By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Khofifah Apresiasi Semangat Grand Syeikh Al Azhar Semai Persaudaraan dan Moderasi Islam
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Khofifah Apresiasi Semangat Grand Syeikh Al Azhar Semai Persaudaraan dan Moderasi Islam
Nahdliyyin

Khofifah Apresiasi Semangat Grand Syeikh Al Azhar Semai Persaudaraan dan Moderasi Islam

10/07/2024 Nahdliyyin
SHARE

Jakarta, radar96.com – Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa turut menghadiri acara “Interfaith and Intercivilizational Reception” yang digelar PBNU di Jakarta Central Park, Rabu (10/7/2024).

Dalam acara yang dihadiri langsung oleh Grand Sheikh Al-Azhar Mesir H.E. Prof. Dr. Sheikh Ahmed el-Tayyeb tersebut, Khofifah menyampaikan apresiasi pada tokoh dunia yang aktif menyebarkan gagasan wasathiyah al-Islam atau moderasi Islam.

Dikatakan Khofifah, semangat Grand Sheikh Ahmed el-Tayyeb ini sangat sejalan dengan semangat Nahdlatul Ulama di Indonesia yang ingin menyebarkan moderasi dan menyemai kedamaian dengan menunjukkan bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin.

“Kita tahu bahwa Grand Syekh Al-Tayeb sangat aktif melakukan komunikasi-komunikasi dengan tokoh lintas agama sebagai bentuk ingin menyemai nilai wasathiyah. Apa yang beliau lakukan sengat sejalan dengan nafas NU dalam menyebarkan nilai ahlussunnah wal jamaah yang merupakan organisasi kegamaan terbesar di dunia yang memiliki semangat menyebarkan moderasi,” tegas Khofifah.

Salah satu upaya Grand Syekh Al-Tayeb dalam membangun moderasi antaragama, salah satunya yang baru saja dilakukan melalui pertemuan bersama Imam Katolik Dunia Paus Fransiskus pada tahun 2019.

Dalam pertemuan itu, keduanya bahkan menandatangani dokumen Persaudaraan Kemanusiaan untuk Perdamaian di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dokumen ini merupakan simbol penting dalam upaya memperkuat perdamaian dan persaudaraan antaragama.

Dalam balutan Resepsi Antar Agama dan Antar Peradaban ini, acara dihadiri oleh perwakilan tokoh dan umat dari enam agama, yakni aislam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Diantaranya yaitu Kardinal Ignatius Suharyo tokoh dari agama Katolik, Bhante Pannavaro tokoh dari agama Buddha, dan Pendeta Gomar Gultom tokoh dari agama Protestan.

Adapun total undangan yang hadir mencapai 1.800 orang. Yang terdiri dari 300 rektor perguruan tinggi dari lingkungan Nahdlatul Ulama serta lebih dari 1.000 kader NU dari Muslimat NU, Ansor , Fatayat NU, para pelajar putra dan putri NU, dan murid-murid Al-Azhar.

Lebih jauh, Khofifah menegaskan bahwa Harmonisasi kehidupan antar agama, dikatakan Khofifah, adalah sebuah kebutuhan untuk terus digaungkan hari-hari ini. Dengan membangun harmonisasi maka akan tumbuh mutual understanding yang bisa menjadi benteng penguat persatuan dan persaudaraan antar umat beragama.

“Terutama di saat kondisi dunia sedang rentan terhadap pertikaian, permusuhan, dan juga peperangan. Maka membangun harmonisasi semacam ini menjadi upaya strategis agar komunikasi bisa terus terjaga, saling menumbuhkan toleransi, dan mempererat persaudaraan antarumat beragama,” tegas Khofifah.

Tidak hanya itu, wanita yang juga Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 ini juga menyampaikan terima kasihnya pada Grand Sheikh Al-Azhar Mesir H.E. Prof. Dr. Sheikh Ahmed el-Tayyeb yang telah banyak membantu pendidikan untuk para siswa Jawa Timur.

Selama ini, kampus Al Azhar Mesir telah menjalin kerjasama dengan Pemprov Jatim. Setiap tahunnya Pemprov Jatim mengirim 30 mahasiswa yang berasal dari para guru madrasah diniyah dan lulusan pondok pesantren untuk bisa kuliah gratis dengan beasiswa di kampus ternama dunia Al Azhar University di Mesir.

“Kami menyampaikan terima kasih juga pada Grand Syeikh Al Azhar Syekh Ahmed el-Tayyeb yang mana kampus Al Azhar telah banyak berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan warga Jawa Timur khususnya guru madin dan para lulusan pondok pesantren Jatim. Kami berharap kerjasama ini juga terus berlanjut sehingga lahir tokoh-tokoh berpendidikan Jatim lulusan kampus kenamaan dunia Al Azhar Mesir,” kata Khofifah.

Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), K.H. Yahya Cholil Staquf, juga sempat menyampaikan sambutan hangat dalam acara Resepsi Bersama Grand Syekh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmed El-Tayeb.

“Yang Mulia Imam Akbar Al-Azhar Syaikh Dr. Ahmad Al-Tayeb, selamat datang di Indonesia, negeri Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Negeri yang seribu tahun lalu menyambut kedatangan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dengan ramah, kemudian merengkuh hidayah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah itu sebagai bagian dari peradabannya sambil tetap bersikukuh untuk mempertahankan keramah-tamahannya kepada siapa saja walaupun berbeda, dan terus bertekad melestarikan persaudaraan, kesetaraan, dan harmoni di tengah aneka-ragam suku, budaya, dan agama,” ujar Gus Yahya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Hari Pertama, 300 Penggembira Sambangi Posko PCNU Sidoarjo di Lokasi Muktamar

Prabowo Minta Kartu NU

Sambut Muktamar NU ke-35, PW IKAPETE Jatim Siap Gelar Muswil dan Rumuskan Rekomendasi Strategis

Buka Pameran Ribuan Turots Muktamar, Gubernur Jatim: UINSA buka Prodi Pasca SarjanaTurots

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Rektor Unusida Jadi Pemateri dalam Forum Diskusi di UiTM Malaysia
Next Article Kemnaker & YPI Asy-Syarif Adakan Pemagangan Luar Negeri

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom
Muktamar NU : Pembukaan Gemilang, Jangan Sampai Pelaksanaan Kehilangan Marwah.
Kolom
Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam
Kolom
MENJAGA MUKTAMAR NU KE-35 SEBAGAI TUNTUNAN DAN HIKMAH
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

23/08/2026
Nahdliyyin

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

23/08/2026
Nahdliyyin

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

22/08/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

20/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?