KOALISI MUKTAMAR NU KE 35
Kolom
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom

You Might also Like

Sospol

Jangan Lompat Urutan, Institut Sarinah Ingatkan DPR Jaga Integritas Seleksi Pimpinan Ombudsman

25/04/2026
Sospol

Komisaris Polisi itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa

22/04/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan Wakil Dubes Mesir bahas “sister province” di Masjid Al-Akbar

20/04/2026
Sospol

Pererat Silaturahmi, PDUF MUI Jawa Timur Gelar Halal Bihalal dan Konsolidasi Program

20/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?